Home Movie Antony Starr, Sang Homelander, Berikan Pandangan Menggugah tentang Filosofi Thanos di Film Avengers!
Movie

Antony Starr, Sang Homelander, Berikan Pandangan Menggugah tentang Filosofi Thanos di Film Avengers!

Share
Antony Starr, Sang Homelander, Berikan Pandangan Menggugah tentang Filosofi Thanos di Film Avengers!
Share

Dalam dunia Marvel Cinematic Universe, filosofi Thanos mendapat reaksi yang mengejutkan dari Antony Starr, pemeran Homelander dalam The Boys. Di film-film MCU, Thanos berkeyakinan bahwa separuh dari semua kehidupan perlu dihapus dari alam semesta untuk mengembalikan keseimbangan. Meskipun ia memiliki alasan yang sah mengenai masalah kepadatan penduduk, sumber daya yang menyusut, dan keberlangsungan jangka panjang, kebanyakan orang sepakat bahwa tindakannya melampaui batas ketika ia menghapus separuh dari semua kehidupan di akhir Avengers: Infinity War, yang menghilangkan niat baiknya.

Saat menjawab pertanyaan dalam video untuk Wired, Starr mengakui bahwa apa yang dilakukan Thanos itu “menghorrify,” tetapi ia juga berpendapat bahwa ada nilai dalam pemikiran karakter tersebut. Menurutnya, kompleksitas semacam ini yang membuat penonton terpesona oleh penjahat seperti Thanos dan Homelander, meski keduanya berbeda jauh dalam filosofi dan niat. Ini dia komentar dari Starr:

Dia melakukan sesuatu yang mengerikan, tapi dia memiliki filosofi yang cukup bagus tentang menyeimbangkan alam semesta. Dan ada sedikit bagian dari diri saya yang berkata, “Dia punya poin yang kuat.”

Saya tidak berpikir Homelander memiliki filosofi atau niat yang sama, tapi … intinya, dia kompleks. Ada lebih dari sekadar penjahat, dan saya rasa orang-orang merespons itu.

Pandangan Starr ini bisa dianggap kontroversial, meskipun ada perspektif dalam MCU yang percaya bahwa Thanos benar. Ini termasuk graffiti toilet yang dilihat Clint Barton di Hawkeye yang bertuliskan “Thanos was right” dan Flag Smashers di The Falcon and the Winter Soldier yang percaya kehidupan lebih baik ketika separuh populasi hilang.

Inline – HLD One Day Trip

Sementara sebagian orang mungkin tidak setuju dengan filosofi Thanos, satu hal yang hampir semua orang sepakat adalah karakter ini adalah penjahat yang menarik. Enam tahun setelah Avengers: Infinity War dan tujuh tahun setelah Avengers: Endgame, Thanos masih dianggap sebagai salah satu antagonis yang lebih rumit dan menarik. Hal ini terutama karena filosofi dan latar belakang yang membedakannya dari penjahat lain yang hanya menginginkan kekuasaan atau balas dendam.

Baca juga  Detail Menarik di Balik Plot 'The Hunt for Gollum' yang Bikin Penasaran!

Di sisi lain, Homelander tidak memiliki filosofi atau niat yang sejalan dengan Thanos. Homelander didorong oleh narsisme dan bukan ide ekstrem tentang bagaimana menyelamatkan alam semesta. Meskipun demikian, Starr menyoroti bahwa keduanya adalah penjahat yang diangkat oleh kompleksitas mereka. The Boys menggali trauma masa kecil dan ketidakamanan mendalam yang membuat Homelander menjadi penjahat sekaligus hina.

Setelah perjalanan yang tak terlupakan, Thanos juga memiliki ending yang tak kalah mengesankan, dengan adegan terakhirnya berhadapan langsung dengan Tony Stark yang menjadi salah satu momen paling ikonik dalam pop culture dekade ini. Saat artikel ini ditulis, masih ada dua episode tersisa di musim kelima The Boys, dan akhir dari Homelander di seri Prime Video ini belum terungkap. Karena banyak perubahan yang sudah dilakukan, akhir ceritanya pasti berbeda dari versi komiknya.

Inline – HLD Private Trip

Jika akhir dari Homelander diterima dengan baik, bisa jadi dampaknya sama seperti kesan mendalam dari akhir cerita Thanos di Avengers: Endgame dan di seluruh Marvel Cinematic Universe.

Inline – AWS Open Trip
Share