Film terbaru Andrew Garfield dan Rebecca Ferguson, The Magic Faraway Tree, menawarkan pengalaman yang sangat magis bagi para penontonnya.
Disutradarai oleh Ben Gregor, film fantasi ini terinspirasi dari serangkaian buku populer karya Enid Blyton, The Faraway Tree. Ceritanya mengikuti tiga saudara yang sangat terpikat dengan teknologi saat mereka pindah ke pedesaan bersama orang tua mereka, di mana tidak ada listrik maupun akses internet. Tetapi, hidup mereka berubah total ketika mereka menemukan dunia ajaib di hutan, yang membuat ikatan keluarga mereka semakin kuat.
The Magic Faraway Tree pertama kali dirilis di Inggris pada Maret 2026 dan mendapat tanggapan positif dengan skor 79% di Rotten Tomatoes. Meskipun butuh waktu lima bulan untuk mencapai Amerika Serikat, akhirnya penonton di sana bisa menyelami dunia fantastis Blyton. Dengan lebih dari 50 penilaian terverifikasi, film ini berhasil meraih skor penonton debut sebesar 80%.
Film fantasi ini ditujukan untuk keluarga dan anak-anak, menyajikan cerita yang bikin hangat hati tentang keluarga Thompson dan dinamika baru mereka berkat pohon ajaib ini. Para penggemar yang familier dengan novel asli Blyton mengapresiasi pembaruan modern yang mengadopsi pengaruh teknologi serta pesan tentang pentingnya keluarga. Gaya cerita yang penuh imajinasi juga diperkaya dengan visual yang cerah dan berwarna.
Film ini sering dibandingkan dengan seri Paddington, yang sangat relevan karena penulis Simon Farnaby juga menggarap dua sekuel terakhirnya dan Wonka.
Sementara Garfield dan Claire Foy dipuji atas penampilan mereka yang menawan dan emosional sebagai orang tua, kritik muncul terhadap Rebecca Ferguson yang dianggap kurang memikat sebagai penjahat satu dimensi. Selain itu, beberapa kritikus merasa alurnya terlalu aman dan kurang mendesak, sementara subplot usaha saus pasta dianggap membosankan. Beberapa penggemar setia juga terganggu dengan perubahan signifikan pada cerita asli Blyton.
Ini bukan kali pertama buku The Faraway Tree diadaptasi ke layar lebar. Serial 1997, Enid Blyton’s Enchanted Lands, tayang di Children’s BBC dan terdiri dari episode sepuluh menit. Meskipun tidak memiliki skor Rotten Tomatoes, acaranya mendapatkan penilaian 8.4 di IMDb. Sementara itu, film baru ini juga mengalami masa pengembangan yang panjang sejak 2014 sebelum akhirnya bisa maju di awal 2024 ketika Garfield dan Foy terpilih.
Meski debut di Amerika Serikat tidak terlalu menggembirakan dengan penghasilan $1.15 juta, film ini berhasil mendapatkan banyak keuntungan di luar negeri, meraup $32.2 juta pada musim semi. Akibatnya, The Magic Faraway Tree cukup sukses hingga dua sekuel sudah dalam tahap pengembangan untuk diproduksi pada 2027. Dalam wawancara dengan Liam Crowley dari ScreenRant, Garfield mengungkapkan antusiasmenya untuk membuat sekuel:
“Kami sangat ingin membuat lebih banyak dari yang ini. Proses syutingnya sangat menyenangkan, dan saya rasa film ini memberikan banyak hal untuk keluarga di layar.“
Selain Garfield dan Foy, Ben Gregor juga menyutradarai film ini dengan dukungan dari Nonso Anozie, Nicola Coughlan, Jessica Gunning, dan Jennifer Saunders.
The Magic Faraway Tree kini sedang tayang di bioskop-bioskop.
Wajib Dinanti Nggak Nih?
Kita bakal lihat nih bagaimana sekuel-sekuelnya nanti, semoga aja nggak mengulang kesalahan yang sama. Dengan demikian banyak penggemar yang udah nungguin dan berharap film ini bisa terus memberikan kebahagiaan bagi keluarga dan anak-anak di seluruh dunia.

