Franchise aksi Jason Statham punya keterkaitan yang cukup mencolok dengan jagat Alien. Bayangkan, seandainya ada dimensi lain di mana Statham tampil dalam sekuel Alien, berjuang melawan monster ikoniknya, mungkin kita semua sudah menontonnya! Namun, mari kita ambil sisi positifnya: franchise Alien kini jauh lebih sehat dibandingkan sepuluh tahun lalu.
Alien: Romulus dan spin-off TV-nya, Earth, memang mendapat tanggapan yang campur aduk, tetapi keduanya berhasil membangkitkan minat akan saga ini. Ini hadir setelah dua film prekuel Ridley Scott yang, meski secara visual memukau dan dibintangi aktor hebat, kebanyakan membuat penonton merasa “biasa saja”. Semoga, film mendatang Alien: Romulus 2 (atau apa pun judul akhirnya) bisa menjaga momentum ini untuk terus melangkah ke depan.
Ngomong-ngomong tentang momentum franchise, Statham juga punya banyak proyek yang sedang digarap. Selain terlibat dalam saga Fast & Furious dan Meg, dia siap kembali sebagai karakter utama dalam The Beekeeper 2. Namun, sepertinya kita nggak akan melihat dia kembali di Death Race, yang sudah memiliki empat film dari 2008 hingga 2018.
Death Race sendiri adalah olahraga berlumur darah di mana penjahat mengemudikan kendaraan yang dilengkapi senjata di trek yang dikontrol; jika mereka memenangkan sejumlah balapan, kebebasan mereka kembali. Perusahaan jahat yang mendalangi permainan ini adalah Weyland Corporation, yang seharusnya terdengar familiar bagi penggemar Alien. Dalam jagat ini, Weyland-Yutani adalah korporasi yang terus mengorbankan nyawa manusia demi mendapatkan spesimen Xenomorph.
Beberapa film seperti Prometheus dan Alien vs Predator juga menggambarkan Weyland Corporation sebelum merger dengan Yutani. Semua ini mengarah kembali ke Paul W.S. Anderson, yang menyutradarai AvP dan Death Race sebelum memproduksi/mengarang sekuel-sekuelnya. Anderson mungkin merancang detail Weyland sebagai easter egg yang menyenangkan, dan itu memang sangat cocok untuk kedua franchise.
Dari apa yang kita lihat di Death Race, dunia luar tampaknya dalam keadaan parah. Film pertama Death Race 2008 menunjukkan Amerika yang mengalami keruntuhan ekonomi total, di mana pemerintah menyerahkan pengelolaan penjara sepenuhnya kepada korporasi. Ini sudah menjadi sinyal buruk ketika olahraga kematian yang disiarkan televisi legal dan mendapatkan rating tinggi.
Sekuel-sekuelnya mengeksplorasi lebih dalam tentang Weyland Corp, dengan entri terakhir, Beyond Anarchy, menunjukkan bahwa perusahaan tersebut bahkan mengubah satu kota menjadi penjara yang dikelilingi tembok. Singkatnya, dunia ini berantakan dan sudah jelas bahwa ada garis penghubung antara Death Race dan Alien. Sebelum spin-off TV FX, franchise ini sebagian besar menghindar untuk memperlihatkan atau bahkan membicarakan kehidupan di Bumi, meski tampak jelas bahwa umat manusia telah menyebar ke planet lain karena kondisi Bumi yang buruk.
Death Race juga mengungkap betapa kuatnya cengkeraman global Weyland, dan mengapa mereka tetap eksis bertahun-tahun (atau bahkan berabad-abad) kemudian dalam jagat Alien. Tak hanya itu, Predator juga sering berinteraksi dengan Xenomorph di berbagai film, komik, dan video game. Bahkan, Blade Runner, Firefly, dan film aksi kultus Kurt Russell, Soldier, juga memiliki hubungan dengan seri ini.
Walau mungkin kita nggak akan pernah melihat pertarungan Alien versus Death Race, kayaknya bakal seru banget kalau olahraga kematian ini ditampilkan di latar belakang sekuel Alien mendatang. Jika tidak, melihat Jason Statham menjadi tokoh utama dan berduel dengan Alien Queen pun terdengar menarik!
Opini Kita
Pembuktian bahwa Alien dan Death Race saling terhubung memang bikin kita penasaran. Apakah suatu saat kita bisa lihat crossover yang seru antara kedua franchise ini? Kreadit untuk Wyland Corp sebagai penggagas kekacauan di dua dunia ini, dan semoga saja ide-ide cemerlang belum habis untuk cerita-cerita mendatang!




