Beberapa film cukup berdurasi singkat untuk mengingatkan kita kenapa film tersebut bisa jadi sangat terkenal — terutama film-film dari tahun ’90-an yang kaya akan nostalgia. Meski beberapa dari mereka sudah ditonton berkali-kali, tetap ada daya tarik untuk kembali menontonnya. Selain menghadirkan karakter dan momen ikonik, film-film ini juga menyuguhkan kenangan tentang bagaimana sinema di dekade itu beroperasi dan kenapa banyak yang masih menggemarinya hingga saat ini.
Jika kalian penggemar film dan ingin bernostalgia, berikut ada empat film yang pastinya akan membawa kalian kembali ke masa-masa indah tersebut. Kita bicara tentang para raksasa nostalgia yang worth untuk direvisit.
4) Clueless
Bicara tentang film tahun ’90-an, tidak lengkap rasanya tanpa menyebut Clueless. Film ini dengan sempurna berhasil mengubah drama remaja yang sepele jadi kisah menyenangkan yang kini jadi klasik abadi. Cher Horowitz (diperankan oleh Alicia Silverstone) adalah gadis kaya dan populer yang cinta fashion. Dia selalu merasa jago mengatur jodoh dan berusaha memperbaiki hidup orang-orang di sekitarnya. Ketika Cher memutuskan untuk membantu siswi baru Tai (Brittany Murphy) agar jadi populer, dia malah terlalu fokus pada masalah orang lain sampai lupa untuk menyadari betapa banyaknya yang harus dia pelajari tentang hidup.
Cher memang terkadang overconfident dan kesimpulannya sering lucu, tapi cara pandangnya terhadap dunia sangat menghibur. Outfit-nya yang ikonis dan ekspresi wajah yang memorable (berkat performa fantastis Silverstone) jadi bagian besar dari apa yang menjadikan film ini sebagai staple ’90-an. Clueless tahu cara menjadikan obsesi karakter terhadap popularitas dan penampilan sebagai bahan lelucon, dan buat yang tumbuh di tahun ’90-an, pasti bisa mengenang momen-momen serupa saat bersekolah. Sedangkan untuk generasi muda, ini adalah gambaran pengalaman SMA yang mungkin banyak dari mereka harapkan. Film ini memang sangat mencerminkan zamannya, tapi tetap ikonis hingga sekarang.
3) Jurassic Park

Adakah film yang lebih nostaljik dari Jurassic Park? Sensasi dan ketegangan film ini masih bisa dirasakan sampai hari ini. Siapa pun yang menonton pasti ingat adegan-adegan legendaris, dari penampilan pertama dinosaurus sampai saat T-rex muncul saat badai. Ceritanya mengikuti sekelompok ahli yang mengunjungi taman hiburan di sebuah pulau, tempat ilmuwan berhasil menghidupkan kembali dinosaurus melalui rekayasa genetika. Sayangnya, sistem keamanan gagal, hewan-hewan buas itu kabur, dan kunjungan mereka berubah menjadi pertarungan untuk bertahan hidup. Meskipun tergolong film petualangan, daya tarik nostalgia film ini juga datang dari cara penyampaian ceritanya yang membuat setiap kemunculan dinosaurus terasa mendebarkan.
Di Jurassic Park, tidak ada yang terburu-buru untuk menunjukkan segalanya sekaligus, itu yang membuat setiap kemunculan dinosaurus terasa memukau. Efek praktis dan animatroniknya masih mengesankan meski teknologi CGI sudah berkembang pesat. Siapa yang tidak ingat saat pertama kali menonton film ini dan langsung berkhayal ingin mengunjungi taman seperti itu di dunia nyata? Ketegangan, karakter-karakter tak terlupakan, dan pesan relevan bahwa meskipun sesuatu bisa diciptakan, bukan berarti kita bisa mengendalikan sepenuhnya. Franchise-nya sendiri sangat solid (walaupun film-film Jurassic World terkadang sulit untuk dipertahankan), tapi tidak ada yang bisa menandingi kehebatan film pertama ini, kan?
2) The Parent Trap

The Parent Trap adalah salah satu film yang nggak pernah kehilangan pesonanya. Cerita berpusat pada saudara kembar Annie dan Hallie (diperankan oleh Lindsay Lohan) yang terpisah sejak bayi setelah orang tua mereka bercerai dan kebetulan bertemu di sebuah kamp musim panas. Setelah tahu bahwa mereka saudara, mereka memutuskan untuk bertukar tempat: Annie ke California untuk bertemu ayahnya, Nick (Dennis Quaid), sementara Hallie ke London untuk bertemu ibunya, Elizabeth (Natasha Richardson). Tujuannya untuk menyatukan kembali orang tua mereka, tapi rencana ini makin rumit saat Meredith Blake (Elaine Hendrix), tunangan Nick, muncul.
Jalan ceritanya memang bisa diprediksi, tapi film ini berhasil memanfaatkan semua ide dari awal sampai akhir tanpa bertele-tele atau berlebihan. Banyak yang berkontribusi pada kehebohan film ini adalah Lohan, yang berhasil memberikan kepribadian yang khas pada kedua tokoh kembar sehingga terasa berbeda. Kombinasi momen lucu dan emosional membuat penonton terus ingin tahu bagaimana kelanjutannya. Dan jujur, Meredith adalah salah satu bagian terbaik film: dia terlampau mudah untuk tidak disukai sehingga setiap usaha yang dilakukan kembar untuk menggagalkan rencananya jadi makin lucu. The Parent Trap membawa kembali perasaan menonton film Disney saat liburan musim panas di masa kecil, dan itu selalu terasa spesial.
1) Home Alone

Salah satu film klasik tak lekang oleh waktu, Home Alone adalah jenis film yang hampir semua orang pasti sudah menonton, karena selalu ada dalam daftar tonton Natal setiap tahun. Ini komedi Natal terbaik yang mengikuti kisah Kevin McCallister (Macaulay Culkin), seorang bocah berumur delapan tahun yang tertinggal di rumah ketika keluarganya pergi ke Paris untuk liburan. Awalnya, dia justru menikmati kebebasan untuk melakukan apa pun yang sebelumnya tidak bisa dia lakukan tanpa pengawasan orang dewasa, tetapi kesenangannya berakhir saat dua pencuri, Harry (Joe Pesci) dan Marv (Daniel Stern), mencoba membobol rumahnya. Meskipun berbahaya, ide untuk melihat seorang anak melawan dua penjahat dengan berbagai jebakan konyol sangat menggembirakan.
Komedi datang dari perjuangan Harry dan Marv yang terus menerus mencoba masuk meskipun mengalami deretan kecelakaan yang membuat siapapun berpikir untuk menyerah, sementara Kevin berhasil bersikap cerdas tanpa kehilangan sisi kekanak-kanakan. Tapi film ini lebih dari sekadar itu; Home Alone juga punya pesan manis tersendiri, di mana Kevin akhirnya mulai merindukan keluarganya dan sadar kalau berada di rumah sendirian tidak seindah yang dibayangkan. Suasana Natal, cerita keluarga, dan komedi fisik menyatu menjadi formula yang sempurna, menjelaskan kenapa film ini jadi tradisi bagi banyak orang. Meskipun sudah tahu semua yang akan terjadi saat pencuri muncul, nonton Kevin menerapkan rencananya selalu tetap seru.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau bisa nonton ulang film-film nostalgia ini, terutama saat berkumpul dengan keluarga atau teman. Dari Clueless sampai Home Alone, setiap film punya kenangan yang kebanget ngangenin. Semoga aja kita bisa dapat momen seru lagi seperti dulu!





