Bungie akhirnya angkat bicara untuk menanggapi rumor yang menyatakan bahwa mereka berencana menggabungkan IP Destiny dan Marathon. Berita ini muncul di tengah banyaknya pertanyaan tentang masa depan kedua franchise tersebut.
Rumor yang beredar minggu ini mengklaim bahwa Bungie sedang menguji coba untuk merombak Marathon dan Destiny menjadi satu IP. Namun, Julia Nardin, direktur kreatif Marathon, dengan tegas membantah hal tersebut. Dia mengungkapkan melalui media sosial, “Sebagai orang yang bekerja di kedua proyek, saya bisa memastikan bahwa ‘kebocoran’ tentang penggabungan ini itu tidak benar. Keduanya memiliki DNA Bungie yang sama, tetapi seperti saudara, mereka juga adalah entitas yang independen.”
Momen ini cukup bikin gelisah bagi para penggemar Bungie, Destiny, dan Marathon. Marathon awalnya diluncurkan sebagai shooter ekstraksi yang sangat hardcore, tetapi Bungie sedang merombaknya agar mirip dengan Destiny karena game tersebut kesulitan menarik pemain. Sementara itu, Bungie memutuskan untuk menghentikan pengembangan Destiny 2 untuk fokus pada Marathon, yang sempat mengecewakan banyak penggemar Destiny. Siaran langsung dari Sony Interactive Entertainment, induk perusahaan Bungie, dipenuhi dengan seruan agar Bungie kembali ke dunia Destiny, baik untuk melanjutkan Destiny 2 atau mengerjakan Destiny 3.
Pekan ini, Bungie mengumumkan akan mengalihkan fokus dari konten musiman ke PvE, dan mengumumkan penundaan signifikan untuk pembaruan berikutnya dari Marathon. Pembaruan yang seharusnya dirilis pada 22 September, kini dijadwalkan ulang menjadi 8 Desember. Pembaruan besar lainnya juga akan hadir di bulan Maret. Pada 6 Oktober, Marathon akan mendapatkan pembaruan kecil yang akan mereset progres dan ekonomi dalam game untuk mempersiapkan perubahan besar ke depan.
Dalam klarifikasi lewat media sosial, Bungie menegaskan bahwa pembaruan di bulan Desember dan Maret akan gratis, bukan DLC berbayar. “Jika kamu memiliki Marathon, pembaruan Desember dan Maret akan tersedia tanpa biaya tambahan,” ungkap studio tersebut. “Itu termasuk konten gameplay seperti zona baru, senjata, dan Runners.”
Namun, muncul pertanyaan: mengapa perlu mengeluarkan klarifikasi ini? Beberapa orang beranggapan bahwa ini menandakan langkah menuju model free-to-play dengan dukungan ekspansi berbayar, dan pembaruan ini seharusnya tidak disamakan dengan konten ekspansi biasa. Sayangnya, Bungie belum mengumumkan ekspansi apa pun untuk Marathon. Mungkin saja rencananya adalah menghadirkan edisi berbeda dari Marathon, dengan beberapa yang berbayar, yang berdampingan dengan versi gratis. Ini bisa memberi pemain berbagai pilihan konten sesuai keinginan mereka.
Di tengah semua ini, ada kekhawatiran tentang komitmen Sony terhadap Marathon. Meskipun mereka mendukung game ini secara terbuka, beberapa penggemar merasa khawatir akan masa depannya. Statistik jumlah pemain di Steam tidak selalu mencerminkan kondisi game multiplatform, namun Marathon pernah mencatat puncak sebanyak 2.464 pemain dalam 24 jam, turun dari puncak tertinggi sepanjang masa 77.358 pemain saat peluncuran pada bulan Maret.
Reaksi AWverse
Kayaknya situasi ini cukup bikin kita penasaran ya! Semoga Bungie bisa berfokus dan memperbaiki Marathon, tanpa melupakan penggemar Destiny yang sudah setia. Hanya waktu yang bisa membuktikan apakah pengumuman ini bakal berujung positif atau tidak bagi komunitas. Kita tunggu aja aksi nyata dari Bungie, semoga pembaruan yang datang benar-benar membawa perbaikan yang diharapkan!

