Say goodbye pada serial animasi dewasa bertema kucing yang tayang di Prime Video, karena sudah dipastikan akan dibatalkan. Dan sepertinya kita tidak akan pernah tahu alasan di balik keputusan ini, karena hingga kini studio belum memberikan klarifikasi. Banyak yang berspekulasi bahwa penilaian rendah dan jumlah penonton yang minim dalam beberapa minggu pertama setelah tayang jadi penyebabnya. Dengan rating 60% dari kritikus, bisa dibilang ini jadi jawaban yang mungkin.
Serial ini diciptakan oleh aktor Aubrey Plaza dan Joe Wengart, berkisar pada Kevin, seekor kucing rumahan yang manja. Setelah ditinggal pemiliknya, Kevin pindah ke tempat penampungan hewan di Queens, New York. Di sana, dia bertemu dengan sekelompok hewan lainnya yang tidak biasa, yang membantu dia memahami kehidupan mandiri dan mencari tahu apa yang sebenarnya dia inginkan. Sayangnya, meski ada banyak elemen manis dan hati yang mengharukan dalam ceritanya, itu tidak cukup untuk menyelamatkannya. Plaza juga sempat mengungkapkan kekecewaannya lewat Instagram.
Di Mana Kesalahan Kevin?
Menariknya, penonton biasa justru memberi rating lebih tinggi terhadap serial ini, 82% untuk orisinalitasnya. Mereka menganggap serial ini sangat menarik dengan sentuhan humor gelap yang pas untuk menyeimbangkan momen-momen yang berpotensi berlebihan. Dan tidak bisa dipungkiri, para pemeran berhasil menciptakan suasana yang pas dengan ide unik yang diusung.
Plaza berharap itu sudah cukup untuk membuat serial ini bertahan. Dia mempertanyakan keputusan pembatalan ini, “Saya ingat di awal Parks & Rec, kami semua khawatir akan dibatalkan karena rating kami tidak bagus. Tapi ada manusia-manusia istimewa di NBC yang percaya pada kami dan membiarkan kami berkembang serta memberi kesempatan kepada penonton untuk jatuh cinta pada karakter kami. Saya berharap hal ini terjadi pada Kevin, tapi sayangnya, sekarang kami hidup di waktu yang berbeda dalam industri ini. Semoga mesin-mesin tidak merusak semuanya.”
Pernyataan ini cukup beralasan; lanskap televisi saat ini sangat berbeda dibandingkan dulu, terutama dengan kebangkitan platform streaming yang sudah mendominasi industri. Banyak serial yang diputus sebelum musim pertama berakhir, dan sedikit yang mendapatkan kesempatan untuk mengeksplor cerita mereka lebih dalam. Tren ini juga terlihat pada platform seperti Netflix, dan kini tampaknya Prime Video tak luput dari konteks ini.
Opini Kita
Jujur, pembatalan Kevin setelah satu musim ini bikin kita mikir, apakah semua serial bagus sekarang harus terhenti hanya karena rating awal yang kurang? Kayaknya bakal seru banget kalau ada kesempatan kedua untuk serial ini, mengingat banyak penonton yang sudah kasih respon positif. Semoga saja ini menjadi pelajaran untuk studio agar lebih memberi kesempatan pada cerita-cerita yang punya potensi. Kita tunggu aja apakah ada keajaiban di masa depan!




