Home Series Aktor X-Men ’97 Ungkap Asal Usul Kejutan Tragis di Musim 2!
Series

Aktor X-Men ’97 Ungkap Asal Usul Kejutan Tragis di Musim 2!

Share
Aktor X-Men '97 Ungkap Asal Usul Kejutan Tragis di Musim 2!
Share

Peringatan: SPOILER untuk episode 4 musim 2 X-Men ’97 di depan!

Sebuah twist tragis di episode terbaru X-Men ’97 musim kedua sepertinya hampir terjadi dengan cara yang berbeda. Di akhir episode “Rise of Apocalypse Part 2,” Magneto tewas di tangan Apocalypse setelah menghentikan kota Rama-Tut dari kehancuran oleh lubang hitam yang dibuat oleh En Sabah Nur yang baru berubah. Momen ini bikin kaget, mengingat kematian Gambit di Genosha di tengah musim pertama X-Men ’97 yang juga membuat banyak fans terpana.

Inline – HLD One Day Trip

Matthew Waterston, pengisi suara Magneto, mengungkapkan bahwa kematian karakter yang ia perankan tadinya direncanakan akan ditampilkan dengan cara yang jauh lebih tidak mengejutkan. Dalam wawancaranya dengan Collider, Waterston berbagi bahwa ia sudah mengetahui bahwa Magneto akan dibunuh di musim kedua ketika ia sedang merekam musim pertama. Jadi, saat membaca skrip “Rise of Apocalypse Part 2,” ia sudah memiliki “gambaran umum tentang bagaimana semuanya akan terjadi” setelah berbincang dengan mantan showrunner, Beau de Mayo. Waterston mengingat bahwa kematian Magneto awalnya direncanakan “sedikit lebih samar”, tapi kemudian diputuskan untuk menampilkan scene tersebut dengan lebih grafis, dengan Profesor X sebagai saksi.

“Tapi, saya rasa pemikirannya adalah soal ‘tampilkan, jangan hanya bilang’, membuat Charles benar-benar melihat apa yang terjadi — membiarkannya merasakannya — sangat penting untuk karakter itu. Saat pertama kali saya merekam, akhir pertarungan agak berbeda. Itu tidak terlalu jelas dan langsung, tidak se ’watch this’ moment yang nyata — itu lebih kabur, dan lebih bergantung pada reaksi Charles terhadap apa yang terjadi. Seiring waktu, itu menjadi jauh lebih langsung.”

Meskipun Magneto menyelamatkan banyak orang yang dikuasai oleh Rama-Tut, yang ternyata adalah Kang the Conqueror, ia sangat terluka dalam prosesnya. Akibatnya, Erik “Magnus” Lensherr tidak dapat melawan kembali ketika Apocalypse muncul kembali, dan Profesor X melihat dengan ngeri saat sahabatnya yang telah lama bersamanya itu diuapkan oleh musuh mereka yang menjulang tinggi. Yang tersisa hanyalah helm Magneto, yang Xavier bawa saat Bishop kembali ke Mesir Kuno dan membawanya kembali ke tahun 1990-an.

Baca juga  7 Bintang Arrowverse yang Pantas Kembali di DCU!

Dengan semua X-Men yang selamat kembali ke masa kini, panggung telah dipersiapkan untuk pertarungan berikutnya melawan Apocalypse. Meskipun kematian Magneto yang disuarakan oleh Waterston adalah kehilangan besar, ini belum tentu menjadi akhir bagi sosoknya. Sama seperti kematian Gambit yang seakan diisyaratkan akan kembali di finale musim pertama X-Men ’97, ada kemungkinan show Marvel ini bisa membawa Magneto kembali hidup di suatu saat nanti. Untuk saat ini, masih banyak hal yang bikin X-Men sibuk, termasuk potensi konflik dengan tim-tim seperti X-Factor dan X-Force.

Inline – HLD Private Trip

Ada lima episode tersisa di X-Men ’97 musim 2, yang dirilis setiap Rabu di Disney+. Musim 3 saat ini sedang diproduksi untuk slate acara TV Marvel yang akan datang, skrip musim 4 sudah mulai ditulis sejak Mei lalu, dan ada diskusi tentang pembuatan musim 5.

Reaksi AWverse

Kayaknya bakal seru banget kalo mereka beneran ngasih peluang buat ‘resurrection’ Magneto di musim-musim mendatang. Cerita X-Men ini selalu penuh kejutan, dan para penggemar pastinya berharap ada lebih banyak drama dan aksi mendebarkan yang datang. Semoga aja gap-nya bisa lebih mendebarkan dari yang kita bayangkan!

Inline – AWS Open Trip
Share