Musim kedua dari A Knight of the Seven Kingdoms semakin mendekat, dan sepertinya bakal menawarkan perbedaan besar dibandingkan dengan pendahulu-pendahulu seperti Game of Thrones dan House of the Dragon. Setelah tayang perdana pada Januari lalu, A Knight of the Seven Kingdoms berhasil mencuri perhatian, dengan rata-rata 13 juta penonton di HBO dan HBO Max untuk empat episode pertamanya. Angka ini menunjukkan bahwa penonton masih setia mengikuti kisah di dunia Westeros.
Berbeda dengan Game of Thrones dan House of the Dragon, A Knight of the Seven Kingdoms memberikan cerita yang lebih intim dan personal. Berdasarkan novella karya George R.R. Martin berjudul “The Hedge Knight,” musim pertama memperkenalkan kita pada Ser Duncan the Tall yang diperankan oleh Peter Claffey dan pengikut mudanya, Egg (Dexter Sol Ansell).
Peter Claffey dan showrunner Ira Parker sempat berbincang dengan The Ankler mengenai A Knight of the Seven Kingdoms. Parker menegaskan bahwa musim kedua ini adalah “adaptasi yang setia” dari kisah kedua Dunk dan Egg, berjudul “The Sword Sword.” Ia juga menjelaskan bahwa cerita di musim kedua akan memberikan nuansa yang “lebih tenang dan intim” dibandingkan musim pertama. Berikut adalah kutipan dari Ira:
“Musim kedua adalah adaptasi yang setia dari novella ini yang menurut kami sangat bagus. Sejujurnya, kisah ini mungkin akan menjadi lebih tenang dan intim, jika itu mungkin.”
Kedekatan karakter dan skala yang lebih kecil di A Knight of the Seven Kingdoms memberikan angin segar dibandingkan dengan luasnya cerita di Game of Thrones dan kegelapan House of the Dragon. Ser Duncan dan Egg berinteraksi dengan masyarakat rendah di Westeros, perjalanan mereka terasa sangat personal tanpa mengincar nasib tujuh kerajaan yang terancam.
Walaupun begitu, Egg sebetulnya adalah Aegon Targaryen, yang kelak akan jadi raja. Petualangan Dunk yang penuh liku itu juga terhubung dengan Keluarga Targaryen, dan pertempurannya di musim pertama mengakibatkan kematian Baelor Targaryen (Bertie Carvel), yang mengubah nasib kerajaan.
Musim kedua A Knight of the Seven Kingdoms akan membawa Dunk dan Egg ke Reach, yang sedang dilanda kekeringan parah. Mereka akan bertemu dengan karakter-karakter baru, termasuk Lucy Boynton sebagai Lady Rohanne Webber, Babou Ceesay sebagai Ser Bennis dari Brown Shield, dan Peter Mullan sebagai Ser Eustace Osgrey.
Walaupun sempat terhambat oleh banjir katastrofik di bendungan Las Niñas di Gran Canaria, yang memaksa pengalihan lokasi syuting ke tempat baru di Spanyol, A Knight of the Seven Kingdoms tetap dijadwalkan tayang di HBO pada tahun 2027. Dengan Warner Brothers Discovery sebelumnya melaporkan bahwa musim pertama berhasil meraih 36 juta penayangan global per episode, tak ada yang bisa menghalangi kembalinya Dunk dan Egg.
Di sisi lain, House of the Dragon musim ketiga dijadwalkan tayang di HBO dan HBO Max pada 21 Juni, melanjutkan peperangan brutal Targaryen untuk merebut Takhta Besi. Sementara itu, para penggemar A Knight of the Seven Kingdoms bisa menantikan lebih banyak kisah menawan dari Dunk dan Egg yang bebas dari ancaman naga saat musim kedua tayang tahun depan.




