Direktur “Ice Princess”, Tim Fywell, baru-baru ini mengungkapkan penghormatan yang menyentuh hati untuk dua bintang filmnya yang sangat dicintai, Hayden Panettiere dan Michelle Trachtenberg, setelah kabar duka tentang wafatnya Panettiere pada usia 36 tahun. Sayangnya, Trachtenberg juga telah berpulang pada Februari tahun lalu di usia 39 tahun.
Setelah kabar meninggalnya Panettiere, “Ice Princess” langsung menjadi trending di media sosial. Banyak yang tumbuh besar bersama film Disney ini menyadari bahwa kedua bintang muda tersebut kini sudah tiada. Film ini bercerita tentang Casey Carlyle (Trachtenberg), seorang remaja yang memutuskan untuk meninggalkan beasiswa Harvard demi mengejar mimpinya menjadi seorang pelatih figure skating profesional. Dalam perjalanannya, Casey bertemu dengan Gen (Panettiere), dan membantunya untuk meningkatkan kemampuan skating-nya menggunakan algoritma yang dihasilkan di komputernya. Film ini juga dibintangi oleh Joan Cusack dan Kim Cattrall sebagai ibu dari Casey dan Gen.
Fywell mengungkapkan rasa kesedihannya dengan mengatakan, “Sangat menyedihkan mendengar kabar kematian Hayden Panettiere di usia 36 tahun kemarin.” Ia mengenang Panettiere sebagai aktris muda yang berani, energik, dan berdedikasi, yang mampu menerangi lokasi syuting pada saat latihan dan layar dengan bakatnya yang mencolok. “Michelle Trachtenberg, rekan main Hayden dalam film ini, dan dia adalah pasangan yang luar biasa,” imbuhnya.
Sang sutradara asal Inggris itu mengingat kedua aktris tersebut sebagai sosok dengan kepribadian yang sangat berbeda. Trachtenberg dikenal “unik, ceria, memiliki tawa yang menular dan waktu komedi yang brilian”, sedangkan Panettiere adalah “gigih, terampil, dan perfeksionis, menghabiskan berjam-jam berlatih skating dan sepenuhnya fokus untuk mendapatkan setiap take aktingnya dengan tepat dan tulus. Dan dia berhasil melakukannya.”
Fywell melanjutkan, “Di tengah syuting yang sering kali keras dan teknis yang rumit, serta ini adalah film Hollywood pertama saya, mereka sangat menyenangkan untuk diajak kerja sama dan enak untuk berada di sekitar mereka. Saya mengenang mereka berdua dengan penuh kasih sayang, bagaimana mereka 20 tahun yang lalu, di masa yang relatif lebih sederhana dalam hidup mereka, dua bakat cemerlang yang pergi terlalu cepat.”
Orang lain juga mengenang Panettiere dan Trachtenberg bersama-sama, termasuk bintang “Spy Kids”, Alexa PenaVega, yang menuliskan di media sosial bahwa “hatinya sangat berat” karena kematian Panettiere menandai wafatnya satu lagi bintang cilik. Vega juga menyebutkan Daveigh Chase, yang meninggal di usia 35 tahun pada bulan Juni.
“Hayden, Michelle, Daveigh… hatiku sangat berat hari ini,” tulis PenaVega. “Ini bukan hanya nama-nama dari masa kecilku. Mereka adalah gadis-gadis yang tumbuh bersamaku, berbagi dunia yang menyenangkan tetapi juga sangat sulit. Kami adalah anak-anak yang menjelajahi sesuatu yang begitu besar, dan tidak semua orang memiliki dukungan atau fondasi yang mereka butuhkan.”
Dia menambahkan, “Hari ini, aku berduka dan mendoakan keluarga mereka, serta memikirkan semua orang yang masih berjuang melawan pertempuran yang tidak terlihat. Peluklah orang-orang terdekatmu hari ini.”
Reaksi AWverse
Tragis banget ngerasain kehilangan dua bintang yang udah jadi bagian dari kenangan masa kecil kita. Baik Hayden maupun Michelle telah memberikan warna dan inspirasi melalui peran mereka di “Ice Princess”. Semoga aja semua kenangan dan kontribusi mereka di dunia perfilman tetap diingat dan membuat kita lebih menghargai setiap momen hidup. Kita tunggu aja bagaimana tribute spesial untuk mereka ke depannya!

