Ketika bicara soal momen bersejarah di televisi, susah banget untuk nggak nyebut kiss antara William Shatner dan Nichelle Nichols di episode “Star Trek” tahun 1968. Momen ini jadi terkenal banget sebagai contoh awal ciuman antar ras di TV, tapi ternyata, ini bukan yang pertama. Malahan, untuk Shatner sendiri, ini juga bukan yang pertama kali.
Di tahun 1958, Shatner sudah pernah mencium aktris keturunan Asia Amerika, France Nuyen, saat beraksi di acara “The Ed Sullivan Show”. Lalu, di tahun 1967, dia kembali berbagi ciuman dengan BarBara Luna, yang memiliki darah Filipina, dalam episode “Star Trek” sebelumnya. Di waktu yang sama, sudah ada beberapa ciuman antar ras di televisi yang tidak melibatkan Shatner, termasuk Lucille Ball yang mencium Desi Arnaz di “I Love Lucy” dan Lloyd Bridges yang berbagi ciuman dengan aktris Jepang Nobu McCarthy di “Sea Hunt”.
Namun, aura ciuman antara Shatner dan Nichols lebih berani, terutama mengingat konteks sosial saat itu. Amerika sedang bergelut dengan pergerakan hak sipil dan trauma pasca pembunuhan Martin Luther King Jr. yang terjadi delapan bulan sebelumnya. Jadi, Shatner dan Nichols bener-bener dianggap sebagai aktor kulit hitam dan putih pertama yang mencium di layar dalam acara yang terencana.



