Home Game Hero Baru Mech dari Overwatch: Sequel D.Va dengan Gaya Pedang dan Perisai, tapi Tanpa Kode ‘Pasta Spaghetti’!
Game

Hero Baru Mech dari Overwatch: Sequel D.Va dengan Gaya Pedang dan Perisai, tapi Tanpa Kode ‘Pasta Spaghetti’!

Share
Hero Baru Mech dari Overwatch: Sequel D.Va dengan Gaya Pedang dan Perisai, tapi Tanpa Kode 'Pasta Spaghetti'!
Share

Di tahun 2018, Blizzard mengungkapkan hal konyol tentang hero mech ikonik mereka, D.Va: Segalanya tentang dirinya itu berantakan di dalamnya. Direktur game Aaron Keller bahkan menyebut cara pemrograman D.Va itu seperti “piringan spageti”. Ketika D.Va meninggalkan mech-nya, sebenarnya dia beralih menjadi hero terpisah menurut sistem game, yang bikin banyak masalah ganjil dan bug yang aneh.

Tapi, hal itu nggak akan terjadi pada D.mon, hero mech terbaru yang akan bergabung dengan Overwatch. Produser utama hero, Kenny Hudson, menjelaskan dalam wawancara grup dengan PC Gamer bahwa D.mon adalah “satu entitas”. Meskipun dia bisa terpisah dari mech-nya seperti D.Va, sistemnya jauh lebih rapi.

“Membutuhkan sedikit usaha, pasti memperbanyak animasi dan semacamnya,” tambahnya. “Tapi secara keseluruhan, ini bikin pengalaman menciptakan D.Mon jadi lebih mudah, memperbaiki D.Mon, dan menyediakan aset untuk D.Mon lebih gampang bagi tim.” Ini berita bagus karena kayanya D.Mon bakal menarik banyak pemain untuk beralih ke peran tank saat dia debut di season 4 minggu depan. Hudson juga memberikan demo singkat tentang kitnya yang dibangun di sekitar pedang energi dan perisai. D.Mon ini mirip dengan sekuel Reinhardt, yang berfungsi menjaga garis depan dan langsung menghantam target.

Inline – HLD One Day Trip

Sebagai pemimpin MEKA Squad, grup pilot mech asal Korea yang termasuk D.Va, D.Mon jauh lebih kokoh dibandingkan D.Va yang lincah melayang-layang di medan perang. D.Mon terikat di tanah, tapi masih bisa melakukan dash ke segala arah menggunakan sumber bahan bakar terbatas. Di bahunya terdapat mesin pistol yang bisa digunakan untuk jarak jauh sebelum dia cukup dekat untuk mengambil perisainya. Dengan perisai aktif, dia hampir bisa dibilang seperti Reinhardt yang lebih cepat, ditambah kemampuan charge untuk mendorong musuh (atau menjatuhkan mereka dari tepi).

Baca juga  Solo Leveling: Karma Rilis Trailer Baru yang Menggali Cerita Menariknya!

(Image credit: Blizzard Entertainment)

Ultimate-nya, Limit Break, mungkin jadi alasan utama kenapa orang bakal main D.Mon (atau melarangnya). Dia melakukan serangan slash besar dengan pedang, mengoyak celah di setiap serangan sehingga musuh menerima kerusakan lebih. Selain itu, dia juga mendapatkan bonus kesehatan yang besar. Hudson mengatakan, D.Mon sangat berbahaya dalam komposisi tim yang bisa menggilas musuh dengan cepat dan sangat cocok dengan hero yang fokus pada damage yang bisa dengan cepat memanfaatkan debuff dari ultinya.

Bagian favorit saya tentang D.Mon adalah saat dia terlempar keluar dari mech dengan hanya senjata mesin mech-nya. Selain bisa mendorong musuh saat memanggil mech-nya, kita bisa lihat lengan dan kaki mech terbang dan terkunci seperti dalam episode Voltron. Animasi keseluruhan sangat keren dan bikin saya penasaran apakah Blizzard suatu hari akan mengejutkan kita dengan lebih banyak anggota dari MEKA Squad.

Inline – HLD One Day Trip

D.Mon akan hadir bersama season 4 pada 11 Agustus.

Reaksi AWverse

Kayaknya D.Mon bakal jadi hit di kalangan pemain yang suka main tank! Dengan desain yang kuat dan gaya bermain yang fresh, bisa-bisa dia jadi favorit baru banyak orang. Semoga aja Blizzard bisa terus menghadirkan karakter-karakter seru dan unik kayak D.Mon ke dalam Overwatch!

Inline – HLD One Day Trip
Share