Home Game Game Ini Akhirnya Tersedia di Selandia Baru!
Game

Game Ini Akhirnya Tersedia di Selandia Baru!

Share
Game Ini Akhirnya Tersedia di Selandia Baru!
Share

Setelah Halloween: The Game ditolak klasifikasinya di Australia minggu lalu, muncul konfirmasi bahwa permainan ini tidak akan tersedia di Australia dan Selandia Baru. Momen ini memicu perhatian dari para penggemar, dan IGN pun menghubungi IllFonic untuk mendapatkan klarifikasi kenapa rilis di Selandia Baru terkena dampak. Misalnya, Hotline Miami 2 adalah sebuah game yang juga ditolak klasifikasinya di Australia, dan hingga kini belum ada perubahan untuk peluncurannya di sana, berbeda dengan kasus-kasus RC lain yang biasanya mendapat perubahan kecil agar bisa diterima. Namun, meskipun Hotline Miami 2 tidak dapat diakses di Australia, game tersebut masih bisa dimainkan secara digital di Selandia Baru. Jadi, berita tentang Halloween: The Game yang juga harus menghilang dari Selandia Baru terasa tidak konsisten.

Sampai saat ini, belum ada respons resmi dari IllFonic, tetapi studio ini telah mengumumkan bahwa Halloween: The Game akan tersedia di Selandia Baru, meskipun hanya dalam bentuk digital.

Inline – HLD One Day Trip

“Kami sangat senang mengumumkan bahwa setelah mendapatkan panduan tambahan dari OFLC, Office of Film and Literature Classification di Selandia Baru, Halloween: The Game akan dijual secara digital di wilayah ini,” ujar studio dalam sebuah pernyataan di media sosial.

“Saat kami bekerja sama dengan distributor fisik (karena kami tidak menangani distribusi tersebut) untuk menjual produk fisik di Australia dan Selandia Baru, kami mengetahui bahwa rating ACB [Australian Classification Board] (yang digunakan untuk fisik) lebih diutamakan dibandingkan rating IARC (yang digunakan untuk digital). Ketika ACB [sic] menolak rating untuk kami, itu berarti penghapusan versi fisik dan digital di wilayah tersebut.”

Pihak ACB memang memegang kendali lebih dalam menentukan klasifikasi dibandingkan keputusan otomatis yang dikeluarkan oleh alat penilaian global IARC. Namun, keputusan ‘refused classification’ (RC) dari ACB tidak secara otomatis berlaku di Selandia Baru.

Inline – HLD One Day Trip
Baca juga  Arc Raiders Hadir dengan Suara AI yang Didubbing Ulang oleh Manusia, Konfirmasi CEO Embark Patrick Söderlund

Sistem klasifikasi di Selandia Baru untuk video game memiliki keunikan tersendiri. Meski sistem klasifikasi NZ memanfaatkan beberapa keputusan klasifikasi dari Australia dan Inggris untuk mempercepat proses, hal ini hanya berlaku untuk konten yang tanpa batasan. Konten yang diberi batasan usia khusus di Australia atau Inggris, ditolak klasifikasinya di Australia, atau dilarang di Inggris, harus mendapatkan klasifikasi formal dari OFLC di Selandia Baru. Di NZ, game sebenarnya tidak dikenakan kewajiban pelabelan dan tidak perlu diajukan untuk klasifikasi lokal kecuali berpotensi mendapatkan rating yang dibatasi usia – atau sudah menerima rating batasan di Australia atau Inggris. Karenanya, agar Halloween: The Game bisa tersedia dalam bentuk fisik di NZ, game ini perlu diajukan ke OFLC di NZ, karena game dengan konten terbatas harus diklasifikasikan untuk memiliki label NZ agar bisa dijual. Saat ini, tidak ada rating untuk Halloween: The Game yang terdaftar di NZ Register of Classification Decisions, menjadikannya sulit untuk dirilis dalam bentuk fisik di NZ, meskipun telah berhasil diklasifikasikan di Australia.

Namun, Undang-Undang Klasifikasi Film, Video, dan Publikasi Selandia Baru tahun 1993 hanya benar-benar mencakup format fisik, yang berarti game yang dijual secara digital tidak selalu perlu memiliki klasifikasi NZ.

Kalau kita berbicara tentang status RC Halloween: The Game di Australia, yang mana IllFonic mengklaim telah berusaha semaksimal mungkin untuk melewatinya, IGN sudah bertanya langsung ke developer jika ada alasan kenapa game ini tidak bisa dimodifikasi agar sesuai dengan pedoman klasifikasi. Sesuai penjelasan dari Australian Classification Board, “Halloween: The Game mengandung penggunaan narkoba ilegal yang terhubung dengan insentif atau imbalan, di mana penggunaan narkoba memberi keuntungan gameplay bagi pemain.” Meski game bisa menampilkan penggunaan narkoba di Australia, mereka tidak boleh menawarkan imbalan atau insentif gameplay. Jika itu terjadi, Biro Klasifikasi harus memberikan keputusan ‘Refused Classification’.

Inline – HLD One Day Trip
Baca juga  Ekspansi Quake 4 yang dibatalkan Tiba-tiba Dirilis di GitHub Setelah Ditemukan oleh Mantan Developer XCOM 2: 'Ini Seolah Menyelamatkan Hidup Saya'

Saat berbincang dengan IllFonic, developer biasanya mengakali aturan ini dengan cara yang cukup kreatif. Misalnya, pada tahun 2013, developer State of Decay, Undead Labs, mengganti nama obat dalam game menjadi vitamin di Australia untuk menghindari masalah ini. Jika memang keputusan RC berkaitan dengan penggunaan ganja sebagai keuntungan untuk menyoroti lokasi Michael Myers di peta, IGN juga telah meminta IllFonic untuk menjelaskan apakah itu bisa dianggap sebagai tembakau di Australia.

Reaksi AWverse

Kayaknya ini menarik banget! Istilah klasifikasi yang rumit ini bikin kita penasaran, apalagi dengan keputusan yang bisa bikin Halloween: The Game hanya hadir dalam format digital di Selandia Baru. Semoga aja studio bisa menemukan jalan keluar untuk rilis di Australia, karena banyak fans yang udah nungguin game ini. Kita lihat aja deh apa yang terjadi selanjutnya!

Inline – HLD One Day Trip
Share