Serial thriller kriminal terbaru dari Prime Video, Scarpetta, memulai debutnya dengan skor yang solid di Rotten Tomatoes.
Serial ini diadaptasi dari buku laris karya Patricia Cornwell tentang Dr. Kay Scarpetta, seorang pemeriksa medis yang memanfaatkan keahliannya serta teknologi forensik untuk memecahkan berbagai kasus kejahatan yang terdapat dalam 29 novel. Nicole Kidman memerankan karakter utama ini dalam adaptasi Prime Video, dengan deretan karakter lainnya termasuk kakak Scarpetta, Dorothy (diperankan oleh Jamie Lee Curtis), putri Dorothy, Lucy Farinelli-Watson (Ariana DeBose), dan mantan detektif Pete Marino (Bobby Cannavale). Rosy McEwen berperan sebagai Scarpetta muda, sementara putra Bobby di dunia nyata, Jake Cannavale, memerankan Pete muda dalam kilas balik.
Di Rotten Tomatoes, Scarpetta memulai debutnya dengan skor kritikus “Certified Fresh” sebanyak 77% berdasarkan 22 ulasan. Skor ini diperkirakan akan berfluktuasi seiring dengan bertambahnya ulasan, tetapi ini adalah respon yang menjanjikan menjelang rilis semua episode pada 11 Maret. Skor penonton masih belum tersedia menjelang debutnya.
Dalam ulasan di ScreenRant, Graeme Guttmann menuliskan bahwa “Sepertinya sangat tepat, bahwa di tengah krisis identitas yang dihadapi televisi streaming, hadir sebuah serial seperti Scarpetta, yang mengangkat isu nyata di dunia seperti misogini di tempat kerja, kekerasan terhadap perempuan, dan bahaya dari Kecerdasan Buatan, sembari membungkus karakter-karakternya dalam konspirasi kriminal yang, secara harfiah, menjangkau ke berbagai lapisan masyarakat.” Ia juga memberikan pujian kepada McEwen atas perannya sebagai Scarpetta muda, yang menunjukkan keseimbangan antara “sisi keras Scarpetta di tempat kerja, yang diperlukan karena misogini yang selalu membayangi pekerjaan di pemerintahan, dan sisi lembut yang ia tunjukkan di rumah.”
Ulasan dari Variety juga memuji Scarpetta dan menyebutnya memiliki “penuturan yang sangat baik. Bahkan saat narasi menjadi semakin rumit, serial ini tetap berhasil menjaga penonton terhubung dengan kejahatan dan metodologi Kay. Serial ini juga menampilkan misogini mencolok dari era lampau yang masih bergema di sekitar kita hari ini.”
Namun, Matt Roush di TV Insider berpendapat bahwa serial ini menghadapi masalah dalam hal ritme, yang mengarah ke akhir yang kurang memuaskan, karena saat Scarpetta semakin dekat dengan pembunuh dalam dua timeline narasi, “kita sudah mengalami terlalu banyak petunjuk palsu sebesar Moby Dick, membuat pengungkapan terasa hampir acak meski mengerikan.”
Melihat tanggapan positif dari kritikus dan banyaknya bahan sumber yang bisa diambil, Scarpetta memiliki potensi untuk menjadi serial panjang di Prime Video. Platform streaming ini juga menampung Reacher dan Cross, dua karakter sastra terkenal yang memiliki banyak buku dan masih terus merilis season baru.
Season 2 Scarpetta telah dikonfirmasi dan proses syuting sudah dimulai pada Maret. Mirip dengan Paradise di Hulu dan The Pitt di HBO Max, memulai produksi season 2 lebih awal dapat membantu serial ini kembali tayang setiap tahun, yang kini menjadi semakin langka di televisi streaming.
Scarpetta diciptakan oleh Liz Sarnoff, yang juga berperan sebagai showrunner, dengan pengalaman sebelumnya yang mencakup Lost, Marco Polo, dan Barry. Selain itu, serial ini juga menampilkan FBI profiler Benton Wesley (Simon Baker), Benton muda (Hunter Parrish), dan Tiya Sircar sebagai polisi Blaise Fruge.
Semua delapan episode season 1 Scarpetta akan tayang di Prime Video pada 11 Maret.





