Home Movie Pasukan Angkatan Bersenjata Inggris Syuting Film Dewasa dalam Satir Perang Dunia II!
Movie

Pasukan Angkatan Bersenjata Inggris Syuting Film Dewasa dalam Satir Perang Dunia II!

Share
Pasukan Angkatan Bersenjata Inggris Syuting Film Dewasa dalam Satir Perang Dunia II!
Share

Trailer pertama untuk film “Think of England,” drama satir Perang Dunia II yang disutradarai dan ditulis oleh Richard Hawkins, yang pernah dinominasikan BAFTA, telah dirilis. Film ini terinspirasi dari mitos urban selama perang yang menyebutkan bahwa pemerintah Inggris di bawah Winston Churchill memproduksi film porno untuk meningkatkan moral tentara saat Perang Dunia II. Setelah premiere perdana di Tallinn, film ini akan tayang di Inggris pada Festival Film Glasgow pada 6 Maret.

Berlatar belakang musim panas 1943 di Kepulauan Orkney, saat invasi Normandy semakin dekat dan tentara di garis depan semakin putus asa, film ini mengikuti sekelompok karakter unik yang masing-masing dipilih karena keahlian khusus mereka. Mereka ditugaskan untuk misi rahasia: membuat film porno yang ditujukan untuk meningkatkan moral menjelang serangan. Setiap karakter berjuang dengan beban rasa bersalah, paksaan, dan ketakutan, dalam cerita yang satir namun gelap ini, yang menggali siapa yang menetapkan batas moral dalam masyarakat, siapa yang menegakkannya, dan apa yang terjadi saat batas tersebut dilanggar di bawah tekanan ekstrem.

Film ini diproduksi dengan prinsip gerakan NonDe milik Ted Hope dan dibintangi oleh Ronni Ancona sebagai Agnes Duprée, seorang seniman wardrobe dan makeup. Natalie Quarry memerankan Holly Spurring, sedangkan Jack Bandeira berperan sebagai Kopral Evans. Tidak ketinggalan, John McCrea yang merupakan pemenang Olivier Award tampil sebagai Kapten Anthony Clune. Cast lainnya mencakup Ben Bela Böhm, Oscar Hoppe, dan Ollie Maddigan.

Inline – AWV Youtube

Diproduksi oleh pasangan ayah-anak Nick dan Poppy O’Hagan untuk Giant Films, “Think of England” juga digambarkan sebagai film “kontroversial tentang sinema itu sendiri,” yang menyoroti bagaimana gambar bergerak secara historis telah menguji, menantang, dan menggambar ulang batasan apa yang bersedia dilihat oleh penonton. Film ini sepenuhnya tertanam dalam konteks zamannya, bersinar terang di atas misogini institusional dan homofobia era tersebut, sambil membiarkan karakter-karakter yang tidak terduga ini mengisyaratkan masa depan yang lebih toleran. Ini mengingatkan kita untuk terus mempertanyakan sensibilities dan sensor di setiap zaman, termasuk zaman kita sendiri.

Baca juga  Film 'We Are All Strangers' karya Anthony Chen Temukan Kesepakatan Global yang Menjanjikan!

Simak trailer “Think of England” di bawah ini:

Inline – HLD One Day Trip
Share