Hari ini, kita pasti langsung ingat IO Interactive berkat seri Hitman yang mendunia. Namun, saat studio ini masih muda, mereka juga sudah terhubung dengan Hitman. IO Interactive mulai mengembangkan game ini sejak rilis game pertama mereka, Hitman: Codename 47, di tahun 2000.
Dua tahun setelahnya, setelah meluncurkan Hitman 2: Silent Assassin, IO Interactive melakukan sesuatu yang mengejutkan: mereka merilis Freedom Fighters, sebuah game tembak-menembak pihak ketiga berbasis tim, yang berlatar di Amerika Serikat yang dijajah oleh Uni Soviet. Yang bikin game ini terkenal adalah sistem pertempurannya yang keren, di mana setiap pertempuran terdiri dari berbagai skirmish kecil antara berbagai tim dan prajurit. Ini membuat suasana permainan terasa sangat hidup.
Prahm, desainer utama, mengenang bahwa EA, sebagai penerbit, sempat meragukan kemampuan timnya dalam membuat game aksi yang seru. Dalam sebuah wawancara dengan Edge magazine, Prahm menjelaskan bahwa EA khawatir tim dari Hitman tidak bisa menghadirkan gameplay yang bikin adrenalin. Logis juga sih, karena mereka berhadapan dengan tantangan baru. “Selama satu tahun pertama, saya ingat kami benar-benar berjuang,” katanya.
Setelah satu tahun, IO masih kebingungan dengan level-level yang kosong. “Tidak ada aksi. Banyak level yang sepi, gameplay-nya juga belum ada.” Untuk mengatasi keraguan tersebut, EA meminta IO untuk meracik sesuatu yang bisa membuktikan bahwa mereka memang tahu apa yang mereka kerjakan.
Di tengah tekanan, Prahm berhasil menyusun klip musik dan gameplay, dan anehnya, itu sudah cukup untuk EA. Beberapa bulan kemudian, ketika IO akhirnya memiliki prototype yang bisa dimainkan untuk ditunjukkan, EA semakin terkesima. Prahm mengenang, “Mereka memiliki ekspektasi yang sangat rendah,” yang ternyata justru menguntungkan timnya. “Karena kami membawa sesuatu yang tidak mereka duga.” EA akhirnya memberi lampu hijau kepada tim dan mengajak Prahm untuk melakukan “tur pers improvisasi”. Selebihnya adalah sejarah: IO mulai mengembangkan visi yang lebih solid untuk Freedom Fighters, dan hasilnya adalah—menurut pendapat banyak orang—game terbaik yang pernah dibuat studio ini di luar seri Hitman.




