Home Game Studio Palworld: ‘Gamer Tidak Butuh AI di Game Mereka, yang Mendukung Justru Bukan dari Industri!’
Game

Studio Palworld: ‘Gamer Tidak Butuh AI di Game Mereka, yang Mendukung Justru Bukan dari Industri!’

Share
Studio Palworld: 'Gamer Tidak Butuh AI di Game Mereka, yang Mendukung Justru Bukan dari Industri!'
Share

Belakangan ini, dunia game sedang heboh dengan munculnya banyak judul yang menggunakan label AI. Setiap kali acara pameran game musim panas tiba, pertanyaannya selalu sama: seberapa banyak game-game ini yang dibikin dengan teknologi yang menuai banyak kontroversi ini? Jawabannya seringkali bikin geleng-geleng kepala, seperti yang terjadi dengan game Crazy Taxi yang baru saja diluncurkan.

Dalam sebuah wawancara dengan GamesRadar, John Buckley, kepala penerbitan dan komunikasi dari Pocketpair, memberikan pandangan yang menarik tentang kehadiran AI di industri game. Ia menyamakan dampak AI dengan “crypto palsu” di masa lalu, mengatakan, “Rasanya sangat mengganggu. Sepertinya semua orang yang bersemangat tentang AI ini bukan dari industri. Mereka, berani saya katakan, adalah orang luar yang ingin cepat kaya.” Meski begitu, Buckley mengakui bahwa nilai AI sebagai “alat pencarian atau asisten pengkodean” sangat berbeda, dan itu adalah diskusi lain.

(Gambar: Pocketpair)

Buckley juga menjelaskan tentang seni dan aset yang dihasilkan oleh AI. “Kami punya banyak seniman di dalam tim,” ujarnya. “Mereka suka mengerjakan sesuatu sendiri. Enggak ada alasan buat menghapus mereka hanya demi menggantinya dengan AI. Rasanya seolah tidak ada gunanya.” Menurutnya, keberadaan seni buatan AI hanya akan memicu backlash di media sosial, dan ia sepenuhnya memahami perasaan itu. “Bahkan saya yang ada di industri ini juga merasa, ya ampun, kenapa? Game lainmu udah bagus. Apakah itu perlu? Saya rasa pandangan ini bakal bertahan cukup lama.”

Inline – AWV Youtube

Buckley menegaskan, “Gamer tidak mau itu.” Dan jika gamer tidak mau, ya sudah, itu saja. “Enggak ada diskusi yang perlu dilakukan.” Semua pernyataan ini semakin mengukuhkan posisi Pocketpair yang hingga kini menolak menerbitkan game yang dibuat dengan AI generatif.

Baca juga  Makna Sebenarnya di Balik Akhir Film "Couples Weekend" Bersama Alexandra Daddario & Ashley Park!

Ia juga membayangkan masa depan di mana game dipasarkan karena keasliannya, di mana pembongkaran AI bukan untuk menunjukkan game dengan AI, melainkan sebaliknya. “Rasanya agak distopia… Itu menyedihkan kalau dipikir-pikir.” Mengingat penolakan terhadap pembongkaran AI dari tokoh-tokoh industri seperti CEO Epic Games, Tim Sweeney, serta banyaknya game besar yang kedapatan menggunakan “placeholder” AI tanpa pengumuman, masa depan itu sepertinya bukanlah hal yang mustahil.

Reaksi Kita

Sepertinya kita masih akan melihat banyak perdebatan tentang AI di industri game. Bakal seru banget kalau pengembang lebih mendengarkan suara gamer dalam hal ini. Semoga aja Pocketpair tetap konseisten dengan prinsipnya dan tidak terpengaruh dengan tren AI yang marak. Kita tunggu saja bagaimana perkembangan kedepannya, terutama di game-game yang akan datang!

Inline – HLD One Day Trip
Inline – HLD Private Trip
Share