Garfield, kucing kartun yang sudah jadi ikon sejati di seluruh dunia, selevel dengan Mickey Mouse dan Bugs Bunny. Popularitasnya bertahan selama beberapa dekade, termasuk film animasi terbaru yang menampilkan suara Chris Pratt. Petualangan Garfield dimulai pada tahun 1982, tapi ada satu cerita yang bahkan diingat banyak anak hingga kini: Garfield’s Halloween Adventure. Bukan hanya karena plotnya yang seru atau leluconnya yang menghibur, melainkan karena film ini cukup terkenal menyisipkan ketakutan yang bikin merinding, meskipun ditujukan untuk anak-anak berusia 4-8 tahun!
Debut pada 30 Oktober 1985, episode Halloween keempat Garfield ini mengejutkan banyak orang dengan betapa menakutkannya, terutama mengingat bahwa pemeran utama di dalamnya adalah kucing sarkastik dan anjing yang selalu melongo. Program ini terus ditayangkan secara musiman di CBS dan nyaris semua yang menontonnya akan selalu ingat dengan pengalaman pertama mereka. Seolah ada jebakan, kita datang untuk sesuatu yang lucu dan menggemaskan, tapi malah terbangun dengan mimpi buruk tentang si kucing kartun kesayangan.
Garfield’s Halloween Adventure Adalah Film Horor Tersembunyi untuk Anak-anak
Dalam Garfield’s Halloween Adventure, Garfield bersiap untuk malam mengumpulkan permen dari tetangga-tetangganya. Dia dan Odie berdandan sebagai bajak laut agar bisa bercampur dengan anak-anak yang sedang Trick or Treat. Tapi, enggak ada penjelasan mengapa mereka berdua bisa berbicara sementara mulutnya tetap tertutup, atau mengapa tidak ada yang menanyakan keberadaan kucing dan anjing di tengah manusia yang berdandan. Hal yang paling bikin khawatir adalah bila Odie kehabisan permen coklat, tapi kan mereka kartun, jadi kita bisa abaikan itu untuk saat ini.
Setelah malam berburu permen yang sukses, Garfield nekat menyeberangi sungai untuk meningkatkan jumlah permen yang didapat. Di sinilah ceritanya mulai beralih ke sisi gelap. Duo ini akhirnya tiba di tanah yang asing dan langkah pertama mereka di depan sebuah rumah yang bobrok. Awalnya tak ada yang salah, karena mereka masuk ke dalam rumah yang tampak sepi (dan tentu saja tidak berhantu), dengan ruang tamu yang hangat dan perapian yang cozy. Namun, saat mereka bersantai di dekat perapian, terjadilah jump scare saat mereka bertemu dengan seorang lelaki tua di kursi yang selama ini mengawasi mereka, menceritakan rahasia pulau yang sedang mereka jelajahi.
Lelaki tua itu bercerita bagaimana bajak laut mengubur harta di pulau itu 100 tahun yang lalu, dan malam Halloween ini adalah waktu saat mereka akan bangkit dari kubur untuk mengambilnya kembali. Garfield skeptis, sampai sebuah petir menyambar dan lelaki tua itu menghilang. Di seberang air, sebuah kapal hantu mendekat ke rumah, dan tidak lama setelah itu, Garfield dan Odie harus berhadapan dengan sekelompok bajak laut hantu yang marah. Mereka berhasil melarikan diri dan kembali ke rumah untuk menikmati permen, menutup cerita ini dengan akhir yang penuh kejutan yang tidak mau kami spoil!
Pencipta Garfield Ingin Petualangan Halloween Ini Sebenarnya Menakutkan
Para sensor sangat khawatir episode Halloween ini terlalu menakutkan untuk penonton muda. Namun, pencipta Garfield, Jim Davis, berjuang keras agar visinya tidak hancur seperti labu busuk. Banyak kompromi yang dibuat, seperti membiarkan hantu-hantu tetap menyeramkan, tapi tidak boleh melakukan tindakan yang mengancam karakter hidup. Namun pada akhirnya, semua perjuangan itu membuahkan hasil, dan Davis bisa menghadirkan sesuatu yang dia banggakan, termasuk kunjungan ke rumah berhantu.
“Saya ingin memulainya dengan sesuatu yang sangat familier,” kata Jim Davis dalam sebuah wawancara dengan AV Club di tahun 2014. “Garfield melanjutkan harinya dengan ‘permen, permen, permen’ dan pergi Trick or Treat, lalu saya ingin mengubahnya. Saya ingin mengarahkan ke tempat yang setidaknya bisa menakuti anak-anak berusia 4 tahun. Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah mengeluarkan [Garfield dan Odie] dari rumah dan lingkungan—jadi perahu itu mewakili, jika mereka kehilangan kendali dan perahu itu membawa mereka ke tempat lain. Di mana pun mereka berakhir, itu akan lebih dipercaya dibanding jika berada di rumah Garfield.”
Garfield’s Halloween Adventure Inovatif Untuk Zaman Itu
Banyak anak yang tumbuh menonton Garfield’s Halloween Adventure pasti ingat segmen terakhir dengan lelaki tua menyeramkan. Cara dia digambar sangat kontras dengan gaya animasi Garfield yang biasanya ceria, dan hal ini memang sengaja dilakukan oleh Davis agar terlihat lebih mengancam. Animasi digarap di studio produksi milik Davis di Indiana untuk memiliki kontrol lebih baik dalam meraih efek visual yang lebih menakutkan. Di era 1985, menambahkan efek cahaya mengelilingi hantu jauh lebih sulit dibandingkan hanya satu klik mouse seperti sekarang ini. Tim animasi bekerja keras untuk mewujudkan mimpi Davis tentang mimpi buruk Garfield. Suara dan musik juga mendapat perhatian ekstra, termasuk detak jantung yang mendebarkan selama pertemuan dengan lelaki tua itu, bikin suasana semakin tegang dan membuat Alfred Hitchcock bangga.
Garfield’s Halloween Adventure masih dikenang hingga sekarang melalui internet dan rilis rumah, tapi bagi mereka yang tumbuh dengan menontonnya di TV dengan antena telinga kelinci, pengalaman mengerikan dari cerita hantu di akhir itu mengubah segalanya. Jika terapis saya bertanya mengapa saya punya masalah percaya, saya bisa menyalahkan Jim Davis yang membuat saya pikir saya sedang menonton kartun lucu tentang Garfield yang berburu permen, tetapi malah terbangun dengan trauma ringan. Bagi banyak anak muda di tahun 80-an, episode spesial ini mungkin jadi pengalaman pertama mereka merasakan apa itu jump scare. Jika ada yang bilang Garfield bertanggung jawab atas itu, mereka mungkin tidak akan percaya sebelum melihatnya sendiri.
Reaksi AWverse
Kita semua pasti ingat momen-momen seru saat menonton Garfield’s Halloween Adventure. Rasanya bakal seru banget kalau ada remaster atau spin-off dari cerita ini! Semoga studio nggak mengubah esensi asli dan tetap mempertahankan unsur ketakutan yang bikin nostalgia, karena bisa jadi momen Halloween yang pas buat generasi baru!





