Blueprint Pictures, perusahaan produksi indie yang dikenal luas, telah melahirkan banyak film dengan pujian tinggi sejak didirikan pada tahun 2005. Mereka dikenal sebagai mitra setia untuk sutradara pemenang Academy Award, Martin McDonagh, yang sebelumnya didukung oleh mereka dalam debut fitur In Bruges dan juga film Seven Psychopaths, Three Billboards Outside Ebbing, Missouri, dan terbaru, komedi gelap The Banshees of Inisherin yang dirilis pada tahun 2022. Film terakhir ini memenangkan sembilan nominasi Oscar dan dianggap sebagai kontender serius di kategori film terbaik, dibintangi oleh Colin Farrell dan Brendan Gleeson. Karya terbaru Blueprint adalah hasil kolaborasi dengan A24 dalam film How to Make a Killing yang dibintangi oleh Glen Powell, dan mereka kembali bekerja sama dengan McDonagh untuk film barunya yang berjudul Wild Horse Nine, yang dijadwalkan rilis pada bulan November.
Saat CinemaCon berlangsung di Caesars Palace, Las Vegas, diumumkan bahwa Blueprint kini memiliki proyek baru berkat kolaborasi dengan StudioCanal. Keduanya sebelumnya telah bekerja bersama dalam beberapa proyek, termasuk A Boy Called Christmas dan The Mercy. Kini, mereka akan mengadaptasi novel fantasi terlaris di dunia, The Midnight Library, yang telah terjual lebih dari 12 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 50 bahasa. Novel ini ditulis oleh penulis terkenal Matt Haig, yang juga menulis novel bertema liburan yang menyatukan StudioCanal dan Blueprint.
Hugh Spearing, Wakil Presiden Eksekutif Pemasaran Global dan Distribusi StudioCanal, mengonfirmasi bahwa kedua perusahaan sedang dalam tahap pengembangan awal untuk adaptasi film ini, berarti mungkin masih ada sedikit waktu sebelum film ini ditayangkan. Namun, ketika film ini akhirnya dirilis, penonton akan mengikuti kisah Nora Seed, seorang wanita berusia tiga puluhan yang mencapai titik terendah setelah hidup penuh penderitaan dan penyesalan. Dalam saat tergelapnya, dia mendapati dirinya berada di perpustakaan yang terletak di antara kehidupan dan kematian. Setiap buku di perpustakaan itu memberinya kesempatan untuk menjalani variasi hidup yang mungkin terjadi jika dia memilih hubungan atau jalur karier yang berbeda. Menghadapi kehidupan sempurna yang dia inginkan, Nora segera menyadari bahwa segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan, dan hal itu menempatkan dirinya dan perpustakaan dalam bahaya besar. Di akhir cerita, dia akan belajar pelajaran penting tentang apa yang menjadikan hidup begitu berharga dan bagaimana mendefinisikan tempatnya di dunia.
Novel A Boy Called Christmas dan The Midnight Library hanyalah beberapa karya Matt Haig yang telah diadaptasi. Pada tahun 2024, karyanya yang bernuansa horor komedi vampir The Radleys juga diangkat menjadi film dengan Damian Lewis sebagai bintangnya. Sebelum itu, Benedict Cumberbatch pernah berusaha mengadaptasi novel Haig yang diterbitkan pada tahun 2017, How to Stop Time, melalui perusahaan produksinya, SunnyMarch, meskipun hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut sejak ia memperoleh haknya pada tahun 2018. Pembaruan terakhir terjadi pada tahun 2023, ketika Cumberbatch kembali bergabung dengan StudioCanal untuk mengubahnya menjadi serial enam episode alih-alih film.
Adaptasi terbaru ini berpotensi besar, mengingat cinta global terhadap kisah Nora. Film ini tidak hanya mengisahkan hidup satu karakter, tetapi juga menciptakan kisah yang bisa menggugah banyak orang. Nantikan berbagai pembaruan lebih lanjut tentang The Midnight Library dan liputan dari CinemaCon dalam waktu dekat!



