Dalam jumpa langsung di Instagram pada 21 Oktober, para aktor veteran Jennifer Hale dan Mark Meer yang memerankan Commander Shepard dalam game legendaris Mass Effect, menyampaikan pandangan mereka kepada para penggemar seri ini. Mereka menggali lebih dalam mengenai BioWare dan berbicara tentang masa depan studio yang telah memberikan banyak kenangan bagi industri game. Berikut ini adalah beberapa highlight menarik dari perbincangan mereka.
Jennifer Hale, dengan semangatnya yang khas, mengungkapkan rasa harapnya meski dalam situasi kritis: “Saya merasa anehnya optimis, dan saya tidak bisa menjelaskan alasannya. Namun, yang paling menjadi perhatian saya adalah para pegawai yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan,” ungkapnya. Hale menyayangkan nasib tim BioWare yang sedang mencari tempat baru untuk berkarya.
Dia juga menyinggung tentang penjualan EA kepada dana investasi publik Saudi dan Jared Kushner, “Saya tidak tahu apakah mereka adalah penggemar IP ini, tetapi jika mereka menyadari nilai yang mereka miliki, mungkin ada harapan akan masa depan. Ini sangat sulit membayangkan BioWare akan ditutup, terutama ketika kepemilikan sebelumnya mungkin tidak sepenuhnya memahami apa itu BioWare.” Hale menambahkan bahwa ada kemungkinan mereka akan merilis IP yang selama ini mereka pegang dan berharap seseorang akan mengambil alih dan mengembangkan IP tersebut.
Di sisi lain, Mark Meer berbagi rasa duka yang mendalam. “Ini adalah kabar yang sangat menyedihkan. Ini adalah kehilangan besar bagi Edmonton, Kanada, dan bagi industri game secara umum,” katanya. Meer menegaskan keterikatan BioWare dengan komunitas lokal di Edmonton, yang menjadi simbol penting bagi industri kreatif di kota tersebut.
Merasa dekat dengan penggemar, Meer menegaskan pentingnya tidak melupakan warisan Mass Effect. “Game ini akan terus hidup selama para penggemar menjaganya. Selama ada yang tetap mengirimkan fanart atau foto cosplay, saya akan terus merayakannya bersama mereka,” tambahnya. Dengan semangat menyambut HUT ke-20 Mass Effect 1 tahun depan, Meer dan para penggemar berkomitmen untuk merayakannya meski tanpa dukungan perusahaan. “Kita akan merayakan bersama, kita akan ada di sini,” katanya penuh keyakinan.
Reaksi kedua aktor ini mencerminkan latar belakang mereka: Hale sebagai salah satu suara utama dalam industri game menyentuh masalah BioWare secara mendalam, sementara Meer dengan kecintaannya terhadap komunitas teater di Edmonton fokus pada dampak penutupan terhadap kota yang dicintainya.
Baik Hale maupun Meer menekankan betapa banyak kebahagiaan dan makna yang dibawa oleh karya BioWare, yang tidak bisa diambil oleh perusahaan-perusahaan investasi dengan motivasi keuntungan semata. Hale menunjukkan optimisme terkait hak dan potensi masa depan franchise, meski tantangan crowdfunding masih besar. “Kayaknya bakal seru banget kalau ada yang berani bikin Kickstarter untuk menghidupkan kembali BioWare,” ungkapnya optimis.
Sayangnya, hal ini sangat mungkin hanya angan-angan. Adanya harga tinggi untuk menghidupkan kembali IP sekelas BioWare menjadikan ide tersebut sangat menantang. Kita juga dapat melihat kembali pada kisah Ultima yang seakan dilupakan oleh EA dalam dua dekade terakhir. Banyak gamers tidak menyadari bahwa seri ini punya pengaruh besar dalam pengembangan RPG di dunia.
Namun, harapan tidak sepenuhnya sirna. Kita semua menunggu sosok pahlawan di industri ini, dan jika ada individu di luar sana yang memiliki cukup sumber daya dan kecintaan terhadap RPG, mungkin ada harapan untuk BioWare. Bisa jadi, kita akan melihat kebangkitan mereka dengan cara yang tak terbayangkan.
Reaksi AWverse
Nggak sabar deh nunggu apa yang bakal terjadi selanjutnya! Jika ada peluang untuk menghidupkan BioWare lagi, pasti banyak penggemar yang siap mendukung. Semoga aja ada pemimpin yang peduli dan bisa mengambil alih untuk mengembalikan kejayaan seri ini. Bener-bener seru kalau kita bisa lihat Mass Effect beraksi lagi dengan kekuatan penuh!





