House of the Dragon baru saja menyelesaikan musim ketiganya, dan setelah semua adegan pertempuran yang mendebarkan, wajar jika penggemar ingin lebih banyak lagi sementara menunggu kedatangannya kembali. Namun, mencari serial yang bisa mendekati energi dari spin-off Game of Thrones saat ini cukup sulit, terutama di dunia fantasi tinggi. Meski begitu, ada beberapa pilihan keren yang bisa memberi sensasi mirip, menyuguhkan cerita dengan skala besar dan pertempuran yang nyata. Beberapa di antaranya menambahkan elemen sihir dan makhluk supernatural, sementara yang lain lebih fokus pada pengembangan karakter sebelum akhirnya mengantarkan pasukan ke medan perang. Tenang aja, semua ini adalah produksi fantasi berkualitas yang tahu cara mengemas aksi gila.
Kami sudah merangkum 3 serial yang ketika ceritanya mencapai momen monumental di medan perang, benar-benar bisa bikin penonton terpaku di layar. Dan yang lebih seru, pertempuran di sini benar-benar memberi dampak pada alur cerita.
3) The Witcher
Sulit banget membahas The Witcher tanpa teringat drama pergantian pemeran Geralt. Meski begitu, banyak orang yang jadi lupa bahwa serial ini punya banyak tawaran menarik, terutama dalam hal intrik politik yang berujung pada perang. Ceritanya mengikuti monster hunter ini yang terjebak dalam takdir Ciri, putri Cintra, dan penyihir Yennefer, saat kerajaan di Benua terlibat dalam konflik besar melawan Nilfgaard. Kenapa serial ini asik? Meskipun sudah agak menjauh dari sumber cerita, keseruan menonton masih ada — perpaduan intensitas di berbagai alurnya.
Di satu episode, kita bisa lihat Geralt bertarung melawan monster aneh di sebuah desa terpencil, tetapi di episode selanjutnya, cerita sudah menyentuh perang antar kerajaan, penyihir, dan kepentingan politik yang menjadikan Ciri pusat dari semua ini (seperti Pertempuran Sodden Hill dan Pertempuran Aretuza). The Witcher memiliki variasi tempo, tapi tetap memberikan ketegangan antara realm dan faksi-faksinya. Memang bukan yang paling banyak pertempurannya di daftar ini, tapi ini pilihan bagus buat yang mau sisi politik HOTD dipadu dengan monster, sihir, dan bentrokan berskala besar. Buat yang sempat berhenti nonton karena pergantian pemeran, ingat bahwa di sini masih ada cerita yang menarik untuk diikuti.
2) The Wheel of Time

Apa iya The Wheel of Time sudah dibatalkan? Iya, jadi mungkin kedengarannya aneh dimasukin daftar ini. Tapi jika kamu nyari serial fantasi tinggi yang beneran megah, ini masih jadi salah satu pilihan terbaik. Mungkin butuh sedikit waktu untuk menunjukkan kenapa ini bisa jadi favorit, tapi pasti nggak akan sia-sia. Ceritanya dimulai saat Moraine, seorang Aes Sedai, tiba di wilayah kecil untuk mencari seorang pemuda yang bisa jadi Dragon Reborn, sosok yang ditakdirkan menghadapi ancaman yang bisa menghancurkan dunia. Dalam teori, perjalanan ini sederhana, tapi sudah melibatkan kerajaan yang berperang, Trollocs, dan berbagai kelompok yang berebut masa depan dunia.
Di sini kita ngobrol tentang pasukan, makhluk, dan sihir yang digunakan dalam pertempuran, yang bikin kita paham apa itu fantasi berskala besar — seperti Pertempuran Falme yang sudah sangat masif, ditambah lagi Pertempuran Emond’s Field yang bawa ke level lebih tinggi. Kalau siap mulai nonton The Wheel of Time, ingat bahwa ini nggak punya ending jelas, tapi itu bukan berarti waktumu terbuang, karena tiga musim yang ada beneran merupakan harta karun. Mitos yang disajikan di sini salah satu yang paling menarik yang pernah ada di TV. Meskipun nggak pernah mencapai level adaptasi dunia George R. R. Martin, sejak awal, serial ini selalu layak mendapatkan lebih banyak pengakuan.
1) The Lord of the Rings: The Rings of Power

Begini, The Lord of the Rings: The Rings of Power adalah bagian yang kontroversial, karena banyak yang pro dan kontra (bisa jadi beberapa orang nggak setuju dengan ini masuk daftar). Berlatar ribuan tahun sebelum film Peter Jackson, serial ini mengikuti karakter seperti Galadriel, Elrond, dan penghuni lainnya dari Middle-earth saat Sauron mulai bangkit dan kejadian yang akhirnya memicu penciptaan Cincin Kekuasaan mulai terungkap. Memang, musim pertama punya masalah dengan tempo dan banyaknya alur cerita yang berjalan bersamaan — tapi bukan berarti serial ini jelek dari awal dan bikin kesal untuk ditonton. Sabar deh menunggu musim berikutnya, karena segalanya mulai menjelma menjadi satu kesatuan yang lebih koheren.
Musim kedua jadi saat skala cerita semakin meluas, menghadirkan banyak aksi yang ditunggu-tunggu banyak orang. Setelah menghabiskan episode-episode pertama untuk memperkenalkan semesta, musim ini bikin serial ini mendekati gambaran fantasi yang dipenuhi pasukan, Orc, Elf, dan pertempuran yang berlangsung selama beberapa episode. Dalam hal membangun momen besar dan akhirnya menyampaikannya, The Rings of Power mendekati apa yang dilakukan HOTD, sedemikian rupa hingga Pertempuran Eregion menjadi salah satu pertarungan terbesar yang pernah ada di TV dalam genre ini. Meski bukan serial yang sempurna, pasti bikin kamu terus pengen nonton, apalagi dengan kejadian di Musim 3 yang akan datang!
Opini Kita
Semakin banyak serial berkualitas yang muncul setelah House of the Dragon, menciptakan persaingan seru di jagat fantasi. Kayaknya bakal seru banget kalau The Rings of Power bisa memberikan lebih banyak pertarungan gila dan plot twist yang bikin penasaran. Semoga aja produksi musim kedua benar-benar ngasih kita momen-momen epik yang layak dikenang!

