Home Movie 27 Tahun Kemudian, George Lucas Tetap Bela Karakter Paling Kontroversial dari Trilogi Prekuelnya!
Movie

27 Tahun Kemudian, George Lucas Tetap Bela Karakter Paling Kontroversial dari Trilogi Prekuelnya!

Share
27 Tahun Kemudian, George Lucas Tetap Bela Karakter Paling Kontroversial dari Trilogi Prekuelnya!
Share

Penggemar Star Wars memang selalu punya pandangan yang beragam. Sementara penonton modern lebih fokus pada trilogi sekuel, banyak yang lupa kalau ketika prekuel dirilis, fandom ini sempat terpecah belah. Semua itu berawal dari sosok Jar Jar Binks yang jadi bulan-bulanan. Ahmed Best, aktor di balik karakter tersebut, bahkan mengungkapkan betapa kerasnya kritik yang dia terima di dokumen Disney+ berjudul Light & Magic. Dia menceritakan bagaimana tekanan itu begitu besar, sampai-sampai membuatnya merasakan ide bunuh diri. Meski begitu, George Lucas, selaku pencipta, tetap mendukung Best dan percaya Jar Jar akan mendapatkan tempatnya kembali seiring berjalannya waktu. Kini, sepertinya prediksinya terbukti; Jar Jar semakin diterima positif, karena generasi yang tumbuh bersama film-film ini kini telah dewasa.

Dalam wawancara barunya dengan A Rabbit’s Foot, Lucas menyatakan bahwa dia tidak pernah terikat dengan apa yang diinginkan penonton. Dia pun mengungkapkan, “Saya tidak suka dengan grup fokus. Penonton tidak tahu apa yang mereka ingin lihat…”

Dia bahkan menyoroti kritik dari generasi yang menyaksikan film pertamanya saat masih berusia 10 tahun dan beranjak 13 tahun untuk sekuel kedua. “Mereka mengeluh karena mereka tidak ingin melihat film anak-anak,” lanjut Lucas dengan nada sarkastik. “Oh, itu mengerikan. Jar Jar Binks itu mengerikan!” Namun, dia menambahkan bahwa hal serupa juga pernah terjadi pada R2-D2 dan C-3PO. “Pada awalnya, saya menerima banyak tekanan untuk menghapus C-3PO, dan di film ketiga [Return of the Jedi (1983)], banyak yang menginginkan Ewoks dihilangkan. ‘Apa yang kamu pikirkan? Singkirkan boneka teddy bear ini, kami ingin melihat film untuk orang dewasa!’”

Inline – AWV Youtube

George Lucas Benar Tentang Jar Jar (& Kenapa Star Wars Salah Arah)

Jujur, lucu juga mendengar komentar Lucas ini; dia benar bahwa banyak aspek “kekanak-kanakan” dalam Star Wars kini dianggap ikonik. Generasi yang pertama kali menonton film ini kini telah dewasa dan menjadi bagian inti dari fandom. Star Wars juga berhasil menebus kesalahan untuk Ahmed Best yang kini kembali berperan sebagai Jedi Master Kelleran Beq dalam The Mandalorian Season 3. Dengan segala spinoff-nya, prekuel kini jadi fokus utama dalam jagat Star Wars modern, terutama lewat The Clone Wars.

Kritikan Lucas sudah terbukti. Dia memahami bahwa Star Wars ditujukan untuk anak-anak, dan penonton dewasa hanyalah bonus. Sayangnya, Disney seperti mengambil langkah berbeda dengan memfokuskan diri pada nostalgia ketimbang berinovasi. Sekuel-sekuelnya terlalu menekankan kenangan manis, dan banyak acara TV Star Wars di Disney+ juga lebih menonjolkan nostalgia prekuel. Lucas juga secara terbuka mengkritik The Force Awakens yang dianggapnya tidak berani melakukan sesuatu yang baru. Ketika Lucasfilm mencoba hal baru dan mendapatkan reaksi negatif dari The Last Jedi, studio berbalik arah dan terpaksa mengikuti keinginan penonton, alih-alih mempertahankan visi dari para pembuat film.

Baca juga  Akhir Wonder Woman Masih Mengganggu Setelah Hampir Satu Dekade (Padahal Hampir Sempurna!)

Tetapi, nostalgia tidak selamanya menguntungkan; box office The Mandalorian dan Grogu sudah membuktikan itu. Tahun depan, Star Wars merayakan ulang tahunnya yang ke-50 dan ini juga saat yang tepat untuk peluncuran kembali franchise, dengan film Starfighter garapan Shawn Levy yang berhasil menarik perhatian banyak orang. Kita berharap kepemimpinan baru di Lucasfilm bisa belajar dari sang maestro, menyadari bahwa penonton sepertinya tidak selalu tahu apa yang mereka inginkan. Tugas filmmaker adalah membuat film terbaik yang mereka bisa; jika itu dilakukan, pasti penonton akan datang. Tentu akan ada banyak elemen nostalgia di Starfighter, tetapi film ini harus tetap menawarkan sesuatu yang baru.

Inline – HLD One Day Trip

Menariknya, George Lucas masih saja mengolok-olok para kritikusnya 27 tahun kemudian. Dia membuat film sesuai dengan visinya dan kini bisa melihat karyanya bertahan dalam ujian waktu. Prekuel mungkin bukan Star Wars seperti yang kita harapkan pada tahun 1999, namun mereka tetaplah Star Wars yang punya warisan luar biasa dan menjadi titik tolak untuk banyak hal yang lebih besar.

Opini Kita

Kayaknya bakal seru banget kalau franchise ini kembali ke akar yang membuatnya dicintai. Semoga aja para pembuat bisa menghadirkan sesuatu yang fresh di Starfighter, sambil tetap menghormati nostalgia yang ada. Pasti banyak penggemar yang menunggu kejutan di 50 tahun Star Wars ini!

Inline – HLD Private Trip
Share