Home Game Loot di RPG co-op Fellowship Terlalu Menggoda! Ini Alasan Kenapa Para Dev Ingin Mengubahnya Jadi Lebih Buruk.
Game

Loot di RPG co-op Fellowship Terlalu Menggoda! Ini Alasan Kenapa Para Dev Ingin Mengubahnya Jadi Lebih Buruk.

Share
Loot di RPG co-op Fellowship Terlalu Menggoda! Ini Alasan Kenapa Para Dev Ingin Mengubahnya Jadi Lebih Buruk.
Share

Pengembang dari game RPG kooperatif “Fellowship” sedang menghadapi tantangan besar untuk meyakinkan para pemain setia mereka bahwa beberapa elemen yang selama ini disukai justru perlu diubah untuk kesehatan game ke depannya. Tanpa semua keribetan yang biasanya ada di MMO, banyak pemain menikmati pengalaman menjelajah dungeon seperti di “World of Warcraft”. Namun, para pengembang berpendapat bahwa sistem loot yang ada justru menghambat potensi sebenarnya dari permainan ini sebagai action RPG.

Dalam sebuah video terbaru, direktur permainan Axel Lindberg menjelaskan, “Kami ingin memastikan setiap kali membuka peti di akhir dungeon selalu terasa mengasyikkan.” Dia juga menambahkan bahwa ingin ada banyak item yang menarik dan berguna dalam permainan. Yang jadi masalah adalah, saat ini, banyak item terkesan terlalu sederhana sehingga tidak mendorong kreativitas pemain dalam mengatur taktik bertarung di dunia “Fellowship”. Setelah pemain mendapatkan upgrade, perhatian mereka pada loot cenderung hilang begitu semua slot terisi dengan item terbaik yang ada.

Selain itu, karena aktivitas di “Fellowship” hampir terbatas pada menjelajahi dungeon, waktu yang diperlukan untuk menyempurnakan karakter jauh lebih singkat dibandingkan dengan game seperti “World of Warcraft”. Chief Rebel, selaku pengembang, ingin item-item yang ada dapat memperluas definisi tentang cara membangun karakter, memberikan lebih banyak opsi bagi pemain dalam memilih upgrade dan mengatur karakter mereka.

Inline – AWV Youtube

Dengan pembaruan “Loot 2.0”, item-item dalam game ini akan memiliki beberapa bonus statistik acak saat dijatuhkan. Statistik dasar seperti kesehatan dan armor akan tetap ada, tetapi ada juga kumpulan statistik sekunder yang tidak dijamin muncul. Selain itu, item-item tersebut akan memiliki peringkat pada kemampuan dalam pohon keterampilan setiap karakter, yang mendorong pemain untuk mengejar item dengan kemampuan yang sama untuk meningkatkan kekuatan mereka.

Baca juga  5 Kartu Pokemon Terpopuler 2026 yang Harus Dimiliki, Siap-siap Menggelontorkan Uang!

Namun, ada juga pemain yang menganggap perubahan ini sebagai cara untuk memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target yang sama seperti sebelumnya. Ketika sebuah gear yang biasanya memiliki statistik berguna tiba-tiba mendapatkan statistik yang tidak memuaskan, pastinya akan mengecewakan. Jika Chief Rebel tidak mengeksekusi ini dengan baik, perubahan tersebut bisa saja menjadikan permainan ini hanya sebagai grind untuk mendapatkan item dengan RNG yang sempurna. Pemain “World of Warcraft” bahkan masih mengeluhkan sistem yang kini sudah dihapus, di mana item akan secara acak mendapatkan peningkatan saat ditemukan. Tapi, jika ada cukup konsistensi dalam drop dan nilai item, game ini bisa mendukung lebih banyak gaya bermain daripada yang ada sekarang.

Lindberg menambahkan bahwa tujuannya juga untuk memberi pemain kemampuan mengatasi modifier dungeon yang mengancam melalui gear yang mereka dapatkan. Misalnya, dungeon dengan monster yang lebih tangguh mungkin akan mendorong pemain untuk menumpuk seberapa banyak survivability yang bisa didapat, sementara dungeon yang mengutamakan kecepatan bisa membuat pemain berfokus pada output damage yang lebih besar. “Selalu akan ada item terbaik di antara item, tetapi kami ingin membuka lebih banyak peluang,” jelasnya.

Inline – HLD One Day Trip

Melihat semua ini, excitement langsung terpancar karena game ini berusaha untuk mengarah ke action RPG dengan variasi build yang mirip “Diablo”, atau setidaknya mendekatinya. Jika sudah ada loot, pastinya harus ada perubahan yang signifikan pada cara karakter berfungsi, dan sepertinya “Fellowship” menuju arah itu. Ini juga terlihat sebagai langkah cerdas untuk menambahkan kedalaman pada loop inti permainan yang berulang kali menjelajahi dungeon yang sama, sekaligus memberi pemain kesempatan untuk menemukan kombinasi gear yang tak terduga setiap musim.

Baca juga  Ulasan 'Hope' - Film Terbesar Korea Selatan yang Memukau, Siap Mengguncang Dunia dengan Ketegangan yang Tidak Terduga!

Early access adalah momen yang tepat untuk menguji perubahan semacam ini dan menemukan solusi yang tidak merusak daya tarik game. Untuk itu, Chief Rebel akan mengadakan playtest untuk semua perubahan ini pada 20 Mei. Setelah itu, rework besar untuk loot akan hadir pada musim ketiga yang dijadwalkan sekitar bulan Juni.

Inline – HLD Private Trip
Share