Studio animasi Jepang yang fokus pada stop-motion, dwarf studios, baru saja mengumumkan bahwa aktor kawakan Keanu Reeves bakal memerankan Jingoro Hidari dalam film samurai mereka yang berjudul HIDARI. Pengumuman ini disampaikan saat acara Annecy Animation Showcase di Festival Film Internasional Cannes ke-79.
Acara Annecy Animation Showcase menampilkan lima karya animasi yang masih dalam proses produksi dari berbagai belahan dunia, dan bagian dari inisiatif “Cannes Animation” yang berlangsung dari 15 hingga 17 Mei, dalam kerangka “Marché du Film”. Jepang sendiri adalah Negara Kehormatan 2026 di Marché du Film.
Film pilot HIDARI ditayangkan di acara tersebut bersamaan dengan diskusi bersama sutradara Masashi Kawamura dan produser Noriko Matsumoto. Mereka mempresentasikan status terkini serta prospek adaptasi film panjang HIDARI yang direncanakan berdurasi 90 menit.
Pilot film HIDARI pertama kali tayang secara online pada tahun 2023 dan telah mendapatkan lebih dari 4,9 juta views di kanal YouTube mereka. Film ini juga sudah meraih beberapa penghargaan di berbagai festival film internasional.
Website film ini menjelaskan alur cerita:
Seorang tukang kayu/pemahat terampil bernama Jingoro menghadapi pengkhianatan dari murid-muridnya sendiri, hingga mengakibatkan ia kehilangan tangan kanannya dan juga ayahnya dalam sebuah “kecelakaan” saat proses rekonstruksi Kastil Edo. Beberapa dekade kemudian… Jingoro melanjutkan perjalanan balas dendam bersama rekannya “Kucing Tidur” dan lengan prostetik berbentuk senjatanya. Orang-orang pun memanggilnya Jingoro “Hidari”, yang berarti “kiri” dalam bahasa Jepang.
Jingoro mengalahkan semua musuh yang mengkhianatinya, tetapi ia segera menemukan bahwa Tokugawa Shogunate ada di balik peristiwa pembunuhan tersebut. Ia mencari bukti terkait siapa yang merancang semua ini, dan bertarung melawan tentara mekanik di sepanjang perjalanan. Akhirnya, ia harus menghadapi otak dari semua pembunuhan ini, tapi sebelumnya ia harus menyelamatkan kota Edo dengan menghentikan Kastil Edo yang kini berubah jadi senjata pemusnah massal!
Jingoro Hidari adalah sosok legendaris dalam sejarah Jepang yang diyakini hidup di masa Edo dan terkenal dengan pahatan hewan yang sangat realistis. Konon, hewan-hewan tersebut dapat hidup kembali pada malam hari. Ada teori yang menyatakan bahwa nama “Hidari” diambil dari fakta bahwa ia kidal, atau mungkin juga karena ia hanya tersisa satu lengan setelah lengan kanannya dipotong oleh rival yang cemburu. Kisah asli film ini terinspirasi oleh berbagai teori tersebut.
Proyek film ini juga tengah berada di kampanye Kickstarter dan telah berhasil mengumpulkan 15.255.294 yen (sekitar US$95.961) dari 1.419 pendukung. Sebuah pembaruan di halaman Kickstarter film pada 5 September menyebutkan bahwa pihak staf memperkirakan proses produksi film ini akan memakan waktu sekitar empat tahun setelah mendapatkan lampu hijau. Media hiburan *Variety* sebelumnya telah mencatat bahwa film ini akan berbahasa Inggris dan dijadwalkan selesai pada tahun 2029.
Film ini juga mendapatkan dukungan finansial dari Questry, sebuah startup finansial yang bergerak di industri hiburan dan konten Jepang. Proyek film ini masih membuka kesempatan untuk lebih banyak mitra dan mengumpulkan dana untuk adaptasi panjangnya.
Selain menyutradarai, Kawamura juga menulis skrip. Iku Ogawa dari Pokémon Concierge berkolaborasi sebagai co-director serta mendesain karakter bersama Takeshi Yashiro, yang juga bertanggung jawab atas pahatan kayu dan desain seni. Yūsuke Tominaga, Masami Ouchi, dan banyak lainnya akan memproduksi film ini bersama Matsumoto. Film ini juga bekerja sama dengan TECARAT, yang berperan dalam pembuatan boneka kayu, serta studio kreatif Kawamura, Whatever Co., untuk penulisan skenario, arahan, desain seni, dan promosi.





