Home Game 6 Game Shooter Paling Sulit yang Menghentak Dunia di Era 90-an!
Game

6 Game Shooter Paling Sulit yang Menghentak Dunia di Era 90-an!

Share
6 Game Shooter Paling Sulit yang Menghentak Dunia di Era 90-an!
Share

Berkat game seperti Doom yang legendaris, tahun ’90-an jadi masa keemasan untuk genre shooter, khususnya first-person shooters (FPS). Pada saat itu, banyak game yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, karena para pengembang masih terkurung dalam pola pikir arcade yang memaksa pemain menghabiskan waktu atau uang untuk mengalahkan game yang mereka mainkan. Campuran antara dua elemen ini memberikan pemain beberapa kampanye shooter tersulit dalam sejarah. Ditambah dengan beberapa game yang menambah kesulitan lewat mode multiplayer yang sulit dikuasai, rasanya ada koktail shooter yang menyiksa.

Berikut adalah enam game shooter paling sulit yang dicintai pemain di tahun ’90-an.

6) Wolfenstein 3D

Wolfenstein 3D muncul setahun sebelum Doom, sehingga bisa dibilang jadi nenek moyang genre FPS. Yang bikin Wolfenstein sulit adalah kombinasi antara kontrol yang canggung dan musuh yang sangat cepat. Sederhananya, siapa yang lebih dulu menembak biasanya yang akan menang, dan para tentara di sini sangat cepat.

Inline – HLD Private Trip

Apalagi kalau level kesulitan ditingkatkan, Wolfenstein 3D jadi game yang sangat tidak kenal ampun. Desain level dan variasi musuhnya mungkin tidak sekompleks Doom atau game-game setelahnya, tetapi kesederhanaan itulah yang justru membuatnya menantang.

5) Final Doom

Final Doom

Final Doom adalah game ketiga dalam seri ikonis dari id Software, meskipun sebenarnya dikembangkan oleh TeamTNT. Game ini adalah gabungan dari dua episode yang masing-masing memiliki 32 level (atau megawads), semua terjadi setelah Doom 2. Meskipun gameplay-nya mirip dengan Doom kedua, Final Doom meningkatkannya ke level yang baru.

TNT: Evilution, megawad pertama, masih sesuai dengan kesulitan yang diharapkan dari dua Doom sebelumnya. Namun, The Plutonia Experiment disebut-sebut sebagai versi Doom yang paling sulit selama bertahun-tahun. Level-levelnya sangat besar, dan beberapa kritikus bahkan menyebutnya “sadis.” Beberapa level pun terasa tidak adil, bikin game ini jadi pilihan untuk penggemar Doom yang hardcore.

Inline – AWS Open Trip
Baca juga  Harga Steam Controller di Australia Terungkap Jelang Rilis pada 5 Mei!

4) Contra: Hard Corps

Contra: Hard Corps

Contra: Hard Corps sering dianggap sebagai game tersulit di Sega Genesis. Meski bukan shooter pertama, jangan salah lihat dengan tampilan klasiknya. Ini adalah side-scroller yang tidak kenal ampun dan akan menguji keterampilan pemain dengan cara yang berbeda dibandingkan game lain.

Ingat, sekali terkena serangan, kehidupan digitalmu akan berakhir. Ini artinya kamu butuh ketepatan tinggi dalam mengendalikan jari dan mesti belajar pola-pola bos kalau ingin selamat. Membongkar seluk-beluk Hard Corps itu sangat berharga karena ada banyak jalan cerita dan karakter yang bisa dibuka, memberi nilai replay yang tinggi.

3) Shadow Warrior

Shadow Warrior

Shadow Warrior dibangun di atas engine Build yang juga digunakan oleh 3D Realms untuk Duke Nukem 3D. Namun, tantangan di sini jauh lebih besar berkat desain level yang kompleks, bikin pemain bisa merasa tersesat dalam labirin semak-semak dengan musuh yang bisa menghabisi satu tembakan.

Inline – AWV Youtube

Seperti banyak game di era ini, aksi yang cepat jadi keharusan. Kalau kamu nggak bisa bergerak dengan baik, bisa jadi kamu akan mengalami kesulitan. Yang bikin lebih sulit lagi, kamu mulai dengan peralatan terbatas, jadi level-level awal bisa jadi tantangan yang melelahkan. Bahkan kalau sudah melewati itu, Shadow Warrior tidak akan memperingan tantangannya; kamu hanya punya lebih banyak alat untuk membantu.

2) Blood

Blood

Blood juga dibuat dengan Build Engine, namun oleh Monolith Productions. Penggemar studio ini tahu kalau mereka punya gaya dalam menciptakan shooter yang sulit. Seri F.E.A.R. memiliki beberapa AI musuh terbaik di zamannya, membuatnya jadi salah satu game FPS yang paling menantang di Xbox 360 dan PlayStation 3.

Kesulitan Blood juga bikin deg-degan, berkat kombinasi musuh yang segera menyerang (berkat teknologi hitscan) dan sumber daya yang terbatas. Karena Monolith tidak memiliki akses ke AI maju yang mereka bikin untuk F.E.A.R., mereka memutuskan untuk mengatasi masalah itu dengan menghadapkan ratusan musuh ke pemain. Kamu hampir pasti bakal kewalahan, yang bikin navigasi di level yang penuh perangkap sulit banget.

Baca juga  Film 'We Are All Strangers' karya Anthony Chen Temukan Kesepakatan Global yang Menjanjikan!

1) Quake 3 Arena

Quake 3 Arena

Quake 3 Arena tidak memiliki kampanye pemain tunggal, yang mungkin membuatnya jadi pilihan yang aneh di daftar ini. Namun, ini adalah salah satu shooter multiplayer yang paling rumit di zamannya. Gerakan di sini sangat sulit untuk dikuasai, jadi akan banyak waktu dihabiskan untuk dipukul mundur oleh pemain lain.

Meski sudah memahami cara bergerak dalam Quake 3, kamu juga perlu belajar cara menggunakan senjata secara efektif. Ini bukan sekadar tujuan dan klik, kamu harus menguasai timing karena semua orang terus bergerak. Gaya cepat ini mungkin tidak cocok untuk semua orang, tetapi ketika sudah terbiasa, tidak ada banyak shooter yang lebih baik di sejarah video game.

Inline – HLD One Day Trip
Share