Beruntung banget jadi gamer zaman sekarang! Dengan banyaknya CPU dan kartu grafis canggih yang beredar, banyak yang mengalami kenyamanan saat main game dengan pengaturan grafis maksimal. Namun, mungkin banyak yang nggak sadar kalau sebenarnya banyak game yang nggak perlu dimainkan di pengaturan “Ultra” agar tetap terlihat kece. Seiring perkembangan teknologi upscaling, perbedaan antara pengaturan Ultra dan High sering kali sulit dikenali. Mari kita gali lebih dalam!
Selama ini, pengaturan grafis sering kali diabaikan karena kombinasi game yang tidak terlalu demanding dan hardware yang super canggih. Contohnya, sistem yang dipakai saat ini mengandalkan AMD Ryzen 9 7950X3D dan PowerColor Red Devil RX 7900 XTX. Dengan kombinasi ini, hampir semua game bisa dimainkan di pengaturan Ultra, bahkan pada resolusi 4K dan ray tracing aktif. Namun, harapan itu bisa membuat gamer buta terhadap potensi sebenarnya dari pengaturan grafis.
Sistem yang Digunakan
Karena banyaknya game simulator klasik dan indie yang lebih ringan, selama ini penggunaan grafis sulit untuk dievaluasi. Rencananya, pengujian ini akan dilakukan dengan beberapa game yang menarik, di mana pengaturan paling tinggi disetting untuk bisa dimainkan setidaknya 30 FPS. Gambar contoh akan diambil saat memakai pengaturan Ultra dengan upscaling Quality, lalu dibandingkan dengan Balanced upscaling dan pengaturan yang lebih rendah, yaitu High atau Medium.
Yuk, Kita Lihat Beberapa Game
Cyberpunk 2077
Siapa yang tidak kenal dengan Cyberpunk 2077? Game ini terkenal dengan grafis yang memukau, tapi saat di-setting ke Raytracing Overdrive dengan 4K, performanya turun drastis—20 FPS di terbaiknya. Meski bikin frustasi, game ini tetap terlihat luar biasa.
Namun, saat menggunakan Balanced Upscaling, penampilan game tetap memukau dan performanya menjadi lebih playable. Selain beberapa detail latar yang sedikit lebih hidup, sulit banget untuk bedain antara pengaturan Ultra dan Balanced. Jujur aja, Cyberpunk 2077 dengan pengaturan Ultra tanpa ray tracing pun masih bisa bikin gamer betah!
Alan Wake 2
Berpindah dari dunia futuristik ke atmosfir gelap Alan Wake 2, game ini menunjukkan bahwa grafik yang menipu bisa menguras kinerja PC. Dengan pengaturan terbaik, FPS bisa di bawah 3—sangat tidak playable. Tapi, begitu beralih ke FSR Balanced, fps melonjak dan game ini jadi lebih nyaman dimainkan dengan detail tetap terjaga.
Malahan, saat diturunkan jadi pengaturan High atau Medium, perbedaan visual yang terlihat sangat minimal. Kecoak dan kegelapan dalam gameplay justru membuat gamer lebih fokus pada cerita daripada berharap grafis sempurna.
Hogwarts Legacy
Hogwarts Legacy juga tidak mau kalah dalam hal grafis. Meski tidak sepenuhnya realistis, permainan ini sangat immersive. Dengan menghindari ray tracing, fps naik dan gameplay tetap terasa memuaskan. Di perbandingan ini, grafisnya tetap cerah dan memikat tanpa harus mengorbankan FPS.
Final Fantasy VII: Rebirth
Game final fantasy ini mungkin tidak seindah game lain, tapi bisa menghajar beberapa VRAM yang ada. Meski pengaturan Ultra jalan dengan baik, banyak gamer bisa puas dengan pengaturan yang lebih rendah tanpa kehilangan banyak detail. Sedikit mengubah pengaturan ke High malah memberikan performa yang lebih baik untuk pengalaman bermain.
Bukan Tanpa Alasan, Tapi Tidak Selalu Perlu
Berlarut-larut menggunakan pengaturan Ultra hanya untuk mendapatkan screenshot cantik? Itu mungkin ada benarnya. Tetapi hasil akhir dari game-game modern menunjukkan kita bisa tetap menikmati gameplay yang smooth tanpa harus mengorbankan terlalu banyak pada visual. Kebanyakan gamer, baiknya bermain di pengaturan yang memberi pengalaman lebih baik tanpa pusing memikirkan harga kartu grafis yang melambung tinggi.
Reaksi AWverse
Kita semua pasti ingin pengalaman gaming terbaik tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Kayaknya bakal seru banget kalau lebih banyak gamer bisa menikmati game impian mereka dengan pengaturan yang lebih efisien tanpa mengorbankan grafis! Semoga aja pengembang game makin pintar dalam menyeimbangkan performa dan kualitas visual. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis game-game selanjutnya!

