Berita mengejutkan datang dari dunia gaming Jepang! Mantan eksekutif GungHo Online Entertainment, Takanori Kikuchi, ditangkap oleh kepolisian Tokyo karena dugaan penipuan yang berujung pada penggelapan dana perusahaan hingga sekitar 246 juta yen, atau setara dengan 1,675 juta dolar AS. Ternyata, ini semua terjadi saat Kikuchi menjabat sebagai kepala divisi sistem. Yang lebih mengecewakan, dia sudah mengakui kesalahannya!
Menurut laporan dari Jiji.com, GungHo menyampaikan pernyataan resmi setelah penangkapan Kikuchi, menyebutkan bahwa mereka sudah mengajukan tuntutan pidana pada 5 Oktober. Namun, GungHo memilih untuk tidak mengumumkan berita ini secara terbuka lebih awal demi menjaga proses investigasi yang sedang berjalan. Jadi, saat itu, nama Takanori Kikuchi tidak disebutkan dalam pernyataan resmi mereka.
Meski begitu, kabar ini bukanlah yang pertama kalinya bagi GungHo. Pada Agustus 2025, perusahaan ini juga mengumumkan pemecatan seorang mantan eksekutif karena kasus penggelapan yang terjadi pada bulan Juli. Kikuchi diduga telah menyalahgunakan tanggung jawabnya dengan membuat pesanan bisnis fiktif untuk dirinya sendiri melalui layanan pencocokan kerja yang dioperasikan oleh perusahaan pihak ketiga selama bertahun-tahun. Dari situ, dia berhasil menarik dana sekitar 100 juta yen dengan membayar biaya outsourcing untuk rekan bisnis yang tidak pernah ada!
Setelah investigasi awal, GungHo pun membentuk tim investigasi internal yang melibatkan dua auditor independen untuk mendalami kasus ini lebih lanjut. Dalam pernyataan terbarunya, mereka berjanji akan terus melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Salah satu langkah yang disebutkan adalah memperluas program pendidikan dan pelatihan kepatuhan internal.
Perusahaan juga mengalami perubahan kepemimpinan. Kazuki Morishita yang sebelumnya menjabat sebagai CEO, Presiden, dan Direktur Utama, mengundurkan diri pada 1 Februari. Posisi tersebut kini dipegang oleh Kazuya Sakai, yang sebelumnya menjabat sebagai CFO dan juga Direktur Divisi Keuangan.
GungHo Online Entertainment sendiri dikenal luas berkat game puzzle fenomenal mereka, Puzzle & Dragons. Selain itu, mereka juga mengelola server Jepang untuk MMORPG Ragnarok Online, serta telah ikut menggarap beberapa game lain seperti TEPPEN, Ninjala, dan Disney Pixel RPG.
Reaksi AWverse
Duh, berita ini bikin patah semangat, ya! GungHo sebagai salah satu pemain besar di industri game pasti merasa terdampak banget. Semoga aja mereka bisa segera bangkit dan mengembalikan reputasi mereka. Fans berharap yang terbaik, dan semoga nggak ada lagi skandal seperti ini yang merusak kepercayaan kita terhadap studio-studio besar. Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya!




