Shueisha’s Shonen Jump sudah terkenal banget dengan memeproduksi beberapa manga terbaik sepanjang masa. Dari majalah ikonik Weekly Shonen Jump sampai platform digital Shonen Jump+, pustaka mereka ngumpulin ratusan seri manga. Tapi, dalam beberapa tahun terakhir, banyak manga shonen populer yang mulai berakhir.
Dari My Hero Academia yang bakal tamat di 2024, tiga seri besar manga shonen udah berakhir tahun ini. Dengan banyaknya seri besar yang berakhir, mencari manga baru yang seru untuk diikuti bisa jadi tugas yang berat, apalagi dengan ratusan judul yang ada. Untungnya, tujuh manga berikut ini bisa jadi obsesi baru dan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh favorit-favorit lama.
7) Ping-Pong Peril
Diawal daftar ini ada Ping-Pong Peril, seri pendek yang mungkin jadi obsesi baru kamu berkat twist liar yang ditawarkan dalam genre olahraga. Meskipun ini secara teknis adalah manga olahraga, ceritanya jauh dari tipe shonen biasa. Kita mengikuti protagonis yang terjebak hutang dan terjun ke kompetisi ping-pong bawah tanah bernama Ping-Pong Peril, di mana segalanya diperbolehkan.
Setiap pertandingan di seri ini sangat kacau, berlebihan, dan bikin terhibur nonstop. Dengan hanya 17 chapter, manga ini juga sangat cocok untuk binge-watching cepat.
6) Drama Queen

Drama Queen mungkin jadi manga teraneh dalam daftar ini, jadi sangat pas untuk penggemar yang craving dengan energi aneh dan gelap ala Chainsaw Man, bahkan kadang melampauinya. Premisnya sederhana: manusia dan alien hidup berdampingan di Bumi, tapi rasa benci yang berkembang terhadap alien bikin manusia terpecah. Ini yang memicu sekelompok karakter yang punya misi untuk memberantas alien. Premis kontroversialnya juga bikin manga ini jadi salah satu yang terbesar di 2024.
Tapi ceritanya jauh lebih dalam dari sekadar setup mengejutkan itu. Konflik moral dan emosi kuat membuat pembaca terhanyut ke dalam cerita yang sangat mendalam.
5) Marshal King

Marshal King mungkin jadi manga paling memukau secara visual yang ada di platform digital Shonen Jump. Diciptain oleh Boichi, yang juga ilustrator Dr. Stone, seri ini udah diserialisasi untuk beberapa waktu sebelum masuk hiatus tak terduga di Desember 2025. Alasan besar kenapa manga ini bisa jadi obsesi baru kamu adalah karena karya seninya yang luar biasa.
Terkadang, gambarnya bahkan lebih bagus dari banyak seri anime di luar sana. Selain visualnya, narasinya juga sama menariknya. Berlatar di dunia penuh penjahat, manga ini mengawinkan tema steampunk dan barat dalam format yang sip banget. Nggak ada alasan bagi penggemar untuk nggak nyoba bacanya!
4) Hero Organization

Buat yang nyari pengganti seri heroik kayak My Hero Academia, Hero Organization bisa jadi pilihan pas. Ceritanya berlatar di masa depan di mana manusia mencari rumah baru di bintang-bintang, dan makhluk raksasa yang disebut Star Beasts jadi ancaman terbesar. Protagonis kita bergabung dengan Hero Organization, sebuah tim yang didedikasikan untuk melawan monster-monster ini.
Cerita dimulai dengan alasan compelling dan emosional yang bikin si protagonis masuk organisasi. Dengan latar futuristik, elemen mecha memainkan peranan penting dalam membantu mereka melawan Star Beasts. Ini adalah tipe seri shonen yang gampang banget bikin kamu ketagihan.
3) Ichi the Witch

Ichi the Witch adalah salah satu manga Shonen Jump yang berhasil menangkap elemen fantasi yang mendefinisikan banyak seri shonen hebat. Ceritanya mengikuti Ichi di dunia di mana hanya perempuan yang bisa jadi penyihir dan menggunakan sihir, menjadikannya anomali sebagai penyihir pria.
Protagonis ini menggambarkan banyak kualitas yang membuat seorang lead shonen jadi hebat, sementara narasinya sendiri emosional dan inspiratif. Ichi the Witch sepertinya akan jadi manga yang bikin pembaca rush untuk cek setiap minggunya.
2) Kagurabachi

Kagurabachi mungkin jadi manga yang menghasilkan hype paling besar tahun-tahun ini setelah debutnya. Sejak bocoran chapter pertamanya beredar, penggemar langsung menyebutnya sebagai judul unggulan generasi baru dan mendesak untuk dapatkan adaptasi anime. Sejak saat itu, seri ini benar-benar memenuhi hype, jadi perpaduan sempurna antara manga shonen generasi lama dan baru.
Dengan tema gelap yang bikin banyak orang membandingkannya dengan intensitas Jujutsu Kaisen, dan dengan adaptasi anime yang akan hadir tahun depan, pastinya para penggemar yang belum cek harus baca beberapa chapter untuk paham kenapa seri ini begitu mengobsesikan pembaca Shonen Jump.
1) Sakamoto Days

Setelah My Hero Academia dan Jujutsu Kaisen meninggalkan serialisasi mingguan di Shonen Jump, Sakamoto Days muncul bersamaan dengan One Piece sebagai salah satu seri utama majalah ini. Manga ini pantas dapat status tersebut karena merasa sangat berbeda dibandingkan judul shonen modern lainnya. Berfokus pada para pembunuh, ceritanya sama sekali tidak melibatkan kekuatan supernatural, tetapi tetap sangat over-the-top dengan aksi yang tetap relevan untuk seri ini.
Pendekatan yang lebih realistis inilah yang mungkin bikin manga ini sangat adiktif dan membantunya untuk menjadi salah satu judul terbesar Shonen Jump. Dengan Sakamoto Days yang diarahkan untuk tamat akhir tahun ini, sekarang jadi waktu yang tepat bagi penggemar untuk menyelami manga ini, terjebak dalam aksinya, dan merasakan akhir cerita ini secara langsung.





