John C. Reilly baru saja membagikan sebuah cerita menarik dalam podcast “Where Everybody Knows Your Name” bersama Ted Danson. Ia mengungkapkan bagaimana ia berusaha meyakinkan Leonardo DiCaprio untuk menolak tawaran bermain di “Titanic” dan lebih memilih untuk bergabung dalam film “Boogie Nights,” yang ditulis dan disutradarai oleh sahabatnya, Paul Thomas Anderson.
Reilly menceritakan bahwa hubungan mereka sangat dekat setelah berkolaborasi di film debut penyutradaraan Anderson, “Hard Eight,” yang dirilis pada tahun 1996. Saat itu, Reilly sempat berakting bersama DiCaprio di film “What’s Eating Gilbert Grape” tahun 1993. Dia merasa yakin bisa meyakinkan DiCaprio untuk berperan di “Boogie Nights.”
“Aku bertemu Leo saat dia berusia 17 tahun,” kenang Reilly. “Dan aku bilang, ‘Kasih tugas ini ke aku, Paul. Aku akan bikin dia mau main di filmmu. Aku sudah kenal dia sejak dia kecil.’”
Reilly mengingat bagaimana ia memberitahu DiCaprio, “Dengar, Leo, aku mau bilang sesuatu. Film ‘Titanic’ itu tentang kapal yang tenggelam. Semua orang tahu kapal itu tenggelam. Gak ada yang peduli siapa penumpangnya.”
Ia juga menjelaskan kepada DiCaprio bahwa Anderson adalah seorang sutradara yang sangat berbakat dan tidak seharusnya mengabaikan kesempatan itu. “Sutradara ini, dia akan jadi salah satu yang paling berbakat di masa depan, dan kamu tidak boleh melewatkan kesempatan ini,” tambah Reilly.
Reilly mengenang DiCaprio terlihat tertarik pada tawaran James Cameron untuk “Titanic,” karena agennya yakin film itu akan menjadi “film besar.” Tapi Reilly tidak menyerah. “Aku bilang, ‘Aku serius, Leo. Aku bilang padamu, aku tidak akan memberi saran buruk di sini. Ini tentang kapal yang tenggelam.’”
Meski Reilly terus mendesak, DiCaprio akhirnya memilih untuk berperan di “Titanic,” yang tercatat meraup pendapatan $1,84 miliar setelah tayang. Mark Wahlberg kemudian mengambil peran Eddie Adams, alias Dirk Diggler, seorang pencuci piring yang tiba-tiba jadi bintang film dewasa di tahun 70-an. Sementara Reilly berperan sebagai Reed Rothchild, seorang performer lainnya dalam film tersebut.
Reaksi Kita
Kayaknya seru banget bayangin kalau Leo akhirnya milih main di “Boogie Nights.” Apalagi, film itu jadi salah satu karya ikonik dengan gaya penyutradaraan yang khas dari Paul Thomas Anderson. Meski “Titanic” udah jadi legenda dengan prestasi luar biasa, tetap saja, pengalaman yang berbeda bisa aja bikin karier Leo melangkah ke arah yang lebih unik. Kita lihat saja film-film berikutnya dari mereka, semoga ada kesempatan kerjasama di masa depan!



