Dead or Alive 6 pertama kali meluncur pada tahun 2019 dan langsung mendapat reaksi campur dari penggemar dan kritikus. Seperti game-game sebelumnya dalam franchise ini, ada versi gratis yang bisa dicoba serta versi berbayar yang ngasih karakter DLC dan kostum tambahan. Sayangnya, rilis terbaru mereka, Dead or Alive 6: Last Round, mulai berjalan dengan masalah, terutama karena beberapa karakter DLC yang sudah ada sebelumnya.
Dead or Alive 6: Last Round adalah versi baru yang kabarnya lebih baik dibandingkan dengan game sebelumnya. Sejak dirilis pada 25 Juni, game ini menggantikan versi lama di semua toko digital. Jadi, buat yang mau beli Dead or Alive 6 ke depannya, harus memilih versi Last Round. Masalahnya, versi ini tidak memungkinkan pemain untuk memindahkan beberapa DLC berbayar dari game sebelumnya. Pastinya, hal ini bikin banyak pengguna meluapkan kekesalan di Steam.
Dead or Alive 6: Last Round Dukung Sebagian, Tapi Tidak Semua DLC Asli
Versi Last Round dari Dead or Alive 6 menambahkan beberapa fitur baru, termasuk mode foto yang lebih kaya. Beberapa karakter yang sebelumnya hanya tersedia sebagai DLC sekarang bisa diakses dalam game dasar. Namun, nggak semua DLC kosmetik dari pembelian sebelumnya bisa dipindahkan. Penggemar pun marah karena Koei Tecmo sepertinya berharap mereka membeli DLC yang sama dua kali untuk bisa mengakses konten di versi baru.
Seperti rilis aslinya, Dead or Alive 6: Last Round ada dalam edisi Core Fighters yang bisa dimainkan gratis atau versi berbayar yang punya karakter tambahan dan Mode Cerita. Terdengar biasa saja, ya? Tapi banyak pemain yang menyayangkan ketidakadaan dukungan untuk karakter DLC berbayar. Setidaknya ada dua masalah besar di sini.
Pertama, karakter crossover yang sebelumnya dijual seharga $8 masing-masing sekarang tidak bisa dipindahkan ke versi baru. Jadi, kalau pemain ingin melanjutkan bertarung sebagai Mai Shiranui atau Kula Diamond, mereka harus membeli semuanya lagi. Kedua, pemain juga perlu membeli kembali Kunci Pembuka Cerita atau Kunci Karakter meski sebelumnya sudah membayar untuk itu sebelum Last Round dirilis. Ini bikin pemain harus merogoh kocek lagi jika ingin lanjut main versi gratis. Walaupun info ini jelas tertera di deskripsi Steam, rasanya sulit banget untuk memahami kenapa ini bisa terjadi—kecuali karena ingin meraup lebih banyak uang dengan fitur yang sama.
Jelas, banyak pemain yang kecewa karena merasa kehilangan akses ke konten yang sudah mereka bayar. Harga untuk membuka karakter ini juga meningkat, dengan karakter crossover kini seharga $11 per karakter. Dan sayangnya, ini nggak termasuk dalam versi berbayar game, jadi meski sudah mengeluarkan $40 untuk membeli edisi Last Round, semua pembelian sebelumnya nggak sepenuhnya berlaku.
Meski masalah pembelian ulang DLC jadi keluhan utama, itu bukan satu-satunya alasan mengapa game ini dapat banyak ulasan negatif. Versi Last Round dari Dead or Alive 6 juga tidak mendukung permainan lintas platform, sesuatu yang udah lama diharapkan penggemar. Banyak review yang juga bilang bahwa game ini tidak ada perbaikan berarti, melainkan hanya tambahan minor yang tidak signifikan. Secara keseluruhan, jelas bahwa para pemain merasa frustrasi karena kurangnya jalan untuk meng-upgrade atau memindahkan pembelian sebelumnya, yang seharusnya bisa jadi salah satu hal yang dihargai bagi mereka yang sudah memiliki versi lama.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau Koei Tecmo bisa memperbaiki masalah ini! Harapannya, mereka mendengar suara penggemar dan memberikan solusi yang lebih memuaskan. Semoga aja studio ini nggak mengulangi kesalahan yang sama di proyek selanjutnya. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis konten baru nanti!




