Cannes Film Festival baru saja mengumumkan para peserta program Next Step Studio untuk tahun depan, yang kali ini akan mengangkat tema khusus tentang Armenia. Empat sutradara berbakat dari Armenia yang terlibat adalah Armik Israyelyan, Raffi Movsisyan, Sona Khachatryan, dan Naira Sargsyan.
Setiap sutradara Armenia akan dipasangkan dengan filmmaker internasional, dan mereka akan mengembangkan serta memproduksi film masing-masing. Proses syuting akan berlangsung di Yerevan pada Maret 2027, menggunakan bahasa Armenia, dan melibatkan seluruh pemeran serta kru yang berasal dari Armenia. Film-film yang selesai nantinya akan tayang perdana di Critics’ Week di Cannes pada tahun 2027. Proyek ini didukung oleh Kementerian Pendidikan, Sains, Budaya, dan Olahraga Republik Armenia.
Armik Israyelyan adalah alumni program KinoEyes European Film Masters dan menempuh pendidikan di American University of Armenia. Sebelum terjun sebagai sutradara, ia bekerja sebagai videographer dan kreator media di UCRAFT. Karyanya “The List” baru-baru ini meraih penghargaan film pendek terbaik di Unica Annual Film Festival dan ia juga terlibat dalam beberapa proyek film di bawah Erasmus+.
Raffi Movsisyan lulus dari Yerevan State Institute of Theater and Cinema pada tahun 2012 dengan jurusan Studi Film. Ia pernah menjabat sebagai koordinator program film Armenia di Festival Film Internasional Golden Apricot Yerevan dari tahun 2012 hingga 2017. Antara 2018 dan 2019, ia menjadi penasihat Menteri Kebudayaan Republik Armenia. Sejak 2018, ia juga berperan sebagai koordinator program film di Tumo Center for Creative Technologies. Debut film pendeknya, “Homecoming,” tayang perdana dalam program kompetisi di Krakow International Film Festival. Movsisyan juga menjadi produser untuk tiga film animasi.
Sona Khachatryan meraih gelar master di bidang Studi Turki dari Sabanci University di Turki dan juga memiliki gelar MA serta BA dalam Hubungan Internasional dari Yerevan State University. Selama lebih dari 10 tahun, ia telah terlibat dalam berbagai proyek masyarakat sipil Armenia-Turki. Khachatryan memiliki pengalaman profesional sebagai konsultan penulisan di Math and Writing Center di AUA, dan sejak 2022 ia menjadi anggota dewan eksekutif European Writing Centers Association.
Naira Sargsyan lulus dari Yerevan State Institute of Theater and Cinematography di jurusan Penyutradaraan Film Fiksi pada tahun 2017. Ia menempuh program doktoral di lembaga yang sama dari 2007 hingga 2010 dan menerbitkan berbagai artikel tentang bahasa sinema dan struktur film. Tesisnya membahas Suara dalam Struktur Film. Sargsyan pernah bekerja sebagai asisten sutradara di televisi publik Armenia dan menjadi asisten casting untuk film “Mayak” karya Maria Saakyan pada tahun 2006. Debutnya sebagai penulis naskah dan sutradara adalah dengan film pendek “General Cleaning” yang tayang pada tahun 2020, dan film pendek keduanya, “The Eternal Red”, dirilis pada tahun 2025.
Setelah melakukan panggilan terbuka untuk aplikasi di Armenia, Next Step Studio menerima 25 pengajuan. Dari situ, disusun shortlist 12 proyek, dan para filmmaker yang terpilih diinterview pada 16 Juli di House of Cinema di Yerevan oleh komite seleksi yang terdiri dari Juliette Canon (Koordinator Film Pendek dan Koordinator Next Step di Critics’ Week), produser Prancis Dominique Welinski, dan produser Armenia Artyom Baghdasaryan.
Pemberitahuan tentang pasangan filmmaker akan diumumkan saat penutupan CineLink di Sarajevo Film Festival pada 19 Agustus nanti.
Tahun ini, Next Step Studio juga mengangkat tema tentang Indonesia.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau para sutradara Armenia ini berkolaborasi dengan filmmaker dari berbagai negara! Mengingat keragaman budaya dan cerita yang bisa diangkat, bisa jadi hasilnya bakal bener-bener menggugah hati. Semoga aja proyek ini bisa menampilkan sisi-sisi unik dari Armenia dan kasih warna baru di dunia perfilman internasional!





