Visi awal Kevin Feige untuk Marvel Cinematic Universe (MCU) sepertinya sudah tidak lagi menjadi peta jalan setelah saga Infinity. Selama 11 tahun pertama, franchise ini berjalan sangat baik, meski saga Infinity tidak sempurna dan ada beberapa proyek yang kurang menggigit. Namun, Marvel Studios sukses bangkit setelah proyek yang kurang diminati, membuat minat publik tetap terjaga selama lebih dari satu dekade. Banyak yang membahas apa sebenarnya kunci sukses MCU, dengan studio lain mencoba meniru model bisnis dan kreatifnya, tapi tetap saja tak ada yang bisa menandingi popularitasnya.
Pastinya, banyak faktor yang mengantarkan franchise ini kepada pujian, tetapi kehadiran Feige sebagai kapten besar dari semua operasi ini sering disebut sebagai faktor utama. Dia sudah begitu identik dengan MCU, sampai-sampai ketika Warner Bros. mencoba membangun DC universe mereka, mereka berusaha merekrutnya dari Disney. Tentu saja, usaha itu gagal total. Pada akhirnya, visi Feige untuk franchise Marvel cukup sederhana — menciptakan dunia yang saling terhubung di layar, terinspirasi oleh cara Stan Lee dan Jack Kirby mendalami cerita. Film The Avengers tahun 2012 adalah hasil akhir dari visi ini, sekaligus langkah awal dari cerita yang lebih besar yang mencapai puncaknya di Avengers: Endgame pada tahun 2019.
MCU Gagal Membentuk Narasi Koheren di Saga Multiverse
Masuk ke tahun 2026, tujuh tahun pasca berakhirnya saga Infinity, terlihat bahwa Marvel Studios tanpa sadar sudah menjauh dari pendekatan tersebut. Saga Multiverse seharusnya sesuai format pendahulunya, tetapi karena beberapa masalah tak terduga, proyek ini harus mengalami beberapa perubahan, yang berujung pada era yang kurang koheren. Hal ini diperkuat dengan film Avengers: Doomsday yang tidak mengandalkan alur cerita dari film sebelumnya. Sutradara Joe dan Anthony Russo bahkan menyebut periode ini sebagai Phase Zero MCU, mengisyaratkan semacam awal yang baru.
Ini sejalan dengan teaser sebelumnya bahwa film Avengers selanjutnya akan menjadi reset bagi MCU. Dengan kehadiran Earth’s Mightiest Heroes, Fantastic Four yang baru, dan X-Men dari Fox, mereka akan bersatu melawan Doctor Doom yang diperankan Robert Downey Jr. Film ini dan sequel-nya, Avengers: Secret Wars, kemungkinan akan membangun status quo baru untuk semesta ini. Ini jelas berbeda dibandingkan bagaimana Avengers: Infinity War dan Avengers: Endgame berfungsi sebagai puncak saga Infinity, yang menuntaskan bertahun-tahun pembangunan cerita, baik dijalur kolektif maupun individu.
Namun, jika saja Saga Multiverse berjalan lebih baik, mungkin dua film Avengers mendatang tidak akan diposisikan seperti ini. Feige dan Marvel Studios lebih suka merencanakan jauh-jauh hari, jadi mereka sudah tahu apa yang ingin dilakukan setelah saga Infinity sebelum film Avengers: Endgame dan Spider-Man: Far From Home selesai. Sayangnya, kekacauan baik dari dalam maupun luar memaksa mereka meninggalkan beberapa proyek. Meskipun konsep realitas alternatif dan timeline bercabang, yang awalnya menjadi fokus di Phase 4, tetap jadi inti cerita, tema-temanya kurang terdefinisi dengan baik untuk menjadi fondasi dua event crossover besar mereka selanjutnya.
MCU Membutuhkan Keterhubungan yang Lebih Baik Setelah Avengers: Secret Wars
Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa masa depan jangka panjang MCU bergantung pada seberapa baik performa Avengers: Doomsday dan Avengers: Secret Wars. Marvel Studios tampak berusaha keras untuk film ini, bahkan mengajak kembali Chris Evans dan Downey Jr. untuk peran-peran penting. Jika mereka mampu membangkitkan kembali tingkat antusiasme publik terhadap MCU, sangat penting untuk kembali pada blueprint asli Feige yang mengandalkan dunia yang saling berhubungan.
Daya tarik besar MCU terletak pada penceritaannya. Fans menghabiskan berjam-jam melacak Easter eggs dan menganalisis adegan untuk menebak apa yang akan terjadi selanjutnya atau mencari koneksi dengan proyek sebelumnya. Ini memotivasi publik untuk tetap fokus dan terlibat, yang membuat audiens MCU meluas melampaui basis pembaca komik yang sudah ada. Saat Marvel Studios berusaha membangun kembali pengikut setelah sebagian dari mereka kehilangan minat di tengah kekacauan Saga Multiverse, kembali ke pola awal tampaknya bisa jadi langkah terbaik untuk efisiensi.
Film Avengers: Doomsday dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Desember 2026.
Opini Kita
Kayaknya bakal seru banget kalau film ini bisa membawa kembali semangat fase awal MCU. Pengembalian karakter-karakter ikonik pasti jadi daya tarik tersendiri, apalagi dengan janji cerita yang lebih terhubung. Semoga saja studio bisa belajar dari kesalahan sebelumnya dan menghadirkan sesuatu yang bener-bener fresh dan berkesan. Mari kita lihat apa yang terjadi pas rilis nanti!





