Home Anime Penggemar One Piece Melupakan Tema Terbesar dalam Cerita!
Anime

Penggemar One Piece Melupakan Tema Terbesar dalam Cerita!

Share
Penggemar One Piece Melupakan Tema Terbesar dalam Cerita!
Share

Manga One Piece udah memasuki Saga Terakhir sejak 2022, tapi sepertinya masih jauh dari kata selesai. Salah satu hal yang bikin cerita ini legendaris adalah panjangnya jalan cerita yang memberikan kesempatan untuk Luffy dan kawan-kawan menjelajahi dunia, melawan musuh yang lebih kuat, dan membantu sekutu-sekutu baru yang mereka temui. Selain itu, dengan cerita yang sangat panjang, One Piece bisa menyelami tema-tema yang dalam dan kompleks dengan jangkauan yang jauh lebih luas. Salah satu tema paling terkenal yang banyak dibahas adalah kebebasan, yang sangat lekat dengan karakter utamanya, Luffy.

Sebelum mendapatkan kekuatan Buah Setannya dan menjadi Pejuang Pembebasan, Luffy sudah lama mendambakan kebebasan. Tujuan awal dia memulai perjalanan adalah supaya dia bisa menjadi manusia terbebas di dunia ini, dan dia paham itu nggak mungkin tercapai tanpa jadi Raja Bajak Laut. Namun, ada satu tema penting lainnya yang udah dieksplorasi One Piece sejak awal cerita yang jarang banget dibahas, padahal sangat relevan. Tema ini sangat melekat juga pada sosok Luffy, dan itu semakin terlihat setelah dia bangkit dengan kekuatan Gear 5-nya.

Turning Imagination into Reality Adalah Tema Inti di One Piece

Di Chapter 218, setelah meninggalkan Alabasta, Bajak Laut Topi Jerami melihat sebuah kapal raksasa jatuh dari langit. Di panel tersebut ada kutipan dari fisikawan Willy Karen: “Apa pun yang bisa dibayangkan manusia adalah kemungkinan dalam kenyataan.” Cerita belum mengungkap lebih jauh tentang fisikawan imajiner ini, tapi kata-katanya tetap relevan hingga saat ini. Konsep membuat sesuatu menjadi kenyataan hanya dengan menginginkannya bukanlah hal baru dalam cerita ini. Pappagu, bintang laut yang percaya dirinya bisa berbicara, akhirnya melakukannya.

Inline – AWS Open Trip
Baca juga  Hokuto no Ken -Fist of the North Star- Umumkan 3 Anggota Cast Baru yang Bikin Penasaran!

Nggak ada penjelasan lain kenapa bintang laut bisa berkomunikasi dan hidup seperti manusia, selain fakta bahwa itu semua adalah imajinasinya yang manifestasi menjadi nyata. Namun, nggak ada karakter lain yang lebih menggambarkan tema ini ketimbang Luffy, terutama setelah kebangkitan Gear 5-nya. Shepherd Ju Peter, salah satu dari Lima Tua, mengungkapkan bahwa Nika adalah sosok yang bertarung persis seperti yang dia bayangkan. Cerita ini udah sering menunjukkan betapa eksentriknya bentuk terkuat Luffy. Gaya bertarungnya yang unik dan konyol lebih cocok buat dia dibandingkan dengan yang edgy.

Kekuatan Luffy membolehkannya mengubah tubuh dan sekelilingnya menjadi karet. Namun, berkali-kali, Luffy melakukan hal-hal yang menantang logika. Dia bisa membuat gelas dari rambutnya, menciptakan cat dari udara, dan benar-benar melakukan apa pun yang dia inginkan, bahkan jika itu di luar batas kemungkinan. Ini tidak ada hubungannya dengan kekuatannya; ini terjadi karena dia merasa lebih bebas di bentuk Gear 5-nya. Dia hanya bisa melakukan semua hal ini di bentuk itu karena kebebasan yang dia miliki membuatnya tak terhentikan, yang tepat sekali menjadi cara One Piece mengaitkan dua tema inti melalui karakter utamanya.

Inline – AWV Youtube
Share