Home Series Spesial Kontroversial Discovery Channel: Siapa yang Berani Menyaksikan Hostnya Dimangsa Ular?
Series

Spesial Kontroversial Discovery Channel: Siapa yang Berani Menyaksikan Hostnya Dimangsa Ular?

Share
Spesial Kontroversial Discovery Channel: Siapa yang Berani Menyaksikan Hostnya Dimangsa Ular?
Share

Pada bulan Desember 2014, Discovery Channel meluncurkan sebuah spesial yang terdengar seperti naskah film horor alam liar: “Eaten Alive” adalah dokumenter yang berlebihan dan terkesan satu kali, yang menjanjikan penonton untuk melihat ahli ular Paul Rosolie dengan sukarela ditelan hidup-hidup oleh seekor anaconda raksasa.

Promosi Discovery untuk spesial yang licin ini menciptakan kehebohan media, menarik perhatian penonton yang penasaran apakah seorang pria benar-benar bisa selamat setelah ditelan ular — sementara juga menarik kritik dari kelompok hak-hak hewan seperti PETA, yang menganggapnya sebagai aksi kejam yang menyiksa hewan demi rating. Menanggapi kritik tersebut, baik Rosolie maupun Discovery Channel bersikeras bahwa ini semua demi sains dan konservasi Amazon.

Inline – HLD One Day Trip

Di dalam “Eaten Alive,” 90 menit pertama spesial ini mengikuti Rosolie yang menjelajahi bagian terpencil Amazon, berharap menemukan ular yang cocok untuk aksi yang dijanjikannya. Namun, sayangnya, spesial ini tidak memenuhi hype yang ada. Setelah berjam-jam membangun ketegangan, Rosolie — yang mengenakan suit pelindung dari serat karbon yang disemprot darah babi — memang terjepit oleh anaconda besar, tetapi pesta yang diharapkan tidak berlanjut. Setelah ular itu membuka rahangnya di sekitar helmnya, Rosolie mulai cemas bahwa tangannya bisa patah, dan aksi itu segera dihentikan.

“Eaten Alive” Sukses Besar di Peringkat Discovery

Rosolie kemudian membahas aksi yang gagal tersebut dalam sebuah wawancara dengan Entertainment Weekly. “Ular itu tidak mau memakan saya, pada awalnya. Dia tidak tertarik,” katanya. “Tapi setelah saya menunjukkan diri sebagai predator dan dia ketakutan, dia pun mempertahankan diri. Dia benar-benar memukul saya di wajah dan hal terakhir yang saya lihat adalah mulutnya terbuka lebar sebelum semuanya menjadi gelap. Lalu dia melilit saya dan saya merasakan suit itu retak dan lengan saya terlepas dari soket. Itu benar-benar menakutkan.”

Baca juga  Pengguna PlayStation Plus Diperingatkan: Game Gratis Baru Ini "Menghancurkan" dan "Sangat Gelap"!

Secepatnya, backlash pun mengikuti spesial ini. Setelah media sosial ramai dengan penonton yang menuduh “Eaten Alive” melakukan iklan yang menipu, Rosolie membela diri terhadap kritik tersebut. “Saya melakukan banyak wawancara sebelum acara dan saya tidak pernah bilang saya dimakan,” katanya kepada PIX11 News. “Saya bilang kami akan mencoba, tetapi kami sudah memberikan yang terbaik. Kami tentu saja mendekati itu.”

Inline – HLD Private Trip

Meskipun kontroversi yang melimpah, semua itu berujung baik bagi Discovery. Menurut Deadline, spesial ini menarik 4,1 juta penonton, menjadikannya siaran alam dengan rating tertinggi mereka sejak “Life” pada tahun 2010, dan siaran dengan rating terbaik di tahun 2014 di kalangan pria berusia 18 hingga 34 tahun.

Reaksi Penonton

Jujur, ini adalah salah satu momen yang paling absurd dalam sejarah televisi. Penasaran dengan ulasan ini? Semoga studio tidak mengulang kesalahan yang sama lagi jika mereka memang merencanakan proyek serupa di masa depan. Rasanya kayaknya bakal seru banget kalau Discovery bisa menghadirkan konten dengan pendekatan yang lebih realistis, tanpa perlu mengorbankan nyawa hewan. Mari kita tunggu pembuktiannya di proyek mendatang!

Inline – AWS Open Trip
Share