Berita duka datang dari dunia game ketika Riot Games mengumumkan bahwa proyek game pertarungan mereka, 2XKO, akan menghentikan pengembangan aktifnya pada bulan Desember mendatang. Pengumuman ini mungkin sudah bisa dirasakan oleh banyak penggemar, namun tetap saja, kabarnya seperti petir di siang bolong bagi komunitas game pertarungan.
Dalam sebuah blog post yang dirilis pada 20 Agustus, tim 2XKO mengakui bahwa jumlah pemain yang aktif saat ini tidak cukup untuk mendukung kelangsungan game ini ke depan. “Selama beberapa bulan terakhir, kami mengamati perkembangan 2XKO dengan cermat, dan hasilnya menunjukkan hal yang jelas: meski banyak dari kalian mencoba game ini dan ada komunitas yang play setiap hari, kami tidak melihat cukup pemain untuk bisa melanjutkan game ini ke arah yang berkelanjutan,” tulis mereka.
Dengan berat hati, tim @Play2XKO mengumumkan update mengenai masa depan game ini.
– Pengembangan aktif akan berakhir di bulan Desember.
– Patch konten terakhir akan tersedia di bulan Oktober.
– Server akan tetap online.
– Pembelian dalam game yang dilakukan sebelum 20 Agustus akan dikembalikan.
https://t.co/3UQF7kh5S4— Riot Games (@riotgames) August 20, 2026
Berita baiknya, 2XKO akan tetap online setelah tahun 2026, dan gameplay offline tidak akan terpengaruh. Selama sisa tahun ini, tim akan terus mengeluarkan konten baru, termasuk peningkatan fitur, penambahan dua juara baru yaitu Lux dan Samira, serta perbaikan bug terakhir di bulan Desember. Namun, status permainan online aktif ke depannya mungkin masih bisa berubah, sesuai dengan memang dituliskan di blog Riot, “Kami akan memberikan pemberitahuan lebih awal jika ada perubahan.”
Setelah pengumuman tersebut, tim memberikan gambaran mengenai apa yang akan datang selanjutnya untuk game ini. Dalam beberapa bulan ke depan, Riot akan menonaktifkan pembelian KO Points, mengembalikan semua pembelian sebelum 20 Agustus, serta menyiapkan paket belanja yang hampir mencakup semua konten kosmetik 2XKO seharga $39,99. Sebagian besar item juga akan tersedia untuk Credits. Riot juga akan membuka akses sebagian besar konten gameplay, termasuk semua juara.
Mereka juga akan menghapus sistem seperti Battle Pass, KO Points, Champion Tokens, serta menonaktifkan lobby ranked untuk menyederhanakan pengalaman lobby casual. “Lobby ranked akan dinonaktifkan agar kami dapat mencocokkan pemain dalam satu kumpulan pemain per server,” jelas mereka. “Lobby casual masih akan dicocokkan berdasarkan kemampuan, jadi kalian masih akan melihat pemain dengan level skill yang serupa.” Lobby privat tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Yang menarik, 2XKO Competitive Series akan terus berlangsung hingga akhir 2026, namun setelah itu, seri ini akan berakhir selamanya. Riot akan tetap mendukung pemain dan penyelenggara turnamen selama periode ini, termasuk memberikan hadiah untuk semua acara Major dan Challenger. Acara terakhir dari Competitive Series akan tetap dilaksanakan pada bulan November.
Tim juga menjelaskan alasan di balik penghentian pengembangan game ini, dengan menyatakan, “Pemain fanatik game tag fighter menyukai 2XKO, tetapi sebagian besar pemain game pertarungan lainnya sulit untuk menemukan alasan untuk bertahan dengan game ini… Kami tidak melihat adanya perubahan signifikan yang mendalam dalam trajektori 2XKO; hanya bagian kecil dari apa yang diperlukan untuk menuju keberlanjutan. Seiring waktu, menjadi jelas bahwa kami tidak bisa melanjutkan pengembangan aktif game ini.”
Tentu saja, respons dari komunitas game pertarungan sangat negatif. Bahkan, Evo, turnamen game pertarungan terbesar di dunia, juga memberikan reaksi. “Ini bukan kabar yang kami harapkan hari ini. Kirimkan cinta untuk tim yang bekerja keras untuk mewujudkan game ini.”
Salah satu pemain mengekspresikan kekecewaannya di X, “Saya merasa sangat sedih untuk tim 2XKO dan untuk diri saya sendiri serta semua orang yang menyukai game ini. Sangat disayangkan bahwa Riot berpaling dari game yang tidak memiliki angka LoL.” Sementara itu, yang lainnya menambahkan, “Riot benar-benar harus berhenti membatalkan segala sesuatu yang tidak sebesar LoL. Gak akan mungkin mereka mencapai tingkat kesuksesan yang sama lagi. Tidak realistis untuk menyingkirkan semua yang tidak mencapai standar itu.”
Seperti yang telah disebutkan, gejala penurunan 2XKO sudah terlihat sejak lama. Pemain memang sudah mulai cemas setelah Riot memberhentikan banyak anggota tim pengembang game ini pada bulan Februari, yang menimbulkan kekhawatiran akan kematian game ini. Sayangnya, kekhawatiran tersebut menjadi kenyataan, meski setidaknya masih ada harapan dengan server yang tetap online untuk saat ini.
Reaksi Kita
Kabar penghentian pengembangan 2XKO bikin hati siapa pun yang mencintai game pertarungan ini remuk redam. Semoga aja Riot bisa segera menemukan formula yang pas agar game mereka selanjutnya bisa bertahan lebih lama. Kayaknya bakal seru banget kalau mereka bisa menghidupkan kembali semangat permainan dengan konten yang lebih menarik dan dukungan yang lebih kuat dari komunitas. Kita tunggu aja langkah mereka selanjutnya!

