Spider-Man: Brand New Day sudah merevolusi sosok Peter Parker di MCU dengan cara yang selama ini kita harapkan. Film ini langsung memecahkan berbagai rekor box office dan menjadi babak keempat bagi Tom Holland sebagai Spider-Man, menunjukkan bahwa ini adalah salah satu film Spider-Man live-action terbaik sepanjang masa. Keberhasilan terbesar film ini adalah memberikan keseimbangan sempurna yang selama ini dinantikan untuk karakter Peter Parker di MCU.
Dalam MCU, Peter Parker yang diperankan oleh Tom Holland pertama kali muncul sebagai protégé Iron Man di Captain America: Civil War, bergabung untuk melawan Steve Rogers sebelum akhirnya berdiri sendiri sebagai pahlawan di Spider-Man: Homecoming dengan Tony Stark sebagai mentornya. Ia kemudian menjadi Avengers resmi di Infinity War dan Endgame. Setelah kematian Iron Man, kita melihat Spider-Man bekerja dengan Nick Fury dan Doctor Strange di Far From Home dan No Way Home, bahkan berkolaborasi dengan Andrew Garfield dan Tobey Maguire dari dunia lain dalam sebuah pertarungan multiversal yang fenomenal.
Setiap film dalam perjalanan Spider-Man di MCU hingga kini telah memberikan pengalaman yang seru dan memperkaya karakter beliau. Namun, Spider-Man: Brand New Day terasa sangat spesial karena akhirnya Spider-Man di MCU diberi kesempatan untuk benar-benar menjadi karakter ikonik yang telah ada di halaman komik selama 65 tahun—dalam cara yang paling tepat.
Perkembangan Spider-Man di MCU: Akhirnya Sejalan dengan Komik
Setelah sihir yang menghapus ingatan orang-orang tentang keberadaan Peter Parker di No Way Home, orang-orang terdekatnya seperti MJ dan Ned tidak lagi ingat siapa dirinya. Di sini, Brand New Day menunjukkan bahwa Spider-Man telah menjadi pusat dalam kehidupan Peter, sementara identitasnya sebagai Peter Parker terpinggirkan. Hal ini menciptakan perjuangan besar antara dua sisi dari salah satu pahlawan ikonik Marvel, mencerminkan cerita di komik asli.
Peter pun akhirnya diakui sebagai salah satu pahlawan New York yang paling dicintai, dengan Spider-Man berhadapan dengan kejahatan terorganisir seperti The Big Man dan geng Manfredi, serta menjinakkan berbagai penjahat bertangan super seperti Scorpion, Tombstone, dan Tarantula, semua dengan bantuan teman kunci dari kepolisian NYPD, Detektif Jean DeWolff.
Bukan hanya itu, Spider-Man di Brand New Day tetap menjadi bagian penting dari MCU, terlihat dari interaksinya dengan karakter besar seperti Yelena Belova yang berperan sebagai Black Widow dan Hulk yang diperankan Bruce Banner. Meskipun Spider-Man sebelumnya terlibat dalam ancaman yang lebih besar, Yelena menyebut situasi saat ini sebagai “small baby potato stuff“, membandingkannya dengan masalah besar yang dihadapinya di masa lalu.
Namun, kemampuan Spider-Man untuk berjalan di kedua dunia—daripada terfokus hanya pada ancaman multiversal—adalah kekuatan terbesarnya sebagai pahlawan Marvel. Spider-Man: Brand New Day membuktikan hal ini lebih dari film sebelumnya, memberikan keaslian terhadap komik.
Spider-Man: Sang “Jembatan” Sempurna di MCU
Spider-Man adalah karakter yang begitu fleksibel, mampu beradaptasi dengan berbagai jenis cerita yang ditawarkan MCU. Ini adalah hal yang telah dipahami komik selama beberapa dekade, dan film Brand New Day akhirnya menangkap kemampuan ini dengan sangat baik. Dalam satu adegan, Spider-Man bertarung dan bekerja sama dengan Punisher yang diperankan oleh Frank Castle, sebelum berhadapan dengan Hulk yang ganas.
Ada momen lucu di mana Punisher tiba untuk membantu Spider-Man, hanya untuk menyadari betapa sulitnya menghadapi Hulk. Namun, Peter tidak mundur; dia menghadapi Hulk secara langsung, berusaha membantu Banner mengendalikan diri. Ini menunjukkan betapa adaptif-nya Spider-Man—dari cerita-cerita yang ringan hingga yang berat sekalipun.
Baru kali ini kita melihat Spider-Man digambarkan sebagai pahlawan “jembatan” yang sesungguhnya di MCU, mampu berada dalam cerita-cerita yang bersifat lokal dan dalam konflik besar tanpa kehilangan konsistensi temanya. Film ini benar-benar menampilkan dualitas Spider-Man—berjuang dengan masalah kecil sambil tetap terlibat dalam skala yang lebih besar.
Responsibilitas Marvel dan Sony ke Depan: Keseimbangan
Di akhir Spider-Man: Brand New Day, kenangan tentang Aunt May mengingatkan Peter dan Jean Grey bahwa tanggung jawab terbesar mereka adalah tetap terbuka dan mengingat siapa mereka sebagai individu yang dihargai bukan karena kekuatan mereka, tetapi karena siapa mereka. Begitu pula dengan Marvel Studios dan Sony Pictures, tanggung jawab mereka lebih dari sekadar membuat banyak film Spider-Man; mereka harus menjaga dan melindungi keseimbangan yang telah tercipta.
Apakah Spider-Man akan muncul di film-film Avengers mendatang? Tentu saja. Dia telah mendapatkan tempatnya sebagai salah satu pahlawan terbesar di Bumi, selama cerita yang diberikan tetap seimbang—antara masalah individu dan ancaman global. Keseimbangan ini telah berhasil dipertahankan oleh komik selama bertahun-tahun, dan Brand New Day membuktikan bahwa Marvel Studios dan Sony mampu melakukan hal yang sama dengan sukses.
Reaksi Kita
Kayaknya bakal seru banget kalau Spider-Man terus diperlihatkan dengan cerita-cerita yang lebih dekat dengan kita, dengan tantangan yang lebih humanis. Film ini benar-benar menyentuh aspek-aspek yang kita mau lihat dari Spider-Man. Semoga saja studio nggak mengulang kesalahan di masa lalu dan terus menjaga keseimbangan antara cerita lokal dan ancaman besar di MCU!

