House of the Dragon dan Game of Thrones sebelumnya adalah dua acara yang terkenal dengan adegan kematian mengejutkan. Menghilangkan karakter-karakter favorit fans telah menjadi ciri khas dalam karya George R.R. Martin sejak dulu, dan acara TV pun mengikuti jejaknya. Banyak penggemar pasti ingat saat mereka melihat momen ikonik seperti kematian Ned Stark di episode kesembilan, juga momen-momen penuh drama seperti Red Wedding dan Pertarungan Para Bastard.
Tapi bukan hanya kematian yang bikin kita terkejut, ada juga senjata rahasia lain di Game of Thrones: kebangkitan karakter. Ingat kan, di episode terakhir musim 5, Jon Snow dibunuh oleh anggota Night’s Watch, tampil kembali di musim 6 dalam momen yang membawa cerita menuju kesimpulan. Nah, House of the Dragon mengikuti jejak ini dengan menghidupkan kembali sosok yang dianggap mati, menandai menuju akhir cerita. Spoiler alert, naga Aegon, Sunfyre, kembali ke kehidupan!
House of the Dragon Sudah Menyiapkan Kebangkitan Sunfyre
Di musim kedua House of the Dragon, kita melihat rivalitas antara Aemond dan Aegon II yang semakin memuncak saat Aemond dan naganya, Vhagar, menyerang Aegon II dan Sunfyre. Duel tersebut menjadi titik balik, memungkinkan Rhaenyra untuk melangkah masuk ke King’s Landing dan mengklaim Iron Throne untuk dirinya sendiri. Saat ini, Aemond terjebak dalam delusi di Harrenhal sementara Aegon II berkelana di Westeros bersama Larys Strong, berusaha untuk tetap hidup dan tidak tertangkap.
Dalam perjalanan mereka, keduanya menemukan tubuh Sunfyre yang terlihat sudah mati akibat pertempuran. Aegon, meskipun semua orang berasumsi dia sudah tiada, tetap yakin bahwa Sunfyre sebenarnya masih hidup, meskipun tidak ada napas dan orang-orang desa memungut uang untuk menyentuh tubuhnya.
Namun, pekan ini, acara ini menunjukkan bahwa Aegon benar. Saat dia dan Tyland Lannister menunggu pasukan Mooton, keduanya percaya akan segera menemui ajal. Tapi ada sesuatu yang mengubah suasana. Kata-kata yang keluar dari mulut Aegon terdengar kuat, tetapi suara gemuruh dan getaran pohon di belakangnya mengungkapkan apa yang benar-benar menakutkan pasukan lawan: Sunfyre.
Masih hidup dan terlihat seperti Harvey Dent pascapatrung, naga itu tidak hanya membuktikan bahwa mereka tidak mati, tetapi kehadirannya memberi semangat baru pada Aegon untuk kembali ke King’s Landing dan merebut kembali yang dianggap miliknya.
Kembalinya Sunfyre Menyusun House of the Dragon Menuju Musim Terakhir
Penting untuk dicatat bahwa pertemuan kembali Aegon dan Sunfyre adalah momen krusial dalam teks Fire & Blood, tetapi kondisi perpisahan mereka dalam acara ini sangat berbeda. Meskipun hasil akhirnya bisa jadi sama. Di buku, cedera Aegon dan Sunfyre tidak disengaja, meskipun keduanya terpisah untuk pemulihan. Namun, pada akhirnya, naga itu kembali untuk pemiliknya. Beberapa dalam buku mencatat bahwa Sunfyre mungkin merasa bahwa Aegon membutuhkannya.
House of the Dragon mengangkat tema ini, dengan Aegon yang terpuruk dalam kekalahan dan rasa kasihan pada diri sendiri sepanjang musim. Namun, emosinya berbalik ketika dia berdiri menghadapi pasukan Mooten, mencabut pedangnya, dan menyatakan identitasnya. Emosi berat ini tampaknya mendorong Sunfyre untuk bangkit dan mencari pemiliknya, datang membantu.
Kebangkitan dan pertemuan kembali ini memiliki dampak besar bagi akhir cerita House of the Dragon. Dalam plot yang sudah ada, Aegon dan Sunfyre masih memiliki banyak yang harus dilakukan, termasuk kematian besar yang akan terjadi akibat reuni mereka. Ini berarti episode minggu ini telah mengubah dinamika kekuasaan di Westeros dengan cara yang signifikan.
Dengan itu, masih banyak perubahan lainnya dalam narasi House of the Dragon yang memunculkan banyak pertanyaan. Apakah Aegon akan tetap bertekad untuk menghabisi saudaranya, Aemond? Bagaimana kembalinya naga ini memengaruhi pandangan rakyat biasa terhadap Rhaenyra? Siapa yang akan menjadi pengendara naga terakhir yang tersisa? Setelah episode ini, hanya ada satu episode tersisa di musim ketiga dan hanya satu lagi musim yang direncanakan untuk House of the Dragon. Kehadiran Sunfyre berarti bahwa akhir cerita sudah mulai terlihat di depan mata.
Reaksi AWverse
Kembalinya Sunfyre bikin jantung berdebar! Kayaknya bakal seru banget kalau kita lihat bagaimana Aegon dan Sunfyre bekerja sama untuk merebut kembali Iron Throne. Semoga aja studio nggak mengulang kesalahan di musim sebelumnya dan mempersembahkan momen yang epik di musim terakhir ini. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti!

