Home Movie Rencana Distribusi Cerdas: Film Sci-Fi Malaysia ‘Mimpi Kita’ Manfaatkan Data untuk Jangkauan Lebih Luas!
Movie

Rencana Distribusi Cerdas: Film Sci-Fi Malaysia ‘Mimpi Kita’ Manfaatkan Data untuk Jangkauan Lebih Luas!

Share
Rencana Distribusi Cerdas: Film Sci-Fi Malaysia 'Mimpi Kita' Manfaatkan Data untuk Jangkauan Lebih Luas!
Share

Film fiksi ilmiah fantasi asal Malaysia, “Mimpi Kita: Castle in the Air,” siap tampil dengan strategi distribusi yang anti-mainstream. Film ini datang ke NAFF Project Market di Korea, khususnya di arena It Project pada Bucheon International Fantastic Film Festival. Tim produksi berharap data audiens yang telah dikumpulkan sebelumnya bisa menggantikan sebagian tugas yang biasanya diemban oleh agen penjual.

Di balik layar, ada Executive Producer Foo Hui Yin dari Kotodama Lab yang berbasis di Kuala Lumpur, mengarahkan usaha ini dengan menggunakan alat analitik untuk menemukan dan mengembangkan komunitas online yang sudah tertarik dengan genre dan tema film ini. Tujuannya, mereka ingin datang ke pasar dengan basis penggemar yang terukur, bukan berharap penggemar muncul setelah film dirilis.

Film ini adalah debut penyutradaraan Arifin Ajib. Selama NAFF Market yang berlangsung dari 4 hingga 7 Juli, tim ini bakal menawarkan kolaborasi kepada produser, agen penjual, dan mitra distribusi. Proyek ini didukung oleh Anti Gravity Euphoria Sdn Bhd dan Da Huang Pictures, yang dikelola oleh sosok sineas Malaysia generasi baru, Tan Chui Mui, yang terkenal melalui karyanya “Barbarian Invasion.”

Inline – AWS Open Trip

Cerita film ini mengikuti rencana pelarian umat manusia melalui sebuah Arka yang meninggalkan Bumi yang hancur. Pelarian ini menjadi mungkin berkat terobosan medis yang memungkinkan pasien yang sekarat untuk sementara waktu memproyeksikan pikiran mereka ke dalam tubuh sintetis untuk menghadiri momen penting yang biasanya harus mereka lewatkan. Arda, seorang musisi yang terhambat kreativitasnya oleh kesedihan, kehilangan neneknya, Teja, akibat sistem digital yang rumit. Daripada membiarkan keluarganya memutuskan alas hidup Teja, Arda memutuskan untuk menempatkan pikirannya ke salah satu tubuh sintetis dan mencarinya di arsitektur mimpi yang tersembunyi di bawah.

Baca juga  Jelajahi Akhir Sempurna Gollum: Petualangan Terbaru yang Tak Boleh Dilewatkan!

Awalnya, pencarian ini lebih menyerupai sebuah misi penyelamatan, namun kemudian berkembang menjadi terapi. Arda dipaksa untuk mengalami penolakan demi penolakan yang terkubur dalam kenangan Teja. Semakin dalam dia menjelajahi, semakin jelas bahwa seluruh pencarian ini dirancang untuknya, sebagai struktur yang memungkinkan Arda menghadapi kebenaran tersendiri tentang hidupnya. Film ini mempertanyakan apa yang satu generasi utang pada generasi berikutnya: apakah generasi muda harus sepenuhnya memahami pengorbanan yang dilakukan sebelumnya atau bisakah sejarah tersebut pudar tanpa menghapus cinta yang menyertainya?

Anwari Ashraf, yang juga terlibat dalam produksi dan penyutradaraan proyek ini, menyoroti anggaran dan infrastruktur yang terbatas sebagai konteks dari apa yang telah mereka capai, menyebutnya “inovatif, unik, dan sepenuhnya milik mereka sendiri.”

Inline – AWV Youtube

Ia menambahkan bahwa kekuatan utama film ini adalah “keberaniannya untuk menjadi diri sendiri.”

Tan Chui Mui juga menyampaikan ketertarikan terhadap gagasan tentang fiksi ilmiah lokal yang diolah secara manual dengan akar budaya Nogori, dan menawarkan diri untuk memproduksi film ini. Dato’ Azmir Saifuddin Mutalib, CEO FINAS (National Film Development Corporation Malaysia), menganggap “Mimpi Kita” sebagai langkah penting bagi sinema Malaysia.

Tim kreatif ini akan mengadakan pertemuan industri di NAFF Project Market di Bucheon.

Inline – HLD One Day Trip

Wajib Dinanti Nggak Nih?

Film ini tentunya menawarkan sesuatu yang segar dan penuh makna. Dengan mengangkat tema yang dalam dibalut dengan fiksi ilmiah, “Mimpi Kita” bisa jadi salah satu karya yang menggugah emosi. Semoga saja film ini bisa sukses meraih perhatian internasional dan membawa cerita Malaysia ke panggung yang lebih besar! Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti.

Inline – HLD Private Trip
Share