Peringatan! Ada spoiler untuk 007 First Light di bawah ini.
Game 007 First Light sudah resmi dirilis, dan nampaknya IO Interactive mulai menyemai benih untuk masa depan Bond. Alur cerita dalam game ini penuh dengan kejutan, selalu memperkenalkan musuh baru dan rencana jahat mereka. Pemain akan terus dipaksa untuk menebak-nebak hingga akhir, bahkan tidak semua benang cerita terurai dengan sempurna, yang mungkin bikin sebagian penggemar terkejut.
Di 007 First Light, kita mengikuti petualangan James Bond yang menggali konspirasi terkait AI bernama Theia milik MI6. Seharusnya, AI ini membantu MI6 dalam memberikan intel penting untuk menghentikan para penjahat, tapi ternyata teknologi ini penuh dengan cacat dan sangat mudah disusupi. Sang pencipta, Nicolas Webb, memanfaatkan teknologi ini untuk kepentingan pribadi, yang merusak kredibilitas MI6 dan pemerintah. Tapi seperti biasa, Bond menyelamatkan hari dan menghentikan para penjahat. Namun, ada satu benang merah yang masih menggantung: seorang wanita misterius bernama Isola.
Bond sering bertemu Isola sepanjang cerita, meski maksud dan identitasnya tetap menjadi teka-teki. MI6 pun tidak bisa mengidentifikasinya meski memiliki banyak sumber daya. Bond juga gagal menemukan asal-usul Isola, karena ia menghindari keterlibatan dengan lembaga lain seperti CIA. Dia akhirnya mengkhianati Bond dengan membunuh Webb dan mencuri inti dari versi cermin mesin AI milik Webb yang dikenal sebagai Hyperion. Walaupun Isola punya rasa iba terhadap Bond dan tidak bermaksud langsung melukainya, tujuan mereka jelas bertentangan.
Akhir dari game ini menampilkan dialog antara M dan Bond tentang organisasi misterius yang beroperasi dalam bayang-bayang, dan bagaimana hal itu bisa menjadi ancaman bagi dunia. M juga memberikan kode nama 007 kepada Bond dan kita disuguhkan dengan urutan ikonik tembakan senjata sebelum muncul kalimat “James Bond akan kembali,” yang mengonfirmasi bahwa sekuel ada dalam rencana IO Interactive. Dari sini, tampaknya Isola juga hampir pasti akan kembali. IO Interactive memberi perhatian besar tidak hanya kepada karakter Isola, tetapi juga kepada penguasanya.
Meski game ini tidak memberikan jawaban yang pasti, tampaknya Isola bekerja untuk Spectre, organisasi bayangan yang sering dihadapi Bond di media lainnya. Banyak musuh terbesar Bond merupakan bagian dari Spectre atau pemimpin penting di organisasi kriminal/teroris itu, jadi sangat wajar jika mereka berperan di game 007 mendatang. Dengan Isola yang memiliki inti dari teknologi AI kuat, kemungkinan besar Spectre dapat menyebabkan kerusakan besar bagi dunia.
Saat ini, belum jelas kapan IO Interactive akan kembali ke dunia Bond. Developer ini sebelumnya mengatakan kepada IGN bahwa mereka berharap bisa membuat trilogi seputar 007, tapi tentu saja itu tergantung dari kesuksesan First Light. 007 First Light sudah mendapatkan banyak ulasan positif, dengan IGN mencatat bahwa ini adalah “penampilan terbaik Bond sejak GoldenEye.”
Bisa dibayangkan jika game ini laku keras, baik IO Interactive maupun pemilik Bond, Amazon MGM, akan berusaha keras untuk segera merilis sekuel. Namun, IO Interactive juga sedang mengerjakan game fantasy dan punya keinginan untuk kembali ke seri Hitman di masa mendatang. Hanya waktu yang akan memberitahu bagaimana Bond akan berintegrasi dalam rencana tersebut, tetapi IO Interactive adalah tim yang cukup efisien, jadi semoga tidak akan lama menunggu petualangan Bond berikutnya.
Amazon MGM juga mungkin ingin menciptakan sinergi saat mulai merombak James Bond untuk layar lebar. Casting untuk Bond berikutnya sedang berlangsung, dan diharapkan merupakan film berikutnya dari Denis Villeneuve setelah ia menyelesaikan proyek Dune Part 3 yang akan tayang bulan Desember ini. Bagi yang berharap Idris Elba sebagai Bond selanjutnya, aktor tersebut baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia tidak pernah terlibat dalam perlombaan untuk peran tersebut. Amazon MGM diperkirakan akan memilih aktor yang lebih muda untuk memerankan peran ini, setengahnya demi masa depan franchise ini.





