Sejak awal pengumuman Lanterns, penggemar sudah mulai ramai berspekulasi tentang bagaimana kisah DCU ini akan berjalan. Beberapa teori muncul dari harapan, namun perlahan-lahan berkembang menjadi ekspektasi nyata, terutama ketika mulai ada percikan harapan untuk melihat garis besar cerita “Blackest Night” di layar kaca. Ketika pemeran utama mulai diperkenalkan, banyak yang terjebak dalam teori tentang karakter-karakter yang sebenarnya tak ada di komik DC.
Salah satu contoh yang menarik adalah ketika Paul Ben-Victor, bintang dari The Wire, diumumkan sebagai pemeran Antaan. Karakternya digambarkan sebagai “makhluk luar angkasa yang berkomitmen untuk mengungkap kebenaran serta membalas dendam terhadap mereka yang menyakitkan bangsanya,” ditambah lagi dengan “kebencian mendalam dan tak terputus terhadap hukum.” Sejumlah penggemar mulai beranggapan bahwa Antaan bisa jadi adalah Atrocitus, karakter Red Lantern yang akan membawa banyak pengembangan ke dalam mitologi Lantern. Namun, episode terbaru Lanterns tidak hanya menghancurkan teori tersebut, tapi juga mengingatkan bahwa harapan-harapan ini tak selalu sesuai dengan kenyataan.
DCU Tidak Pernah Berniat Memperkenalkan Red Lanterns Seperti Ini
Gampang banget memahami kenapa penggemar DC awalnya sangat berharap bahwa Antaan bukanlah karakter yang tampaknya. Benang merah utama dalam seri ini adalah pencarian Manhunter terakhir, makhluk yang diciptakan oleh Guardians of the Universe sebelum Green Lanterns ada. Layaknya di komik, Manhunters di DCU mengalami kegagalan dan melakukan sejumlah kekacauan.
Ketika Antaan muncul dalam Lanterns dan menjelaskan alasannya ingin menemukan dan menghabisi sang Manhunter, penggemar yang percaya bahwa dia adalah Atrocitus semakin berpegang pada anggapan itu. Tidak heran, sebab latar belakang Atrocitus dalam canon DC juga serupa: bangsanya dibunuh oleh Manhunters, yang mendorong kemarahannya dan mengakibatkan lahirnya Red Lantern Corps.
Jadi saat episode terbaru dari Lanterns malah menunjukkan bahwa Antaan bukan Atrocitus dan bahkan mati dengan cara yang cukup memalukan di tangan Hal Jordan, ini jelas mengecewakan banyak penggemar. Antaan bukanlah villain besar dengan implikasi lore Green Lantern yang berat; dia persis seperti karakter yang dijelaskan oleh tim DC Studios. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah Lanterns memang akan menyentuh pengembangan Emotional Electromagnetic Spectrum?
Lanterns Buktikan Jika Teori Penggemar Tak Dapat Mengatur Ekspektasi
Serunya menikmati tayangan seperti Lanterns memang dari teori-teori yang mengemuka; namun, semua harus berdasarkan pada cerita itu sendiri. Tiga poin utama yang jadi jantung cerita Lanterns adalah: “Siapa Manhunter?”, “Apa yang terjadi dengan cincin Green Lantern?”, dan “Siapa yang membunuh Hal Jordan?” Tiga pertanyaan itu saja seharusnya sudah cukup untuk memicu diskusi tanpa henti, tapi ide “how if” bahwa Antaan bisa jadi sesuatu yang lain terlalu menggoda.
Dari awal, Lanterns sudah dipromosikan sebagai cerita yang lebih dekat dan berfokus pada kehidupan karakter-karakternya, terinspirasi dari True Detective. Meskipun cerita Atrocitus sempat membawa dia ke planet kita sebagai bagian dari ramalan “Blackest Night”, tidak ada tanda-tanda bahwa Antaan adalah villain rahasia dalam cerita ini, kecuali spekulasi dari penggemar.
Walaupun tidak ada petunjuk bahwa Antaan adalah Atrocitus, kehadiran karakter lain, seperti Ulrich Thomsen yang memerankan Sinestro, mungkin akan mengubah sudut pandang teoritis para penggemar. Sinestro baru muncul sebentar dalam seri ini, tetapi tempatnya dalam lore DC membuat banyak penggemar penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Sinestro tidak mungkin berdiam diri dalam penjara selamanya sebelum ambisinya membawa dia ke tempat yang baru, dan antisipasi untuk melihatnya mendapatkan cincin kuning akan terus membara menjelang akhir musim ini.
Jadi, meskipun kemungkinan pengembangan mitologi Green Lantern masih ada, Lanterns tidak akan segera melakukannya. Seri ini harus membangun dasarnya sendiri, memperkenalkan berbagai karakter baru beserta latar belakang mereka sebelum benar-benar menginjak ke luar angkasa. Teori-teori penggemar boleh seru, tapi harapan dan realitas juga perlu seimbang. Sementara itu, masa depan Lanterns sudah mulai dipertimbangkan, jadi harapannya, setelah musim ini berakhir, cerita akan semakin melaju dengan cepat.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau karakter-karakter mitologis lainnya mulai bermunculan, terutama Sinestro! Semoga aja tim produksi bisa bikin cerita yang lebih mendalam dan tetap sesuai dengan harapan penggemar tanpa mengorbankan esensi kisahnya. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti.

