Berita mengejutkan datang dari dunia gaming! Sepertinya proyek terbaru dari pencipta Yakuza, Toshihiro Nagoshi, bernama Gang of Dragon, kini terancam tak bisa terwujud. Itu semua berawal saat investor besar asal Tiongkok, NetEase, memberi peringatan kepada studio Nagoshi bahwa mereka berencana untuk menghentikan pendanaan.
Gang of Dragon seharusnya menjadi game debut dari Nagoshi Studio, yang dibentuk oleh Nagoshi pada tahun 2022 setelah ia meninggalkan Ryu Ga Gotoku setahun sebelumnya. Tak heran jika game ini terlihat sangat mirip dengan Yakuza, dengan semua elemen khas yang membuat franchise tersebut begitu terkenal.
Kabar ini dilaporkan oleh Bloomberg, yang menyebutkan bahwa NetEase sudah memberi tahu para karyawan Nagoshi Studio bahwa mereka akan menghentikan dukungan finansial mulai Mei. Ini kemungkinan besar akan berujung pada penutupan studio Nagoshi. Seperti yang kita tahu, NetEase tengah dalam proses memotong investasi di bidang game, yang telah mengakibatkan penutupan beberapa studio dan pemutusan hubungan kerja.
Berdasarkan laporan Bloomberg, keputusan NetEase untuk mengurangi pendanaan pada Nagoshi diambil setelah mereka mengetahui bahwa Gang of Dragon membutuhkan sekitar ¥7 miliar (sekitar $44,4 juta) lagi untuk diselesaikan. Tampaknya Nagoshi sedang berusaha keras untuk mencari investor baru yang mau membantu pembiayaan studionya, namun sejauh ini belum berhasil.
Berita ini datang beberapa bulan setelah Gang of Dragon mendapatkan perhatian luas pada saat peluncuran ceritanya di The Game Awards bulan Desember lalu. Sekarang, semua harapan untuk melihat game ini mungkin akan sirna selamanya, dan itu tentu sangat disayangkan bagi para penggemar yang sudah menantikan kehadirannya.
Foto oleh Daniel Pearce/Edge Magazine/Future via Getty Images.




