Sejak pertama kali muncul, franchise Mortal Kombat memang selalu bikin penasaran. Ketika memutuskan akan ada film Mortal Kombat II, tantangan terbesar adalah memilih karakter-karakter ikonik yang akan dihadirkan dalam waktu dua jam. Dan hebatnya, film ini nggak cuma menawarkan lebih banyak karakter dan fatality, tetapi juga memperkaya cerita yang sudah ada. Baru-baru ini, ComicBook berkesempatan ngobrol dengan Simon McQuoid selaku sutradara Mortal Kombat II untuk mengupas bagaimana tim kreatif memutuskan karakter dan fatality yang bakal ditampilkan, serta tantangan yang dihadapi saat mewujudkan fatality di layar lebar.
Dengan daftar karakter yang segudang, memilih lineup akhir untuk film ini bukanlah perkara gampang. McQuoid mengungkapkan salah satu kunci yang membantu mereka mempersempit pilihan karakter. “Ed Boon dan timnya telah menciptakan banyak karakter selama bertahun-tahun, jadi sulit untuk memutuskan karakter yang menarik dan mengurangi menjadi yang kita miliki,” kata McQuoid. “Kita butuh karakter yang bisa terhubung dengan penonton secara mendalam, agar penonton bisa ikut merasakan perjalanan mereka. Bukan hanya dari sisi permukaan, tapi juga melalui cerita emosional yang mereka jalani.”
McQuoid juga menjelaskan kenapa karakter Baraka ditampilkan, meski kehadirannya lebih untuk mendukung pengembangan si Johnny Cage. “Kami memilih karakter berdasarkan cinta yang dimiliki orang untuk mereka, sekaligus melihat tugas naratif yang bisa mereka emban dalam cerita. Ini ada banyak lapisan di dalamnya, dan kita nggak mau terlalu banyak karakter yang bikin cerita jadi menyebar,” tambah McQuoid.
Mortal Kombat’s Simon McQuoid Ungkap Perbedaan Antara Fatality di Game dan Film
Dalam Mortal Kombat II, ada banyak fatality yang ditampilkan. Namun, ada perbedaan signifikan antara fatality di game dan film. Salah satu alasannya adalah tingkat realisme yang didapat. McQuoid menjelaskan, “Fatality itu menarik karena di video game, dengan efek CG, kita bisa berbuat banyak. Tapi ketika itu harus terlihat nyata, segala sesuatu jadi sangat krusial.”
Upaya mereka adalah membuat setiap fatality memiliki dampak emosional yang kuat, seperti ketika Kitana dan Shao Khan tampil di momen penting. Menggabungkan fatality dengan momen yang menggugah pastinya memberi kesan lebih mendalam, asalkan relevan dengan cerita karakter tersebut.
“Kita ingin fatality itu cocok dengan yang terjadi pada karakter, sehingga penonton bukan hanya suka, tetapi juga bisa merasakan bobot dari fatality itu saat digunakan,” jelas McQuoid. “Hal hebat dari apa yang Ed dan tim lakukan di Mortal Kombat adalah karakternya. Banyak orang cinta sama karakter-karakter ini. Semua ini mendukung karakter dan hubungan mereka, jadi ketika kita melihat fatality yang megah, itu jadi pengalaman yang luar biasa.”
Film Mortal Kombat II sekarang telah tersedia di Prime Video, Apple TV, Fandango, dan platform digital lainnya.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau kita bisa melihat lebih banyak momen emosional dengan fatality yang impactful di film ini! Semoga aja McQuoid dan tim bisa terus mempertahankan keseimbangan antara aksi dan cerita, sehingga penonton bisa merasakan koneksi mendalam dengan karakter-karakter ikonik itu. Nggak sabar menunggu rilisnya!




