Film animasi Indo-Prancis yang berjudul “Heirloom” kini resmi menggandeng Condor Films yang berbasis di Paris sebagai mitra produksi Prancis, sekaligus mendapatkan dana hibah dari CNC’s Aide aux Cinémas du Monde. Ini adalah film panjang debut dari Upamanyu Bhattacharyya, yang akan membawa penonton masuk ke kisah penuh nuansa keluarga dan fantasi.
Upamanyu sebelumnya pernah meraih penghargaan City of Annecy Award di tahun 2020 lewat film pendeknya yang berjudul “Wade.” Dengan “Heirloom,” dia siap menunjukkan bakatnya di kancah perfilman internasional.
Berlatar belakang Ahmedabad pada tahun 1960, “Heirloom” menceritakan tentang Kirti, seorang pengusaha muda yang berjuang untuk menjaga tradisi tenun tangan, sementara istrinya, Sonal, perlahan-lahan terancam oleh penyakit turun-temurun dan mendorong keluarga mereka untuk beralih ke industri tenun mesin demi masa depan yang lebih aman. Ketegangan antara pasangan ini semakin tajam saat mereka menemukan permadani yang memetakan seluruh sejarah keluarga mereka, memaksa mereka untuk berhadapan dengan dilema antara kemajuan dan daya tarik masa lalu. Teknik animasi film ini sangat menarik, menggabungkan 2D gambar tangan yang mentah dengan bordir stop-motion.
Film ini diproduksi oleh Odd & Even dan Otter Studios, berkolaborasi dengan Condor Films dan National Film Development Corporation of India (NFDC). Condor Films berperan sebagai mitra kreatif dan finansial dari Prancis, meningkatkan bobot produksi dengan modal dan pengetahuan dari dua tradisi perfilman yang kaya. Selain itu, ada juga beberapa produser lain seperti Tarun Lakshminarayanan, Sanyukta Srinivasan, dan agensi periklanan yang berbasis di Bangalore, Talented.
“Mendapatkan hibah Aide au Cinéma du Monde adalah sebuah pengakuan yang kuat terhadap visi Upamanyu dan film yang telah enam tahun dalam proses pembuatannya,” ungkap Arya A. Menon dan Shubham Karna dari Odd & Even. “Kemitraan kami dengan Condor Films menyatukan dua negara dan dua tradisi perfilman yang kaya, ini adalah jenis penceritaan berani yang selalu dimaksudkan untuk ‘Heirloom’. Kami tak sabar untuk berbagi apa yang kami ciptakan bersama.”
Bhattacharyya juga membagikan kegembiraannya, “Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Condor dan membantu melanjutkan perjalanan luar biasa mereka dalam membawa proyek-proyek unik dari Asia Selatan ke dunia,” tambahnya. “Hibah Cinema Du Monde adalah sesuatu yang selalu kami cita-citakan, dan sekarang kami sangat antusias untuk menjalin kolaborasi yang kaya dengan Prancis. Kami sangat berterima kasih kepada komisi atas perhatian mereka!”
Alexis Mas dan Martin Jérome dari Condor Films juga menambahkan, “Jarang sekali Anda menyaksikan proyek animasi yang terasa begitu khas baik dalam penceritaan maupun kerajinan. ‘Heirloom’ langsung mengena dengan kami melalui inti emosional yang kaya dan ambisi visual yang luar biasa. Kami senang dapat mendampingi film ini secara kreatif dan finansial, serta memulai kolaborasi ini dengan tim yang sangat berbakat.”
Proyek ini memiliki jalur pengembangan yang panjang di sirkuit co-produksi internasional. Dikembangkan di Annecy Residency pada tahun 2021 dan dipresentasikan di MIFA Features Pitches pada tahun yang sama, proyek ini mendapat dukungan dari Région Auvergne-Rhône-Alpes dan Département de la Haute-Savoie. “Heirloom” juga tampil di Cannes 2023 lewat Cannes Animation Day dan showcase Annecy Goes To Cannes, serta di pasar co-produksi NFDC-India Film Bazaar. Proyek ini memenangkan WIP Award di HAF (HKIFF) 2024 dan termasuk dalam HAF Goes To Cannes tahun tersebut. Di tahun 2025, film ini terpilih untuk Annecy Work in Progress dan menjadi satu-satunya film animasi di Venice Gap-Financing Market.
Reaksi AWverse
Kita semua pasti semakin penasaran dengan bagaimana “Heirloom” akan memadukan budaya dan seni animasi dari dua negara yang berbeda. Semoga aja film ini bisa jadi pembuktian bahwa animasi bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga bisa menyentuh tema yang lebih dalam dan penuh makna. Dengan latar yang unik dan cerita yang menggugah, sepertinya bakal menjadi tontonan yang wajib dinanti!


