Scene pasca-kredit sudah menjadi tradisi di MCU, dan semua ini berawal dari kecintaan Kevin Feige terhadap film. “Aku selalu duduk untuk menonton kredit. Ibuku juga begitu, dia suka membaca semua nama dan menganggap itu menarik untuk mengetahui peran setiap orang. Selalu ada keinginan untuk menunggu, siapa tahu ada kejutan setelah kredit,” kata Feige tentang asal-usul adegan pasca-kredit Marvel.
Namun, yang menarik, acara TV Marvel di Fase 6 justru memilih untuk menghilangkan elemen ini. Baik Eyes of Wakanda maupun Marvel Zombies ditutup tanpa adegan pasca-kredit, dan awalnya penonton berpikir ini mungkin karena keduanya adalah animasi. Tapi setelah Wonder Man juga tanpa adegan pasca-kredit, jelas ini menjadi tren baru yang mengubah cara MCU menyajikan acara TV mereka. Sekarang, Daredevil: Born Again Season 2 juga mengikuti jejak ini dengan keputusan untuk tidak menambahkan adegan pasca-kredit. Wow!
Makna Baru di Balik Scene Pasca-Kredit Marvel
Awalnya, adegan pasca-kredit Marvel tampak sebagai gimmick yang seru, tapi cepat atau lambat, kehadirannya malah mengubah permainan. Meskipun banyak adegan tersebut mengandung humor, penonton lebih sering mengingat yang berfungsi sebagai pengantar cerita berikutnya; seperti munculnya Thanos, kunjungan Thor ke Doctor Strange, atau Nick Fury yang memberi tahu Tony Stark bahwa dia bukan satu-satunya pahlawan. Adegan-adegan ini memberikan momentum kepada MCU, namun seiring berjalannya waktu, momentum itu mulai berbalik menjadi pemecah fokus.
Adegan pasca-kredit yang mengarah ke masa depan justru mengalihkan perhatian penonton dari cerita yang sedang mereka nikmati. Dulu, ini berhasil di era Infinity Saga, saat semua franchise berada di puncaknya. Namun, sekarang kita berada di era pasca-franchise di mana konektivitas bukan lagi daya tarik utama. Penonton modern lebih ingin menikmati cerita yang ada saat itu juga. Jadi, bener-bener bisa jadi, adegan pasca-kredit malah merugikan.
Season 3 dari Daredevil: Born Again sudah dalam proses syuting, dan foto-foto set mulai beredar banyak spoiler. Namun, Marvel jelas ingin penonton merenungkan akhir dari Season 2 untuk sementara waktu; agar terasa final, berdampak, dan kuat. Matt Murdock dan Wilson Fisk telah mengalami transformasi, dengan sifat asli mereka terbongkar, dan keduanya harus membayar harga atas eksposur tersebut. Ketika pintu sel ditutup di akhir Season 2, itu seharusnya memberikan rasa finalitas. Jika ada adegan pasca-kredit, itu akan merusak semua itu – jadi Marvel dengan bijak memilih untuk melewatkan lagi.


