Home Movie Mengguncang MCU: Bagaimana Thunderbolts Menyelamatkan Era Baru!
Movie

Mengguncang MCU: Bagaimana Thunderbolts Menyelamatkan Era Baru!

Share
Mengguncang MCU: Bagaimana Thunderbolts Menyelamatkan Era Baru!
Share

Belakangan ini, banyak pembicaraan tentang posisi Marvel Cinematic Universe (MCU). Setelah dekade pertama yang keren, di mana Avengers: Endgame jadi penutup epik untuk Infinity Saga, rasanya semua berjalan mulus. Film-film selanjutnya seperti Spider-Man: Far From Home dan Black Widow juga mendapat sambutan positif, begitu pula beberapa serial seperti WandaVision dan Loki. Tapi, seiring berjalannya waktu, situasinya jadi semakin campur aduk.

Beberapa film dan seri menuai kritik dari para penonton dan penggemar. Ada yang dianggap oke tapi terasa kurang nyambung dengan keseluruhan cerita MCU. Ini bikin fans yang menyaksikan setiap tayangan mulai merasa bingung menjelang peluncuran Avengers: Doomsday. Dulu, saat Avengers: Infinity War menjelang, segalanya terasa jelas dan terhubung. Sekarang, banyak elemen yang tidak sinkron, dan ini pasti bikin frustasi.

Namun, munculnya film Thunderbolts seolah memberi angin segar. Siapa sangka film tentang karakter-karakter sekunder bisa jadi seberharga ini? Thunderbolts hadir sebagai penyelamat untuk fase-fase terbaru dari franchise ini.

Inline – HLD One Day Trip

Thunderbolts Menghubungkan Beragam Cerita Pasca-Endgame

Awalnya, banyak yang mengira Thunderbolts bakal mencolok dan tidak laku, karena fokusnya pada kelompok karakter yang sebelumnya adalah pahlawan minor atau malah penjahat. Melihat dari sudut pandang marketing, ini jadi tantangan besar. Tidak ada nama besar seperti Deadpool, Captain Marvel, atau Thor sebagai pengguncang. Namun, justru pilihan karakter yang tidak terduga ini jadi keunggulan film ini dengan membawa beberapa cerita pasca-Avengers: Endgame ke satu titik.

Yelena Belova, karakter yang paling berkembang setelah Endgame, menjadi fokus utama. Penonton sudah merasa dekat dengan karakternya, dan Bucky Barnes hadir sebagai penguat dalam cerita ini. Keberadaan John Walker juga semakin penting, memperdalam narasi dari pertunjukannya di The Falcon and the Winter Soldier dan menjelaskan apa yang terjadi setelah pengalamannya sebagai Captain America.

Baca juga  Mitski Ungkap Sejarah Show Biz Sekolah yang Mencolok!

Di sisi lain, Alexei—ayah angkat Yelena—juga melanjutkan kisahnya yang dimulai di Black Widow. Namun, salah satu penghubung penting adalah Valentina Allegra de Fontaine. Dari Hawkeye hingga Black Panther: Wakanda Forever, dia muncul dengan ambisi yang menarik. Dia mengumpulkan tim ini, membeli Avengers Tower, dan memiliki kuasa untuk menyebut tim ini sebagai Avengers. Motivasi ambigusnya membuatnya tampak berbeda dari Nick Fury.

Inline – HLD Private Trip

Tim di Thunderbolts Terasa Seperti Keluarga

Saat Avengers berkumpul di film tahun 2012, mereka sebagian besar tidak saling mengenal dan harus membangun hubungan. Salah satu hal terbaik dari Thunderbolts adalah ini adalah pertemuan pertama tim inti. Mereka bisa menjalin ikatan sebelum resmi menjalani petualangan sebagai Avengers. Ini memberikan nuansa berbeda dari apa yang kita saksikan sebelumnya. Tim ini benar-benar terasa seperti keluarga.

Meskipun Avengers adalah tim yang kuat, mereka tidak pernah benar-benar terlihat seperti keluarga. Guardians of the Galaxy lebih mirip unit keluarga dibandingkan Avengers, dan Thunderbolts melanjutkan tema itu. Mereka adalah sekelompok orang yang patah semangat yang bersatu, saling menggantungkan satu sama lain untuk melewati petualangan. Mereka berhasil mengalahkan musuh yang kuat justru karena kerjasama, dan pelukan kelompok beneran jadi penyelamat mereka.

Ini adalah perasaan yang indah dan bikin penonton lebih peduli dengan tim ini. Banyak di antara kita yang tidak menduga akan mencintai Thunderbolts, tapi ketika Avengers: Doomsday tiba, ikatan mereka sudah terjalin kuat, membuat kita peduli dengan nasib mereka.

Inline – AWS Open Trip

Film Ini Membuat Kita Peduli Pada Karakter-Karakter Ini

Nah, seperti yang sudah disinggung, kita sekarang merasa dekat dengan karakter-karakter ini, sesuatu yang mungkin tidak diharapkan banyak orang. Yelena dan Bucky telah memiliki latar belakang yang diperlihatkan dalam sejumlah film dan seri, jadi fans sudah semangat masuk ke film ini. Untuk anggota grup lainnya, tantangannya lebih besar, tapi film ini berhasil membuat kita tertarik.

Baca juga  James Ransone Tak Masuk Dalam In Memoriam Oscars, Scott Derrickson Geram!

John Walker, yang awalnya dikenal sebagai Captain America yang buruk, menunjukkan sisi lain saat dia berupaya menjadi teman. Kita merasakan empati saat dia kehilangan keluarganya, yang meski karena tindakan sendiri, menunjukkan usaha untuk mendekati penebusan. Begitu pula Alexei, yang baik di Black Widow, kini bisa lebih humoris dan berfungsi lebih sebagai sosok ayah bagi Yelena.

Tapi Thunderbolts belum sepenuhnya sempurna. Karakter Ava Starr masih kalah porsi, dan meski ada momen-momen tertentu, kita kurang paham tentang latar belakangnya, di luar apa yang sudah kita ketahui. Bob adalah karakter baru dengan kemampuan menarik, dan perjuangannya dengan kesehatan mental serta hubungan dengan Yelena bikin kita ingin tahu lebih banyak.

Thunderbolts Membantu Menyusun Avengers: Doomsday

Salah satu kritik terbesar yang dihadapi MCU saat ini adalah ketidakselarasan cerita, bikin Avengers: Doomsday tidak terbangun dengan baik seperti film Avengers sebelumnya. Kita belum benar-benar melihat penjahat utama, dan tim terdiri dari sosok-sosok yang hanya muncul di satu film.

Syukurlah, Thunderbolts membantu merapatkan celah ini. Film ini menyusun salah satu tim utama untuk blockbuster yang akan datang, sekaligus menyuguhkan scene post-credit yang mengisyaratkan aspek lain. Ada garis dari Bucky yang menjelaskan ketidakpuasan Sam Wilson dengan penyebutan Avengers, artinya tim ini mungkin akan berselisih dalam Avengers: Doomsday. Scene post-credit juga memperlihatkan keterlibatan Fantastic Four, semakin mempersiapkan panggung bagi Avengers: Doomsday.

Inline – AWV Youtube
Share