Mengambil alih sebuah franchise yang sudah dicintai banyak orang bukanlah tugas yang mudah. Apalagi, kalau harus membalikkan keadaan dari sebuah film yang sedang terpuruk. Inilah tantangan yang dihadapi Dan Trachtenberg saat dipercaya menjadi sutradara franchise Predator. Dengan semangat membawa kembali kualitas dan menyegarkan IP ini untuk generasi baru, Trachtenberg berhasil menciptakan sesuatu yang baru. Dia memulai debutnya dengan Prey di tahun 2022, film yang sukses meraih dua penghargaan Critics’ Choice Awards. Setelah itu, dia melanjutkan dengan film animasi Predator: Killer of Killers tahun lalu. Namun, tantangan terbesarnya datang di tahun yang sama dengan Predator: Badlands.
Meskipun Predator: Badlands gagal di box office, hanya meraih $184,6 juta dari anggaran $105 juta, tanggapannya dari kritikus dan penonton justru sangat positif. Dengan skor 86% dari kritikus dan 94% dari penonton di Rotten Tomatoes, banyak yang bertaruh bahwa masa depan franchise ini ada di tangan kreatif Trachtenberg. Rasa segar dalam cerita jelas terlihat, terutama bagi mereka yang sudah menikmati debut Trachtenberg di 10 Cloverfield Lane pada tahun 2016.
Pada kesempatan yang lebih sederhana, 10 Cloverfield Lane juga menunjukkan kemampuan Trachtenberg dalam menggarap franchise setelah kesuksesan Cloverfield di tahun 2008. Berbeda dengan Predator: Badlands, film ini berhasil meraih kesuksesan box office, dengan anggaran produksi awal sebesar $15 juta dan hasil $108 juta di seluruh dunia. Ceritanya mengikuti perjalanan Michelle (Mary Elizabeth Winstead), yang terjebak di bunker oleh Howard (John Goodman), seorang pria yang meyakinkannya bahwa dunia luar sedang dihancurkan oleh makhluk asing. Jika kamu suka dengan karya Trachtenberg dalam Predator tapi belum menonton debutnya, kini kamu beruntung, karena 10 Cloverfield Lane bisa kamu streaming di Paramount+ bulan ini.
Dan Trachtenberg Mengarahkan Episode dari Serial Sci-Fi Terkenal
Trachtenberg juga tidak hanya menunjukkan kehandalannya di layar lebar. Di tahun 2016, ia menyutradarai episode Season 3 dari Black Mirror berjudul “Playtest,” yang mengikuti kisah seorang pelancong asal Amerika (Wyatt Russell) yang mendaftar untuk menguji game revolusioner untuk mendapatkan uang ekstra. Namun, saat permainan mulai memblur batas antara kenyataan dan mimpi buruk, dinding pikirannya pun mulai runtuh. “Playtest” adalah episode yang mengejutkan dan aneh, menjadi salah satu permata dalam katalog luas serial Black Mirror.
Dengan segala prestasi yang diraih, sudah pasti banyak yang menantikan karya-karya selanjutnya dari Trachtenberg. Semoga saja dia bisa terus membuat gebrakan yang bikin penonton nggak berhenti terpukau!
Wajib Dinanti Nggak Nih?
Kayaknya bakal seru banget kalau kita bisa kembali melihat karakter-karakter ikonik dari franchise Predator dengan sentuhan segar dari Dan Trachtenberg. Dengan pengalaman dan kreativitasnya, siap-siap aja untuk pengalaman menonton yang mendebarkan! Kita tunggu saja pembuktiannya pas rilis nanti.

