Alasan di balik penurunan dan akhir dari Destiny 2 akan selalu jadi bahan perbincangan. Ini adalah salah satu momen paling mengecewakan dalam sejarah hiburan. Banyak yang bilang, bukan hanya satu hal yang jadi penyebabnya. Namun, mantan CEO Bungie, Pete Parsons, yang pensiun pada Agustus 2025 saat situasi sedang sangat suram dan tekanan dari Sony meningkat, menjadi sorotan utama kemarahan para penggemar. Salah satu pemain mengatakan dengan nada sarkastik, “Semoga semua mobilmu mogok,” sebagai ucapan perpisahan yang mengejutkan dari komunitas.
Ngomong-ngomong, ada yang bikin terkejut. Rasa ketidaksukaan terhadap Parsons ini ternyata berujung pada sebuah raid terakhir yang mengolok-olok dirinya. Raid ini diciptakan oleh akun parodi bernama Pete Carsons di platform X, yang mempersembahkan “The Vault of Cars,” mengacu pada raid pertama Destiny, The Vault of Glass.
“Apakah kamu punya keberanian untuk menghadapi Pete Carsons di Vault of Cars dan menghentikannya membeli semua mobil yang tersisa di The Last City?” Rasanya, pemain setia Destiny pasti tidak akan mengatakan tidak, kan?
Game ini adalah game browser yang dimulai dengan Pete Parsons berbicara seperti orang Kanada di South Park sebelum ia berubah menjadi mesin terbang, penghancur Guardian. Pertarungan pun dimulai. Jelas ini adalah sebuah satire, tetapi ada mekanik yang benar-benar diambil dari materi aslinya, dan itu patut diacungi jempol:
- Melempar tomat kepada sekumpulan mobil klasik (diberi nama seperti Micro Management, Crunch Enforcer, Bankruptcy Expert, dan lain-lain) untuk mengumpulkan buff Contaminated Fuel.
- Menyelesaikan parodi dari teka-teki Oracles yang ikonis dari Vault of Glass yang sebenarnya.
- Mengalahkan para Investor kuat yang dipanggil Pete untuk membela dirinya.
- Melempar tomat ke arah Pete Carsons sampai buff Guardian’s Desire habis dan kamu perlu mengulang prosesnya.
Akun ini pun mengikuti tradisi Bungie dengan mengadakan kompetisi World’s First untuk raid palsu ini, di mana pemain harus mengirimkan video bukti telah menyelesaikan raid, termasuk cutscene terakhir. Sekitar dua jam setelah diluncurkan kemarin, akun tersebut mengumumkan bahwa pemain sudah menyelesaikan raid dan mengajukan hasilnya: “Mohon beri kami waktu untuk meninjau semua pengajuan untuk memastikan siapa yang pertama.” Sayangnya, tidak ada sabuk raid keren untuk pemenang sebagai tanda peringatan.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau komunitas Destiny bisa bersatu lagi, meskipun dengan cara yang konyol! Bikin game browser seperti ini adalah langkah cerdas untuk mengembalikan perhatian fans. Semoga aja studionya nggak ngulangin kesalahan yang sama, dan bisa membawa kembali pengalaman main yang bikin nagih. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti!




