Marvel Cinematic Universe (MCU) memang tidak punya versi director’s cut dari film-filmnya, tetapi banyak adegan terhapus yang akhirnya muncul di rilis video rumah, jadi para penggemar bisa melihat apa saja yang nyangkut di meja pemotongan. Sejak awal MCU, ada beberapa keputusan menarik dari sutradara terkait adegan mana yang sebaiknya dipertahankan atau dibuang. Ada kalanya, memang keputusan itu jadi lebih baik karena adegan yang dihapus tidak membawa cerita ke arah yang tepat. Namun, ada pula saat di mana Marvel terpaksa memotong sebuah momen penting hanya karena keterbatasan waktu, padahal adegan tersebut bisa banget bikin cerita yang sudah oke jadi lebih keren.
Dari adegan yang seharusnya jadi sorotan utama dari plot “Demon in a Battle” dalam komik, hingga mengeluarkan lebih banyak mainan daripada film lainnya, berikut tujuh adegan di MCU yang seharusnya tetap jadi bagian dari canon!
7) Smart Hulk Keluarkan Diri dari Hulkbuster
Hulk memang jadi bintang dalam materi promosi Avengers: Infinity War, tetapi begitu filmnya ditayangkan, semua adegan yang ada di trailer hilang. Kecuali di pembukaan, di mana Thanos hampir mengalahkannya, Hulk tidak muncul lagi, hanya ada adegan di mana dia berbicara dengan Bruce Banner dalam pikirannya. Hulk menolak untuk bertarung, jadi Banner harus memakai baju Hulkbuster untuk ikut bertempur.
Ada adegan terhapus dari Avengers: Infinity War di mana Hulk akhirnya keluar dari baju Hulkbuster di tengah Battle of Wakanda. Di sinilah Smart Hulk pertama kali muncul dengan Banner yang mengendalikan, dan Hulk akhirnya siap beraksi. Namun, penulis film, Christopher Markus dan Stephen McFeely, memilih untuk menghapus adegan ini karena membuat kembalinya Hulk kurang dramatis saat film memperlihatkan para pahlawan dalam titik terendah mereka. Sayangnya, melihat Hulk keluar dari armor-nya itu bikin kembalinya dia di Avengers: Endgame jadi lebih mengejutkan.
6) Tony Stark Mabuk di Pesawat

Iron Man 2 adalah salah satu film MCU yang mendapatkan ulasan kurang menggembirakan. Cerita utamanya mengikuti Stark yang melawan dealer senjata saingan, Justin Hammer, dan Whiplash yang jadi musuh ikonik Iron Man. Pertarungan terakhirnya melawan armor-armor jahat yang dikendalikan oleh AI dan Whiplash jadi puncak aksi film ini. Namun, ada juga cerita pribadi tentang Stark yang berjuang dengan alkoholisme, terinspirasi dari storyline “Demon in a Bottle” di komik.
Satu momen penting menyoroti masalah ini, ketika Stark yang dalam keadaan mabuk mengenakan armor Iron Man, dihadapkan oleh James Rhodes. Tapi, ada adegan yang dihapus di awal film, di mana Tony dan Pepper Potts berada di jet pribadi, dan Tony hangover serta menderita keracunan palladium. Ini adalah momen besar untuk menunjukkan masalah yang dihadapi Tony, namun Jon Favreau memotongnya untuk mempercepat alur cerita ketimbang membiarkan penonton melihat spiral menghancurkan diri sang pahlawan.
5) Thanos Ingatkan Gamora Akan Masa Lalu Mereka

Hubungan Thanos dengan Gamora sangat rumit. Ia mengadopsi Gamora saat masih kecil setelah menghancurkan hampir seluruh spesiesnya. Kontradiksi besar muncul ketika Gamora memutuskan untuk berkhianat terhadap ayah angkatnya ini, sambil terus bergulat dengan perasaannya sendiri. Dalam satu adegan terhapus di Avengers: Infinity War, berjudul “A Father’s Choice,” Gamora berbohong kepada Thanos tentang lokasi Soul Stone. Akibatnya, Thanos menggunakan Reality Stone untuk menunjukkan visi masa kecil Gamora, di mana ia muncul dalam armor yang terinspirasi dari desain Thanos, mengerjakan tugas-tugas untuknya. Adegan ini menggambarkan konflik dalam hubungan mereka dengan sangat menarik.
4) Tony Stark Memaafkan Bucky

Konflik utama di Captain America: Civil War adalah pertikaian antara Captain America dan Iron Man tentang Sokovia Accords. Di sisi lain, Captain America berusaha menyelamatkan Bucky dari Iron Man, terutama setelah Tony mengetahui bahwa Bucky membunuh orangtuanya saat terpengaruh oleh Hydra. Tony yang dipenuhi rasa marah berusaha membunuh Bucky meski sadar bahwa itu dilakukan saat Bucky masih terjebak dalam pengaruh jahat.
Ada satu adegan dalam Avengers: Endgame yang seharusnya dipertahankan karena memberikan momen penting. Adegan ini terjadi di tengah Battle of Earth ketika Doctor Strange menggunakan Mirror Dimension untuk menahan Thanos. Bucky menyelamatkan Iron Man dari serangan Outriders, dan dalam momen hening, Iron Man memaafkan Winter Soldier atas semua yang terjadi pada keluarganya. Momen ini seharusnya memberikan penutup yang penting untuk konflik di Captain America: Civil War.
3) Koronasi Loki

Adegan terhapus dari Thor: The Dark World yang sangat disayangkan dihapus karena memberikan momen penting bagi Loki yang jadi bagian dari cerita selama MCU berjalan. Ini adalah momen koronasi di ruang tahta Asgard. Film Thor pertama menunjukkan Loki sebagai anak Odin yang diabaikan dan selalu merasa tidak cukup. Semua yang dia inginkan hanyalah diterima, dan adegan ini menunjukkan hal tersebut.
Sif, Fandral, Volstagg, dan kerumunan penonton bertekuk lutut pada Loki sebagai raja yang baru, dan dia mengenakan jubah merah bergaya Thor serta memegang Mjolnir. Sayangnya, ini hanya ilusi yang diinterupsi oleh Frigga, tetapi adegan ini memberikan gambaran mendalam tentang keinginan dan mimpi terpendam Loki. Seharusnya ini menjadi salah satu momen paling penting bagi Loki, bukan sekadar adegan terhapus.
2) Thor Dirasuki di Gua Norn

Situasi di Avengers: Age of Ultron cukup rumit, dan Marvel menekan Joss Whedon untuk memotong banyak hal. Salah satu yang hilang adalah perjalanan Thor ke Gua Norn. Di bagian film ini, setiap pahlawan utama tengah mencari tujuan hidup mereka, sementara Thor melihat visi tentang Ragnarok. Namun, ada juga momen di mana dia dirasuki oleh Norn dalam adegan terhapus.
Di adegan tersebut, Norn berbicara melalui Thor kepada Selvig untuk mengungkap informasi tentang enam Infinity Stones, termasuk Mind Stone yang dimiliki Ultron. Adegan ini seharusnya penting supaya momen-momen Thor di gua lebih terasa maknanya, tetapi saat ditayangkan, Thor justru terlihat sebagai pahlawan yang paling lemah di antara tiga pahlawan utama lainnya.
1) Tony Stark Bertemu Morgan di Soul World

Detik-detik terakhir di Avengers: Endgame diawali dengan Tony Stark yang sekarat, dan Pepper Potts memberitahu bahwa tidak apa-apa untuk pergi. Semua penonton pasti hancur, terutama Peter Parker, dan pemakaman Tony menjadi penutup yang mengharukan. Tapi ada satu adegan terakhir yang terhapus dan seharusnya ditayangkan agar Tony Stark bisa mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada penonton yang mengikutinya selama satu dekade.
Adegan terhapus ini menunjukkan Tony yang sekarat kemudian berada di dunia Soul Stone, di mana ia bertemu dengan versi remaja putrinya, Morgan Stark (Katherine Langford). Morgan mengatakan kepadanya bahwa ia tumbuh bahagia dan bangga padanya. Kemudian dia mengucapkan kalimat ikonik, “I love you 3000,” sebelum adegan berakhir, memberikan Tony momen bahagia di akhir hidupnya. Menjaga adegan ini seharusnya memberikan perpisahan yang lebih terasa bagi tokoh yang sudah sangat dicintai oleh penggemar.





