Home Movie Film Christopher Lloyd dengan Skor RT 2% Ini Ternyata Jadi Karya 90-an Paling Diremehkan!
Movie

Film Christopher Lloyd dengan Skor RT 2% Ini Ternyata Jadi Karya 90-an Paling Diremehkan!

Share
Film Christopher Lloyd dengan Skor RT 2% Ini Ternyata Jadi Karya 90-an Paling Diremehkan!
Share

Tahun 90-an memang dikenal dengan film-film aneh dan gagal besar. Bayangkan saja, ada The Donut Repair Club—film yang agak nyeleneh dengan tema Kristen tentang seorang pria yang memimpin sekelompok anak-anak memahami tentang kematian, ditambah dengan donat bicara yang bernama Duncan—dan Heavyweights, film yang lebih dikenal, tapi juga penuh masalah, di mana Ben Stiller langsung berperan sebagai pengganggu para anak di “fat camp”.

Cara tahun 90-an seperti itu, dan bahkan beberapa film yang paling aneh di dekade itu ternyata menjadi populer secara tak terduga, terutama bagi generasi millennial yang sekarang merenungkan kembali masa kecil mereka. Contohnya, film Babe dari tahun 1995, tentang anak babi yang belajar menggembala domba, memiliki skor kritikus yang sakitnya sampai 98% di Rotten Tomatoes. Jadi, melihat skor rendah yang sangat mengherankan untuk film Baby Geniuses dari tahun 1999, terasa semakin tidak masuk akal dan bisa dibilang sangat mengganggu.

Baby Geniuses: Nostalgia Murni 90-an

Baby Geniuses bercerita tentang sekumpulan bayi brilian yang dibesarkan di lab untuk meneliti proses bayi ‘beralih’ dari masa bayi ke toddler. Teori Dr. Kinder yang jahat mengatakan bahwa semua bayi memiliki pengetahuan tentang alam semesta, tapi akan hilang saat mereka mulai belajar bahasa.

Inline – AWV Youtube

Kisah semakin seru ketika Sylvester/Sly, bayi terbaik tapi rewel dari Dr. Kinder, melarikan diri dan secara tidak sengaja bertukar tempat dengan saudara kembarnya, Whit. Di sinilah Dr. Kinder menguji teori dan metode Kinder dengan membandingkan perkembangan otak mereka. Di sisi lain, Sly melakukan kekacauan di rumah Whit yang biasa saja, termasuk adegan yang terinspirasi dari Home Alone di mana dia menyerang para pengawal Dr. Kinder.

Baca juga  Lupakan 'The Boys,' Segera Tonton Satire Superhero Sci-Fi Keren di HBO Max Sebelum Menghilang Bulan Ini!

Jika penjelasan ini belum cukup menggambarkan kegilaan film ini, maka film ini memang benar-benar konyol. Di satu titik, Sly menyelinap ke dalam mal dan menghabiskan semalaman di sana, memiliki urutan disko di mana dia menari dan mencoba berbagai kostum. Di bagian lain, bayi-bayi tersebut mendapatkan boneka animatronik raksasa dan memanfaatkan benda itu untuk melawan Dr. Kinder. Inilah yang bikin Baby Geniuses begitu seru!

Pada akhirnya, Baby Geniuses adalah kekacauan murni khas tahun 90-an yang kini, hampir 30 tahun kemudian, menjadi nostalgia murni masa lalu. Dewasa yang tumbuh dengan film ini pasti sudah akrab dengan beberapa kalimat ikonik, seperti “They’re taking the babies to Liechtenstein,” hingga “Don’t mess with the Sly man, Heep,” yang merupakan referensi ke karakter yang dimainkan oleh aktor legendaris Christopher Lloyd.

Inline – HLD One Day Trip

Ya, Baby Geniuses memang absurd dan penuh dengan momen-momen yang tidak logis dan dialog cringe—itulah tahun 90-an.

Film Ini Layak Mendapatkan Skor yang Jauh Lebih Baik dari 2% yang Mengejutkan

Saat ini, Baby Geniuses punya skor kritikus yang sangat memprihatinkan, hanya 2% di Rotten Tomatoes, sementara skor penontonnya sedikit lebih baik yaitu 25%. Ini lebih sejalan dengan film-film 90-an yang dicintai seperti Beethoven (scorenya 36%) dan klasik 1994 Angels in the Outfield (skor 31%). Namun, skor 2% ini terasa hampir tak masuk akal dan hanya menunjukkan betapa film ini terlalu dibenci.

Skor 2% seharusnya menunjukkan bahwa Baby Geniuses tidak layak ditonton, yang jelas tidak benar. Film ini memang bukan ditujukan untuk orang dewasa, apalagi kritikus, yang menjadi masalah besar. Namun, bagi anak-anak atau siapa pun yang tumbuh dengan film ini, Baby Geniuses lucu, memikat, dan benar-benar menyenangkan.

Inline – HLD Private Trip
Baca juga  Film Pemenang Penghargaan Berlin 'Trial of Hein' Resmi Dijual ke Amerika Utara dan Prancis!

Walaupun ini bukan klaim bahwa Baby Geniuses diabaikan Oscar atau pantas mendapatkan penghargaan besar, kenyataan bahwa film untuk anak-anak tahun 90-an ini, yang memiliki banyak nostalgia bagi generasi millennial, mendapat skor terburuk di Rotten Tomatoes adalah sebuah kenyataan yang cukup mengecewakan dan membingungkan.

Inline – AWS Open Trip
Share