Setiap bulan, platform streaming selalu menghadirkan beragam film dan acara TV yang menarik bagi para pelanggan. Ini bukan hanya memberi kesempatan untuk menonton film yang mungkin terlewat saat tayang di bioskop, tetapi juga memungkinkan penonton untuk binge acara TV favorit. Khususnya untuk Peacock, yang selalu menambahkan film-film terbaru yang seru. Nah, ada satu film horor gothic yang sangat terkenal akan hadir di layanan streaming ini pada tanggal 21 April mendatang, dan pastinya kamu nggak mau ketinggalan!
Adaptasi Nosferatu yang disutradarai Robert Eggers ini pertama kali tayang di bioskop pada tahun 2024 dan langsung jadi hit besar. Diperankan oleh Lily-Rose Depp, Nicholas Hoult, dan Bill Skarsgard, film ini meraup pendapatan sebesar 182 juta dolar di box office sekaligus mendapat pujian dari para kritikus. Mengambil inspirasi dari film Nosferatu: A Symphony of Horror tahun 1922 yang terinspirasi dari novel Dracula karya Bram Stoker, versi Eggers ini memberikan sentuhan baru dengan lebih mengembangkan karakter Elen Hutter (Depp) yang mengubah cerita menjadi lebih ke arah horor psikologis.
Nosferatu: Lebih dari Sekadar Horor Monster, Ini adalah Thriller Psikologis
Meskipun alur cerita secara umum tetap sama antara Nosferatu tahun 1922 dan film Eggers di tahun 2024, Eggers berhasil mengubah ceritanya menjadi lebih ke arah thriller psikologis dibandingkan hanya sekadar horor monster. Dalam kedua film, Ellen Hutter adalah sosok penting yang menjadi objek ketertarikan Orlok, yang pada akhirnya menjadi penyebab kehancurannya. Namun, di film Eggers, Ellen bukan sekadar gadis yang perlu diselamatkan. Dia memiliki kekuatan lebih dalam membuat keputusan di akhir cerita, dan yang paling menarik adalah sudut pandang dan pengalaman Ellen ditekankan dengan sangat kuat.
Ellen tidak pernah benar-benar memiliki kendali atas hidupnya atau aspek manapun dari cerita ini. Hal ini sangat jelas terlihat saat dia menjadi target vampir, sekaligus terperangkap oleh norma serta budaya masyarakat abad kesembilan belas yang menekan dan, dalam beberapa hal, mempermalukan wanita. Apa yang dialami Ellen sering dianggap remeh sebagai histeria atau penyakit lainnya. Dari suaminya hingga para pria di sekitarnya, semua berusaha mengendalikan kehidupan Ellen. Namun, di akhir cerita, Ellen mengambil alih pengalamannya dan berani menggunakan tubuh dan hidupnya untuk kebaikan yang lebih besar, memberikan kekuatan pada dirinya sendiri dan menjadikannya bukan hanya korban seperti yang digambarkan dalam versi sebelumnya. Ini adalah pendekatan yang menarik terhadap cerita vampir klasik — dan tentunya menjadi film yang wajib ditonton saat hadir di Peacock pada 21 April mendatang.



