Home Game Lies Of P: Game Selanjutnya Bikin Fans Terkejut, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Game

Lies Of P: Game Selanjutnya Bikin Fans Terkejut, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Share
Lies Of P: Game Selanjutnya Bikin Fans Terkejut, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Share

Lies of P jadi salah satu game RPG aksi yang menghentak di pasaran, berhasil menangkap esensi formula Soulsborne dari game ikonik FromSoftware sambil memperkenalkan nuansa baru. Baik game utamanya maupun DLC-nya, Lies of P: Overture, mendapat sambutan hangat dari penggemar, dan sekarang banyak yang penasaran dengan proyek selanjutnya di dunia game tersebut. Developer Neowiz sudah mengungkapkan beberapa detail mengenai inti dari proyek Lies of P mendatang, tetapi entah kenapa, informasi ini lebih bikin penggemar khawatir ketimbang bersemangat.

Gameplay dan cerita Lies of P berhasil mendapatkan ulasan positif, menjadikannya lebih dari sekadar game yang mirip dengan Elden Ring atau game Soulslike lainnya. Layaknya Shadow of the Erdtree yang merupakan ekspansi besar untuk Elden Ring, Overture juga memberikan tambahan cerita, bos baru, dan lokasi yang bikin pemain semakin terpesona. Sejak perilisan DLC-nya, para penggemar sudah tidak sabar menunggu pengumuman resmi tentang Lies of P 2 untuk melanjutkan setting unik yang telah ada sejak 2023.

Mengarah ke Prekuel Penuh Daripada Melanjutkan Cerita Pertama

Neowiz baru-baru ini mengungkapkan informasi terkait proyek masa depan dalam laporan earnings untuk Q1 2026, dan kabar baiknya adalah, game Lies of P baru sedang dalam tahap produksi penuh. Dilaporkan bahwa game ini sudah mencapai tahap “vertical slice”, yang artinya masih berada di tahap awal pengembangan. Namun, banyak yang mengharapkan proyek ini menjadi sekuel dari Lies of P, tetapi ternyata info lebih lanjut menunjukkan bahwa game berikutnya adalah prekuel dari cerita dalam game pertama.

Inline – AWS Open Trip

Tentu saja, arah ini terasa bertentangan dengan harapan para penggemar, mengingat DLC Overture juga merupakan prekuel. Reaksi awal dari penggemar menunjukkan sedikit kekecewaan karena harus menghadapi prekuel lagi dari Lies of P, terutama karena cerita game sebelumnya sudah memberikan banyak petunjuk tentang masa depan seri ini. Cliffhanger dan tease dari ending “asli” Lies of P sepertinya mau membawa cerita ke karakter-karakter dari cutscene penutup tersebut, yang membuat lore dunia Lies of P semakin kaya.

Baca juga  Game Baru Star Wars Diumumkan: Siap-Siap Kejutan Tak Terduga!

Meski fans menikmati mengeksplorasi masa lalu Krat di Lies of P: Overture, tidak melanjutkan teaser di akhir game terkesan sebagai langkah yang kurang tepat. Mungkin prekuel tersebut bakal fokus pada daerah di luar Krat untuk mengeksplorasi cerita tentang sejarah dunia ini, tetapi hal ini justru akan memperlambat kelanjutan narasi Lies of P. Jika cuma ini yang jadi masalah, mungkin kontroversi ini tidak akan terlalu besar. Namun, ini hanya menambah keprihatinan terbesar yang ditemui oleh para pemain terkait pengembangan prekuel ini.

Studio Pengembang Lies of P Merekrut “Kreator AI” untuk Seni Prekuel

Saat membuka lowongan untuk game Lies of P baru, Neowiz memposting lowongan untuk posisi “Kreator AI”, khususnya dalam tim R&D seni independent di perusahaan afiliasi mereka, Round8. Dari deskripsi pekerjaan, sepertinya Neowiz ingin merekrut seseorang yang bisa membuat visual yang dihasilkan oleh AI untuk beberapa latar belakang, tekstur, dan aset lain dalam game yang akan datang. Meski dijelaskan bahwa seni AI ini hanya akan digunakan untuk “meningkatkan efisiensi tugas-tugas dasar yang repetitif,” banyak fans mengungkapkan keprihatinan mengenai implikasi dari langkah ini.

Inline – AWV Youtube

Pernyataan lebih lanjut menjelaskan bahwa visual yang dihasilkan AI berfungsi hanya sebagai bahan referensi internal saat pra-produksi, sebuah cara untuk menentukan arah visual sebelum produksi formal dimulai. Aset akhir tetap akan dibuat oleh seniman sungguhan, menggunakan gambar AI hanya sebagai referensi perpustakaan visual untuk memudahkan pekerjaan akhir. Namun, banyak penggemar masih merasa tidak nyaman dengan informasi ini, karena suara penolakan sudah terdengar jelas dari mereka.

Memasukkan elemen gen-AI ke dunia seni visual Lies of P dianggap mengkhawatirkan oleh beberapa pemain, meskipun ini hanya sekedar bagian kecil dari alur kerja game. Menggunakan aset AI sebagai titik awal saja sudah merampas sedikit keaslian seni dalam game, karena semua itu akan berdasarkan fondasi yang dihasilkan komputer alih-alih sentuhan manusia. Ini jadi masalah jauh lebih besar dibanding hanya menambahkan pengaturan kesulitan pada Lies of P agar berbeda dari judul Soulsborne lainnya, karena ini menyentuh integritas kreatif dari game itu sendiri.

Baca juga  Forza Horizon 6: Puncak Baru untuk Seri Balap Unggulan Xbox! (Ulasan)

Intensitas suara dari penggemar sejauh ini menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap posisi Kreator AI dengan jelas. Di era di mana gen-AI menyebabkan banyak masalah dalam industri game, tidak mengherankan jika keputusan ini membuat banyak orang meragukan prekuel bahkan sebelum memulai produksi. Sekarang, kita tunggu saja apakah game Lies of P berikutnya akan memiliki arahan artistik yang kurang baik karena proses ini, meskipun hal ini bisa merusak reputasinya dalam mengubah siklus pengembangan proyek ini.

Inline – HLD One Day Trip
Inline – HLD Private Trip
Share